الاعراف (Al-A'raf)

Per AyatMushaf
۞
وَوٰعَدْنَا
dan Kami telah menjanjikan
مُوْسٰى
Musa
ثَلٰثِيْنَ
tiga puluh
لَيْلَةً
malam
وَّاَتْمَمْنٰهَا
dan Kami menyempurnakan
بِعَشْرٍ
dengan sepuluh
فَتَمَّ
maka sempurnalah
مِيْقَاتُ
waktu yang ditentukan
رَبِّهٖٓ
Tuhannya
اَرْبَعِيْنَ
empat puluh
لَيْلَةً
malam
ۚوَقَالَ
dan berkata
مُوْسٰى
Musa
لِاَخِيْهِ
kepada saudaranya
هٰرُوْنَ
Harun
اخْلُفْنِيْ
gantilah aku
فِيْ
dalam
قَوْمِيْ
kaumku
وَاَصْلِحْ
dan perbaikilah
وَلَا
dan jangan
تَتَّبِعْ
kamu mengikuti
سَبِيْلَ
jalan
الْمُفْسِدِيْنَ
orang-orang yang berbuat kerusakan
﴿١٤٢﴾
Dan Kami telah menjanjikan kepada Musa (memberikan Taurat) tiga puluh malam, dan Kami sempurnakan jumlah malam itu dengan sepuluh (malam lagi), maka sempurnalah waktu yang telah ditentukan Tuhannya empat puluh malam. Dan Musa berkata kepada saudaranya (yaitu) Harun, “Gantikanlah aku dalam (memimpin) kaumku, dan perbaikilah (dirimu dan kaummu), dan janganlah engkau mengikuti jalan orang-orang yang berbuat kerusakan.”
1096 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan Allah telah menjanjikan kepada Musa untuk bermunajat kepada tuhannya selama tiga puluh malam. Kemudian Allah menambah tempo masanya setelah itu dengan sepuluh malam. Dengan demikian, sempurnalah masa yang Allah tentukan bagi Musa untuk Dia berbicara dengannya menjadi empat puluh malam.Musa berkata kepada sauadaranya, Harun , (ketika hendak pergi berjalan untuk bermunajat kepada tuhannya), ”jadilah engkau pengganti diriku bagi kaumku hingga aku pulang. Dan bawalah mereka untuk taat kepada Allah dan beribadahlah kepadaNYa. Dan janganlah engkau mengikuti jalan orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi. ”

Sumber: https://tafsirweb.com/2596-surat-al-araf-ayat-142.html

Tafsir as-Sa'di

142 Manakala Musa menasihati dan mengingatkan mereka, merekapun menghentikan apa yang mereka inginkan berupa berhala, dan ketika Allah menyempurnakan nikmatNya dengan keselamatan dari musuh mereka dan kekuasaan di muka bumi maka Allah ingin menyempurnakan nikmmatNya dengan menurunkan kitab yang padanya terdapat hukum-hukum syariat dan akidah yang lurus. Maka Allah menjanjikan kepada Musa tiga puluh malam ditambah dengan sepuluh jadi empat puluh malam, agar Musa pergi untuk bermunajat kepada Rabbnya Musa mewasiatkan bani israil kepada harun hal itu karena kasih sayangnya dan ketulusan kepada mereka ”gantikanlah aku dalam memimpin kaumku” yakni jadilah kamu penggantiku dan lakukan kepada mereka apa yang aku lakukan. ”dan perbaikilah” yakni ikutilah jalan kebaikan ”dan janganlah kamu mengikuti jalan orang-orang yang membuat kerusakan” yaitu orang-orang yang berbuat kemaksiatan.

Sumber: https://tafsirweb.com/2596-surat-al-araf-ayat-142.html

Tafsir Al-Wajiz

142. Dan telah Kami janjikan kepada Musa dengan Taurat setelah berlalu waktu 30 malam bermunajat kepada Kami, yaitu mendirikan shalat di malam hari dan puasa di siang hari. Kemudian Kami beri dia tambahan 10 hari setelah sampai pada Miqatnya (yaitu waktu tertentu untuk mengerjakan sesuatu), sehingga sempurna waktu munajat itu sebanyak 40 malam.Musa berkata kepada saudaranya, Harun ketika hendak bermunajat: “Jadilah kamu wakilku atas mereka. Uruslah perkara Bani Israil dengan menemani mereka dan menghilangkan masalah mereka serta jangan sampai menapaki jalannya orang-orang yang bermaksiat dengan menyetujui kemaksiatan dan membantu orang-orang zalim”

Sumber: https://tafsirweb.com/2596-surat-al-araf-ayat-142.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang anugerah atas Bani Israil, berupa petunjuk yang mereka peroleh, dengan membuat nabi Musa menjadi orang yang berbicara langsung denganNya dan memberinya kitab Taurat yang mengandung hukum-hukum untuk mereka dan rincian syariat mereka. Lalu Allah سبحانه وتعالى menyebutkan bahwa Dia telah memberikan janji itu kepada nabi Musa selama tiga puluh hari. Para mufasir berbeda pendapat tentang sepuluh mala mini, apakah itu? kebanyakan mereka berkata bahwa tiga puluh hari itu adalah bulan Dzulqa’dah, dan sepuluh harinya adalah Dzulhijjah.Pendapat ini dikatakan oleh Mujahid, Masruq, dan Ibnu Juraij. Hal ini juga diriwayatkan dari Ibnu Abbas dan lainnya Berdasarkan hal ini, dia menyempurnakan miqatnya pada hari raya kurban. Dan saat itu Allah berbicara langsung kepada nabi Musa.Pada hari itu Allah سبحانه وتعالى menyempurnakan agama Islam bagi nabi Muhammad ﷺ sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kalian agama kalian, dan telah Aku cukupkan kepada kalian nikmat-Ku, dan telah Aku ridhai Islam itu jadi agama bagi kalian) (Surah Al-Maidah: 3) Ketika miqatnya telah sempurna dan nabi Musa bersiap untuk pergi ke bukit Tursina, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Hai Bani Israil, sesungguhnya Kami telah menyelamatkan kamu sekalian dari musuh kalian, dan Kami telah mengadakan perjanjian dengan kamu sekalian (untuk munajat) di sebelah kanan gunung itu) (Surah Thaha: 80) Saat itu juga nabi Musa mengangkat saudaranya, yaitu Harun untuk menggantikannya atas Bani Israil.Dia mewasiatkan kepadanya agar melakukan perbaikan dan tidak berbuat kerusakan. Ini merupakan peringatan, karena sesungguhnya nabi Harun adalah seorang nabi yang mulia di sisi Allah, dan dia memiliki kemuliaan dan keluhuran.

Sumber: https://tafsirweb.com/2596-surat-al-araf-ayat-142.html

Informasi

Surat

الاعراف (Al-A'raf)

Tempat Tertinggi — 206 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

142 dari 206 ayat

Juz

Juz 9

Halaman

Halaman 167

Ruku

Ruku 138

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 34 (67/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1096 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-7