الاعراف (Al-A'raf)
Per AyatMushaf
وَالَّذِيْنَ
dan orang-orang yang
يُمَسِّكُوْنَ
(mereka) berpegang teguh
بِالْكِتٰبِ
dengan Kitab
وَاَقَامُوا
dan mereka mendirikan
الصَّلٰوةَۗ
sholat
اِنَّا
sesungguhnya kami
لَا
tidak
نُضِيْعُ
Kami menyia-nyiakan
اَجْرَ
pahala
الْمُصْلِحِيْنَ
orang-orang yang mengadakan perbaikan
﴿١٧٠﴾
Dan orang-orang yang berpegang teguh pada Kitab (Taurat) serta melaksanakan salat, (akan diberi pahala). Sungguh, Kami tidak akan menghilangkan pahala orang-orang saleh.
1124 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan orang-orang yang berpegang teguh pada kitab (taurat) dan mengerjakan kandungannya berupa keyakinan-keyakinan dan hukum-hukumnya, serta menjaga ibadah shalat dengan seluruh ketentuannya dengan baik dan tidak menunda-nunda waktu-waktunya, maka sesungguhnya Allah akan memberikan balasan pahala atas amal-amal shalih mereka dan tidak menyia-nyiakannya.
Sumber: https://tafsirweb.com/2624-surat-al-araf-ayat-170.html
Tafsir as-Sa'di
170 Orang-orang yang berakal sebenar-benarnya adalah orang-orang yang dicitrakan oleh Allah dengan FirmanNya ”dan orang-orang yang berpegang teguh dengan alkitab (taurat)” yakni berpegang teguh dari segi ilmu dan amal, mereka mengetahui hukum-hukum dan berita-berita yang dikandungnya dimana ilmu tentang itu adalah ilmu yang termulia, mereka menjalankan perintah-perintah agung yang wajib di pegang adalah mendirikan shalat secara lahir dan batin. oleh karena itu Allah menyebutkannya secara khusus karena keutamaannya dan kemuliaannya, dan bahwa ia adalah timbangan amal dan penegakannya mendorong pada penegakan ibadah-ibadah yang lain. karena seluruh amal mereka adalah baik, maka Allah berfirman ”sesungguhnya kami tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengadakan perbaikan” dalam perkataan, perbuatan, dan niat mereka, memperbaiki diri orang lain.Ayat ini dan yang sepertinya menunjukkan bahwa Allah mengutus para RasulNya dengan kebaikan bukan kerusakan dengan manfaat bukan mudarat mereka diutus dengan kebaikan dunia dan akhirat. jadi semakin seseorang itu baik, maka dia semakin dekat kepada sikap mengikuti mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/2624-surat-al-araf-ayat-170.html
Tafsir Al-Wajiz
170 Orang-orang yang berpegang teguh dan mengamalkan perintah Taurat serta senantiasa mendirikan shalat pada waktunya, maka akan diberi pahala karena sesungguhnya Kami tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang melakukan perbaikan dan ketaatan
Sumber: https://tafsirweb.com/2624-surat-al-araf-ayat-170.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 168-170 Allah سبحانه وتعالى menyebutkan bahwa Dia mencerai-beraikan mereka di bumi menjadi berbagai golongan yaitu menjadi beberapa kelompok dan bagian sebagaimana Allah berfirman: (Dan Kami berfirman sesudah itu kepada Bani Israil, "Diamlah di negeri ini, maka apabila datang masa berbangkit, niscaya Kami datangkan kalian dalam keadaan bercampur-baur" (104)) (Surah Al-Isra) (di antaranya ada orang-orang yang saleh dan di antaranya ada yang tidak demikian) yaitu di antara mereka ada orang baik, dan tidak baik.Sebagaimana ucapan jin: (Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang saleh dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda (11)) (Surah Al-Jin). (Dan Kami coba mereka) yaitu Kami menguji mereka (dengan (nikmat) yang baik dan (bencana) yang buruk-buruk. (Al-A'raf: 168) yaitu dengan kesejahteraan dan kesempitan, anjuran dan peringatan, serta kesehatan dan penyakit (agar mereka kembali (kepada kebenaran)) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka datanglah sesudah mereka generasi yang mewarisi Taurat, yang mengambil harta benda dunia yang rendah ini).Allah سبحانه وتعالى berfirman bahwa setelah generasi yang di dalamnya terdapat orang shalih dan tidak baik itu datanglah generasi lain yang tidak ada kebaikan sama sekali di dalamnya, dan mereka mewarisi kitab itu, yaitu Taurat. Mujahid berkata mereka adalah orang-orang Nasrani. Dan bisa juga maknanya lebih umum daripada itu.(mereka mengambil harta dunia yang rendah ini) yaitu mereka menukar kebenaran yang harus disampaikan dan disiarkan dengan harta dunia.Lalu mereka menjanjikan terhadap diri sendiri bahwa mereka akan bertaubat. Dan setiap kali datang kepada mereka hal seperti yang pertama, mereka terjerumus ke dalamnya. Oleh karena itu Allah berfirman: (Dan kelak jika datang kepada mereka harta benda dunia sebanyak itu (pula), niscaya mereka akan mengambilnya juga) Sebagaimana yang dikatakan oleh Sa'id bin Jubair,"Mereka melakukan dosa, kemudian meminta ampun kepada Allah dari dosa itu dan mengakui kesalahannya kepada Allah. dan jika tampak bagi mereka harta itu, maka mereka akan mengambilnya juga" Mujahid berkata tentang firrnan Allah سبحانه وتعالى: (mereka mengambil harta dunia yang rendah ini) dia berkata,”Tidak ada sesuatu apa pun dari perkara dunia yang tampak di hadapan mereka melainkan mereka mengambilnya, baik halal maupun haram, lalu mereka mengharapkan ampunan. )dan mereka berkata, Kami akan diberi ampun." Dan kelak jika datang kepada mereka harta dunia sebanyak itu (pula), niscaya mereka akan mengambilnya (juga)) Qatadah berkata tentang ayat ini,"Benar, demi Allah, sungguh memang generasi yang jahat" (mereka mewarisi Kitab) setelah para nabi dan rasul mereka, Allah mewariskannya kepada mereka dan mengambil janji dari mereka.Allah سبحانه وتعالى berfirman di ayat lain (Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan salat) (Surah Maryam: 59) Allah berfirman: (mereka mengambil harta benda dunia yang rendah ini, dan berkata, "Kami akan diberi ampun”) Mereka berangan-angan dengan angan-angan kosong terhadap Allah dan teperdaya (Dan kelak jika datang kepada mereka harta benda dunia sebanyak itu (pula), niscaya mereka akan mengambilnya (juga)) Tidak ada sesuatu pun yang menyibukkan dan menghalangi mereka dari hal itu, setiap kali ada kesempatan bagi mereka perkara dunia, maka mereka memakannya, tanpa memperhatikan apakah itu halal ataupun haram.Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Bukankah perjanjian Taurat sudah diambil dari mereka, yaitu bahwa mereka tidak akan mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar) Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya menyangkal perbuatan mereka, bersamaan dengan janji yang di ambil atas mereka yaitu agar menerangkan kebenaran kepada manusia dan tidak boleh menyembunyikannya. Sebagaimana firman Allah: (Dan (ingatlah) ketika Allah mengambil janji dari orang-orang yang telah diberi kitab (yaitu), "Hendaklah kalian menerangkan isi kitab itu kepada manusia, dan jangan kalian menyembunyikannya," lalu mereka melemparkan janji itu ke belakang punggung mereka dan mereka menukarnya dengan harga yang sedikit. Amatlah buruknya tukaran yang mereka terima (187)) (Surah Ali Imran) Ibnu Juraij berkata bahwa Ibnu Abbas telah berkata tentang firmanNya: (Bukankah perjanjian Taurat sudah diambil dari mereka, yaitu bahwa mereka tidak akan mengatakan terhadap Allah kecualiyang benar) dia berkata dalam apa yang mereka harapkan dari Allah, yaitu pengampunan dosa-dosa mereka dimana mereka masih mengulanginya dan tidak bertaubat.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan kampung akhirat itu lebih baik bagi mereka yang bertakwa Maka apakah kamu sekalian tidak mengerti?) Allah menganjurkan kepada mereka menyukai pahalaNya yang berlimpah dan memperingatkan mereka bencana dan hukumanNya, yaitu pahalaKu dan apa yang ada di sisiKu berupa kebaikan bagi orang-orang yang menghindari hal-hal yang diharamkan dan meninggalkan kemauan hawa nafsunya serta mau melakukan ketaatan kepada Tuhannya (Maka apakah kamu sekalian tidak mengerti?) Dia berfirman,”Apakah mereka yang menukar apa yang ada di sisiKu dengan harta dunia mempunyai akal yang mencegah perbuatan bodoh dan sia-sia yang mereka lakukan? Kemudian Allah سبحانه وتعالى menyebutkan tentang orang yang berpegang teguh kepada kitabNya yang menuntunnya untuk pengikut Rasulullah Muhammad ﷺ sebagaimana yang ada dalam kitab. Lalu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan orang-orang yang berpegang teguh dengan Al-Kitab (Taurat)) yaitu berpegang teguh kepadanya, mengikuti perintah-perintahnya, dan meninggalkan hal-hal yang dilarang. (serta mendirikan salat (akan diberi pahala), karena sesungguhnya Kami tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengadakan perbaikan)
Sumber: https://tafsirweb.com/2624-surat-al-araf-ayat-170.html
Informasi
Surat
الاعراف (Al-A'raf)
Tempat Tertinggi — 206 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
170 dari 206 ayat
Juz
Juz 9
Halaman
Halaman 172
Ruku
Ruku 142
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 34 (68/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1124 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-7