الاعراف (Al-A'raf)
Per AyatMushaf
۞
وَاَوْحَيْنَآ
dan Kami wahyukan
اِلٰى
kepada
مُوْسٰٓى
Musa
اَنْ
bahwa
اَلْقِ
lemparkanlah
عَصَاكَۚ
tongkatmu
فَاِذَا
maka tiba-tiba
هِيَ
ia (tongkat)
تَلْقَفُ
menelan
مَا
apa
يَأْفِكُوْنَۚ
mereka pertunjukkan
﴿١١٧﴾
Dan Kami wahyukan kepada Musa, “Lemparkanlah tongkatmu!” Maka tiba-tiba ia menelan (habis) segala kepalsuan mereka.
1071 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan Allah mewahyukan kepada hamba dan rasulNya, musa , pada peristiwa yang besar itu, dimana dengan itu Allah membedakan antara kebenaran dan kebatilan. Allah memerintahkan musa untuk melemparkan apa yang ada di tangan kanannya, yaitu tongkatnya. Musa melemparkan dan tiba-tiba tongkat itu menelan apa saja yang mereka lemaparkan dan mereka kesankan kepada manusia sebaga kebenaran, padahal sebenarnya merupakan kebatilan.
Sumber: https://tafsirweb.com/2571-surat-al-araf-ayat-117.html
Tafsir as-Sa'di
117 “dan kami wahyukan kepada musa “lemparkanlah tongkatmu”, maka musa melemparkannya “maka sekonyong-konyong tongkat itu menjadi” ular yang melata, maka ia menelan sulap mereka, yakni kebohongan dan kedustaan mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/2571-surat-al-araf-ayat-117.html
Tafsir Al-Wajiz
117. Kemudian Kami memberi wahyu Musa dan memerintahkannya untuk melemparkan tongatnya, seketika dengan cepat tongkat itu menelan tali dan tongkat yang mereka tutupi dengan tipu muslihat. Dinamakan kebohongan (tipuan) karena sebenarnya tidak ada yang benar dalam sihir
Sumber: https://tafsirweb.com/2571-surat-al-araf-ayat-117.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 117-122 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia memberikan wahyu kepada hamba dan rasulNya nabi Musa di peristiwa yang agung itu, dimana Dia membedakan antara kebenaran dan kebathilan. Dia memerintahkan kepadanya untuk melemparkan tongkat yang ada di tangan kanannya yang merupakan tongkatnya sendiri (Maka seketika tongkat itu menelan) yaitu memakan (apa yang mereka buat-buat) yaitu apa yang mereka lemparkan dan mereka anggap bahwa itu adalah kebenaran padahal sebenarnya itu adalah kebathilan. Ibnu Abbas berkata bahwa ular itu tidak melewati tali dan tongkat mereka melainkan menelannya.Lalu para ahli sihir itu mengetahui bahwa hal ini adalah perkara dari langit, dan bukan sihir. Lalu mereka tersungkur bersujud dan berkata: (Kami beriman kepada Tuhan semesta alam (121) Tuhan Musa dan Harun)
Sumber: https://tafsirweb.com/2571-surat-al-araf-ayat-117.html
Informasi
Surat
الاعراف (Al-A'raf)
Tempat Tertinggi — 206 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
117 dari 206 ayat
Juz
Juz 9
Halaman
Halaman 164
Ruku
Ruku 135
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 33 (66/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1071 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-7