الانفال (Al-Anfal)

Per AyatMushaf
۞
اِنَّ
sesungguhnya
شَرَّ
seburuk-buruk
الدَّوَاۤبِّ
binatang
عِنْدَ
disisi
اللّٰهِ
Allah
الصُّمُّ
tuli
الْبُكْمُ
bisu
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
لَا
tidak
يَعْقِلُوْنَ
mereka mengerti
﴿٢٢﴾
Sesungguhnya makhluk bergerak yang bernyawa yang paling buruk dalam pandangan Allah ialah mereka yang tuli dan bisu (tidak mendengar dan memahami kebenaran) yaitu orang-orang yang tidak mengerti.
1182 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

sesungguhnya seburuk-buruk makhluk yang berjalan di muka bumi di sisi Allah, (dari makhluk-makhluk Allah) adalah manusia-manusia tuli yang telinga-telinga mereka tertutup rapat untuk mendengar kebenaran, sehingga tidak dapat mendengarnya, manusia bisu yang mulut-mulut mereka terkunci untuk mengatakan kebenaran, sehingga tidak dapat mengucapkannya.Mereka itu adalah orang-orang yang tidak memahami perintah dan larangan dari Allah.

Sumber: https://tafsirweb.com/2888-surat-al-anfal-ayat-22.html

Tafsir as-Sa'di

22 Allah berfirman ”sesungguhnya binatang (makhluk) yang seburuk-buruknya pada sisi Allah” yakni orang-orang yang peringatan dan ayat ayat Allah tidak berguna bagi mereka dan mereka “ialah orang orang yang tuli” dari mendengar kebenaran, ”dan bisu” dari menyuarakan kebenaran, ”yang tidak mengerti apa apa” yang bermanfaat bagi mereka dan terpengaruh dari apa yang merugikan mereka.Mereka itu lebih buruk di sisi Allah daripada binatang yang buruk, karena Allah telah memberi mereka pendengaran, penglihatan, dan hati agar digunakan dalam ketaatan kepadaNya, tetapi mereka menggunakannya untuk bermaksiat kepadaNya. Dengan itu mereka banyak kehilangan kebaikan. Mereka berada di ujung jalan yang membawa mereka untuk menjadi makhluk mulia, tetapi mereka menolak jalan itu dan mereka malah memilih menjadi manusia yang buruk.Pendengaran yang dinafikan oleh Allah dari mereka adalah pendengaran yang berpengaruh kepada hati. adapun pendengaran yang merupakan hujjah maka ia telah tegak atas mereka dengan ayat-ayatNya yang mereka dengar.

Sumber: https://tafsirweb.com/2888-surat-al-anfal-ayat-22.html

Tafsir Al-Wajiz

22 Sesungguhnya binatang/makhluk yang paling buruk di sisi Allah ialah; orang-orang yang pekak dan tuli dari mendengarkan kebenaran. Juga mereka yang tidak mampu mengatakan kebenaran, mereka yang tidak amu berfikir dan tidak mau memahami apa yang bermanfaat dan mana yang buruk baginya.

Sumber: https://tafsirweb.com/2888-surat-al-anfal-ayat-22.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 20-23 Allah سبحانه وتعالى memerintahkan kepada hamba-hambaNya yang mukmin agar taat kepadaNya dan RasulNya. Lalu Allah memperingatkan mereka dari menentangNya dan menyerupakan diri dengan orang-orang yang ingkar dan menentangNya. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan janganlah kalian berpaling dariNya) yaitu janganlah kalian meninggalkan ketaatan kepadaNya dan perintah-perintahNya, serta mengerjakan semua laranganNya (sedangkan kalian mendengar (perintah-perintah-Nya)) yaitu sesudah kalian mengetahui apa yang diserukannya kepada kalian (dan janganlah kalian menjadi seperti orang-orang (munafik) yang berkata, "Kami mendengarkan," padahal mereka tidak mendengarkan (21)) Dikatakan bahwa yang dimaksud adalah orang-orang musyrik, dan ibnu Jarir memilih pendapat itu.Ibnu Ishaq berkata, mereka adalah orang-orang munafik, karena sesungguhnya mereka menampakkan bahwa mereka mendengar dan memenuhi seruan itu, sedangkan mereka tidak demikian. Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa perumpamaan untuk anak cucu Adam ini adalah makhluk yang paling buruk, lalu Allah berfirman: (Sesungguhnya binatang (makhluk) yang seburuk-buruknya pada sisi Allah ialah orang-orang yang tuli) yaitu dari mendengarkan kebenaran (dan bisu) dari memahaminya Oleh karena itu Allah berfirman (yang tidak mengerti apa pun) Mereka adalah seburuk-buruk makhluk, karena sesungguhnya setiap makhluk selain mereka itu taat kepada Allah sesuai dengan tabiat mereka diciptakan.Dan mereka diciptakan untuk beribadah kepadaNya, namun mereka mengingkariNya. Oleh karena itu mereka Dia menyerupakan mereka dengan binatang ternak dalam firmanNya: (Dan perumpamaan (orang yang menyeru) orang-orang kafir adalah seperti penggembala yang memanggil binatang yang tidak mendengar selain panggilan dan seruan saja) (Surah Al-Baqarah: 171), dan di ayat lain: (Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai) (Surah Al-A'raf: 179) Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberitakan bahwa mereka adalah orang-orang yang tidak mempunyai pemahaman dan niat yang benar, sekalipun diumpamakan bahwa mereka mempunyai pemahaman (Kalau kiranya Allah mengetahui kebaikan ada pada mereka, tentulah Allah menjadikan mereka dapat mendengar) yaitu sungguh Allah menjadikan mereka memahami.Maknanya adalah Akan tetapi tidak ada kebaikan pada mereka, jadi Dia tidak menjadikan mereka paham, karena sesungguhnya Allah mengetahui bahwa (seandainya Dia membuat mereka dapat mendengar) yaitu membuat mereka paham (niscaya mereka pasti berpaling juga) yaitu berpaling dari hal itu dengan sengaja dan membangkang, setelah mereka memahaminya (sedangkan mereka memalingkan diri) darinya.

Sumber: https://tafsirweb.com/2888-surat-al-anfal-ayat-22.html

Informasi

Surat

الانفال (Al-Anfal)

Rampasan Perang — 75 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

22 dari 75 ayat

Juz

Juz 9

Halaman

Halaman 179

Ruku

Ruku 148

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 36 (72/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1182 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-8