الانفال (Al-Anfal)

Per AyatMushaf
وَلَوْ
dan kalau sekiranya
عَلِمَ
mengetahui
اللّٰهُ
Allah
فِيْهِمْ
pada mereka
خَيْرًا
kebaikan
لَّاَسْمَعَهُمْۗ
tentu Dia jadikan mereka mendengar
وَلَوْ
dan kalau sekiranya
اَسْمَعَهُمْ
Dia jadikan mereka mendengar
لَتَوَلَّوْا
niscaya mereka berpaling
وَّهُمْ
dan/sedang mereka
مُّعْرِضُوْنَ
orang-orang yang memalingkan diri
﴿٢٣﴾
Dan sekiranya Allah mengetahui ada kebaikan pada mereka, tentu Dia jadikan mereka dapat mendengar. Dan jika Allah menjadikan mereka dapat mendengar, niscaya mereka berpaling, sedang mereka memalingkan diri.
1183 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Seandainya Allah mengetahui pada diri mereka ada kebaikan, pastilah Allah akan menjadikan mereka dapat mendengarkan nasihat-nasihat al-qur’an dan pelajaran-pelajaran baiknya, sehingga mereka dapat memahami dari Allah berupa hujjah-hujjah dan bukti-bukti kebenaran. Akan tetapi, Allah telah mengetahui bahwa sesungguhnya tidak ada lagi kebaikan pada diri mereka dan sesungguhnya mereka itu tidak beriman. Sekiranya Allah benar-benar menjadikan mereka dapat mendengar dengan baik sekalipun, pastilah mereka akan tetap berpaling dari keimanan dengan kesengajaan dan penentangan setelah pemahaman mereka kepadanya, sedang mereka tetap berpaling darinya, tidak ada perhatian dari mereka kepada kebenaran dalam bentuk apapun.

Sumber: https://tafsirweb.com/2889-surat-al-anfal-ayat-23.html

Tafsir as-Sa'di

23 Allah tidak membuat mereka mendengar dengan pendengaran yang berguna karena Dia tidak mendapati adanya kebaikan pada mereka yang menjadikan mereka layak mendengar ayat ayatNya ”kalu kiranya Allah mengetahui kebaikan ada pada mereka, tentulah Allah menjadikan mereka dapat mendengar” berdasarkan dugaan dan perkiraan ”niscaya mereka pasti berpaling juga” dari ketaatan. ”sedang mereka memalingkan diri (dari apa yang mereka dengar itu)” tak menoleh sedikitpun pada kebenaran. ini menunjukan bahwa Allah tidak menghalangi iman dan kebaikan kecuali bagi orang yang tidak ada kebaikan padanya, yang tidak suci di sisiNya dan tidak bermanfaat di sisiNya. Segala puji dan hikmah bagiNya dalam hal ini.

Sumber: https://tafsirweb.com/2889-surat-al-anfal-ayat-23.html

Tafsir Al-Wajiz

23 Kalau sekiranya Allah mengetahui bahwa dalam hati para pembangkang itu ada kecondongan kepada kebaikan, dan kecondongan untuk beriman dan mendapat petunjuk dengan cahaya Islam maka tentulah Allah menjadikan mereka dapat mendengar. Dan jikalau Allah menjadikan mereka dapat mendengar dengan mau memahami dan mengambil manfaat, meskipun mereka diperdengarkan niscaya mereka pasti berpaling juga, sedang mereka memalingkan diri dari apa keimanan yang mereka dengar itu dengan keras.

Sumber: https://tafsirweb.com/2889-surat-al-anfal-ayat-23.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 20-23 Allah سبحانه وتعالى memerintahkan kepada hamba-hambaNya yang mukmin agar taat kepadaNya dan RasulNya. Lalu Allah memperingatkan mereka dari menentangNya dan menyerupakan diri dengan orang-orang yang ingkar dan menentangNya. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan janganlah kalian berpaling dariNya) yaitu janganlah kalian meninggalkan ketaatan kepadaNya dan perintah-perintahNya, serta mengerjakan semua laranganNya (sedangkan kalian mendengar (perintah-perintah-Nya)) yaitu sesudah kalian mengetahui apa yang diserukannya kepada kalian (dan janganlah kalian menjadi seperti orang-orang (munafik) yang berkata, "Kami mendengarkan," padahal mereka tidak mendengarkan (21)) Dikatakan bahwa yang dimaksud adalah orang-orang musyrik, dan ibnu Jarir memilih pendapat itu.Ibnu Ishaq berkata, mereka adalah orang-orang munafik, karena sesungguhnya mereka menampakkan bahwa mereka mendengar dan memenuhi seruan itu, sedangkan mereka tidak demikian. Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa perumpamaan untuk anak cucu Adam ini adalah makhluk yang paling buruk, lalu Allah berfirman: (Sesungguhnya binatang (makhluk) yang seburuk-buruknya pada sisi Allah ialah orang-orang yang tuli) yaitu dari mendengarkan kebenaran (dan bisu) dari memahaminya Oleh karena itu Allah berfirman (yang tidak mengerti apa pun) Mereka adalah seburuk-buruk makhluk, karena sesungguhnya setiap makhluk selain mereka itu taat kepada Allah sesuai dengan tabiat mereka diciptakan.Dan mereka diciptakan untuk beribadah kepadaNya, namun mereka mengingkariNya. Oleh karena itu mereka Dia menyerupakan mereka dengan binatang ternak dalam firmanNya: (Dan perumpamaan (orang yang menyeru) orang-orang kafir adalah seperti penggembala yang memanggil binatang yang tidak mendengar selain panggilan dan seruan saja) (Surah Al-Baqarah: 171), dan di ayat lain: (Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai) (Surah Al-A'raf: 179) Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberitakan bahwa mereka adalah orang-orang yang tidak mempunyai pemahaman dan niat yang benar, sekalipun diumpamakan bahwa mereka mempunyai pemahaman (Kalau kiranya Allah mengetahui kebaikan ada pada mereka, tentulah Allah menjadikan mereka dapat mendengar) yaitu sungguh Allah menjadikan mereka memahami.Maknanya adalah Akan tetapi tidak ada kebaikan pada mereka, jadi Dia tidak menjadikan mereka paham, karena sesungguhnya Allah mengetahui bahwa (seandainya Dia membuat mereka dapat mendengar) yaitu membuat mereka paham (niscaya mereka pasti berpaling juga) yaitu berpaling dari hal itu dengan sengaja dan membangkang, setelah mereka memahaminya (sedangkan mereka memalingkan diri) darinya.

Sumber: https://tafsirweb.com/2889-surat-al-anfal-ayat-23.html

Informasi

Surat

الانفال (Al-Anfal)

Rampasan Perang — 75 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

23 dari 75 ayat

Juz

Juz 9

Halaman

Halaman 179

Ruku

Ruku 148

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 36 (72/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1183 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-8