البقرة (Al-Baqarah)

Per AyatMushaf
اُولٰۤىِٕكَ
mereka itu
عَلٰى
atas
هُدًى
petunjuk
مِّنْ
dari
رَّبِّهِمْ
Tuhan mereka
ۙ
وَاُولٰۤىِٕكَ
dan mereka itu
هُمُ
mereka
الْمُفْلِحُوْنَ
orang-orang yang beruntung
﴿٥﴾
Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.
12 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Orang-orang yang memiliki sifat-sifat ini berada diatas cahaya dari Robb mereka dan Taufik dari Tuhan pencipta dan pemberi hidayah bagi mereka dan mereka itulah orang-orang yang beruntung yang berhasil menggapai apa yang mereka inginkan dan selamat dari keburukan yang mereka melarikan diri darinya.

Sumber: https://tafsirweb.com/182-surat-al-baqarah-ayat-5.html

Tafsir as-Sa'di

5. “Mereka itulah, ” yaitu yang bersifat dengan sifat-sifat terpuji tersebut “yang tetap mendapat petunjuk dari tuhan mereka, ” yakni yang tetap di atas petunjuk yang besar; karena pemakaian kata yang tidak terbatas (nakirah) adalah untuk ungkapan mengagungkan. Dan hidayah apalagi yang lebih agung dari sifat-sifat yang telah disebutkan yang mengandung keyakinan yang benar dan perbuatan-perbuatan yang lurus? Pada hakikatnya hidayah itu hanya seperti hidayah yang ada pada mereka tersebut, sedangkan apa-apa yang bertentangan dengan itu adalah kesesatan.Dan dipakai kata (di atas) dalam posisi kalimat disini menunjukkan pada ketinggian, adapun dalam posisi kata kesesatan memakai kata (di dalam). Hal itu karena ahli hidayah adalah tinggi dengan hidayah tersebut adapun ahli kesesatan yang tenggelam didalamnya adalah terhina. Kemudian Allah berfirman, “Dan merekalah orang-orang yang beruntung”.Keberuntungan adalah memperoleh hal yang diinginkan dan selamat dari hal yang dikhawatirkan. Pembatasan keberuntungan hanya pada mereka, kareena tidak ada jalan menuju kepada keberuntungan kecuali dengan menempuh jalan mereka tadi, dan jalan-jalan selain jalan tersebut, maka itu semua adalah jalan kesengsaraan, kehancuran, dan kerugian yang akan menjerumuskan penempuhnya kepada kebinasaan. Oleh karena itu, ketika Allah menyebutkan sifat-sifat kaum Mukminin yang hakiki, dia menyebutkan pula sifat-sifat kaum kafir yang menampakkan kekufuran mereka yang durhaka kepada Rosul

Sumber: https://tafsirweb.com/182-surat-al-baqarah-ayat-5.html

Tafsir Al-Wajiz

Semua orang yang digambarkan dengan ciri-ciri tersebut adalah orang-orang yang bertakwa, yaitu orang-orang yang mengimani sesuatu yang ghaib dan melaksanakan kewajiban. Merekalah orang-orang yang mendapatkan petunjuk dan bimbingan, orang-orang yang mendapatkan kebahagiaan dunia-akhirat dan selamat dari neraka

Sumber: https://tafsirweb.com/182-surat-al-baqarah-ayat-5.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Allah سبحانه وتعالى berfirman, "(Ulaa'ika)", maknanya yaitu mereka yang digambarkan sebelumnya yaitu orang-orang yang beriman kepada sesuatu yang ghaib, mendirikan shalat, menginfakkan sebagian dari rezeki yang diberikan Allah, beriman kepada apa yang diturunkan kepada Rasulullah dan para rasul sebelumnya, serta beriman kepada kehidupan akhirat; dan hal ini mengharuskan mereka untuk mempersiapkan diri dengan beramal shalih dan meninggalkan larangan-laranganNya. ('Ala hudan min rabbihim) maknanya yaitu berada dalam cahaya, keterangan, dan pemcerahan dari Allah سبحانه وتعالى. (Wa ulaa'ika humul muflihun) maknanya yaitu di dunia dan akhirat. Muhammad bin Ishaq meriwayatkan dari Muhammad bin Abi Muhammad, dari 'Ikrimah atau Sa'id bin Jubair, dari Ibnu Abbas. (Ulaa'ika 'Ala hudan min rabbihim) maknanya yaitu mereka berada dalam cahaya dari Tuhan mereka dan keteguhan atas apa yang telah datang kepada mereka. (Wa ulaa'ika humul muflihun) maknanya yaitu mereka yang mencapai apa yang mereka cari dan selamat dari bahaya yang mereka hindari. Ibnu Jarir berkata, "makna firman Allah سبحانه وتعالى (mereka berada di atas petunjuk dari Tuhan mereka), adalah bahwa mereka berada dalam cahaya dari Tuhan mereka, petunjuk, keteguhan dan panduan, serta bimbingan yang diberikan Allah kepada mereka.Penafsiran tentang firman Allah سبحانه وتعالى (merekalah orang-orang yang beruntung) yaitu bahwa mereka adalah orang-orang yang berhasil, orang-orang yang mencapai apa yang mereka cari di hadapan Allah dengan amal perbuatan mereka, keimanan mereka kepada Allah, kitab-kitabNya, dan rasul-rasulNya, sehingga mereka mendapatkan pahala, keabadian di dalam surga, dan keselamatan dari siksaan yang telah disiapkan Allah untuk musuh-musuhNya. Ibnu Jarir telah meriwayatkan suatu ungkapan dari beberapa orang di antara para ulama' bahwa isim isyarah pada firman Allah سبحانه وتعالى: (Ulaa'ika 'Ala hudan min rabbihim Wa ulaa'ika humul muflihun (5)) itu merujuk kepada orang-orang mukmkn Ahli Kitab yang digambarkan dengan firman Allah سبحانه وتعالى (Dan orang-orang yang beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu...) [Surah Al-Baqarah: 4] sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya tentang perbedaan pendapat terkait hal itu.Karena hal ini, maka boleh jadi bahwa firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan orang-orang yang beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu) terpisah dari ayat sebelumnya dan menjadi marfu' sebagai mubtada' dan khabarnya adalah (Mereka yang berada di atas petunjuk Tuhan mereka, Mereka itulah orang-orang yang beruntung). Ibnu Jarir memilih pendapat bahwa ayat ini merujuk pada semua yang telah dia sebutkan sebelumnya yaitu orang-orang mukmin dari kalangan mukmin Arab dan mukmin Ahli Kitab, dan sebelumnya telah dipertimbangkan bahwa hal itu adalah gambaran umum bagi orang-orang mukmin, dan isim isyarah itu merujuk kepada mereka. Dan hanya Allah yang lebih Mengetahui

Sumber: https://tafsirweb.com/182-surat-al-baqarah-ayat-5.html

Informasi

Surat

البقرة (Al-Baqarah)

Sapi — 286 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

5 dari 286 ayat

Juz

Juz 1

Halaman

Halaman 2

Ruku

Ruku 2

Manzil

Manzil 1

Hizb

Hizb 1 (1/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-12 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-2