الانفال (Al-Anfal)

Per AyatMushaf
اِذْ
ketika
اَنْتُمْ
kamu
بِالْعُدْوَةِ
dipinggir lembah
الدُّنْيَا
dunia/dekat
وَهُمْ
dan mereka
بِالْعُدْوَةِ
dipinggir lembah
الْقُصْوٰى
yang jauh
وَالرَّكْبُ
dan/sedang kafilah
اَسْفَلَ
lebih rendah
مِنْكُمْۗ
dari kamu
وَلَوْ
dan sekiranya
تَوَاعَدْتُّمْ
kamu saling mengadakan persetujuan
لَاخْتَلَفْتُمْ
pasti kamu berselisih
فِى
dalam
الْمِيْعٰدِۙ
perjanjian itu
وَلٰكِنْ
akan tetapi
لِّيَقْضِيَ
karena hendak menetapkan
اللّٰهُ
Allah
اَمْرًا
suatu urusan
كَانَ
adalah ia
مَفْعُوْلًا
dilaksanakan
ەۙ
لِّيَهْلِكَ
agar binasalah
مَنْ
orang
هَلَكَ
binasa
عَنْۢ
dari/dengan
بَيِّنَةٍ
keterangan nyata
وَّيَحْيٰى
dan hiduplah
مَنْ
orang
حَيَّ
hidup
عَنْۢ
dari/dengan
بَيِّنَةٍۗ
keterangan nyata
وَاِنَّ
dan sesungguhnya
اللّٰهَ
Allah
لَسَمِيْعٌ
sungguh Maha Mendengar
عَلِيْمٌۙ
Maha Mengetahui
﴿٤٢﴾
(Yaitu) ketika kamu berada di pinggir lembah yang dekat dan mereka berada di pinggir lembah yang jauh sedang kafilah itu berada lebih rendah dari kamu. Sekiranya kamu mengadakan persetujuan (untuk menentukan hari pertempuran), niscaya kamu berbeda pendapat dalam menentukan (hari pertempuran itu), tetapi Allah berkehendak melaksanakan suatu urusan yang harus dilaksanakan, yaitu agar orang yang binasa itu binasa dengan bukti yang nyata dan agar orang yang hidup itu hidup dengan bukti yang nyata. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
1202 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

dan ingatlah oleh kalian ketika kalian berada di sisi lembah yang lebih dekat dengan Madinah, sedang musuh kalian menempati bagian lembah yang jauh, sementara kafilah dagang berada di bawah kalian menuju tepi pantai laut merah. Kalau saja kalian telah menetapkan waktu untuk berhadapan (untuk peperangan ini) pastilah kalian akan menyalahi perjanjian. Akan tetapi, Allah mengumpulkan kalian tanpa ada kesepakatan sebelumnya, supaya Allah merealisasikan ketetapan perkara yang mesti terlaksana, guna menolong para pembelaNya, dan menghinakan musuh-musuhNya dengan menjadi korban dan tawanan.Dan yang demikian itu, agar menjadi binasa orang yang binasa dari mereka dengan hujjah Allah yang telah tegak jelas baginya lalu ia melihatnya lansung dan memutus udzur baginya. Dan agar hidup orang yang hidup dengan hujjah Allah yang telah datang dengan kuat dan tampak jelas baginya, dan sesungguhnya Allah Maha mendengar ucapan-ucapan dua belah pihak, tidak ada yang samar sesuatupun bagiNya, dan Dia Maha mengetahui dari niat-niat mereka dan perbuatan-perbuatan mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/2908-surat-al-anfal-ayat-42.html

Tafsir as-Sa'di

42. “(Yaitu di hari) ketika kamu berda di pinggir lembah yang dekat.” Yakni di pinggir lembah yang dekat Madinah. Satu lembah yang talah mengumpulkan kamu dengan mereka “sedang kafilah” yang kamu incar itu bukanlah yang diinginkan oleh Allah “berada di bawah kamu,” melewati pinggir laut . “sekiranya kamu mengadakan persetujuan untuk menentukan hari pertempuran”, dengan mereka sesuatu dengan kondisi dan keadaan tersebut “pastilah kamu tidak sependapat dalam menentukan hari pertempuran itu.” Yakni pasti ada maju mundurnya atau pemilihan tempat dan lain-lain sebagiannya yang memalingkanmu atau mereka dari perjanjian. Akan tetapi Allah-lah yang mengumpulkanmu dengan mereka dalam kondisi tersebut. “Agar Dia melakukan suatu urusan yang mesti dilaksanakan,” yang telah di takdirkan sejak azali yang mesti terjadi. “YAitu agar orang yang binasa itu binasa dengan keterangan yang nyata.” Yakni supaya ia menjadi hujjah dan bukti bagi penentang, sehingga ketika dia memilih kekufuran yang dasar ilmu dan keyakinan terhadap kebathilannya, maka tidak ada lagi alasan dihadapan Allah. “Dan agar orang yang hidup itu hidup dengan keterangan yang nyata pula.” Yakni bashirah dan keyakinan orang Mukmin bertambah dengan bukti-bukti kebenaran yang di tunjukan oleh Allah kepada Dua kelompok yang cukup sebagi peringatan bagi orang-orang yang berakal. “Sesungguhnya Allah Maha mendengar Lagi Maha Mengetahui,” Maha Mendengar segala suara dan bahasa yang beraneka ragam dan keperluan yang bermacam-macam, Maha Mengetahui yang lahir, batin, yang rahasia, yang ghaib, dan yang Nampak.

Sumber: https://tafsirweb.com/2908-surat-al-anfal-ayat-42.html

Tafsir Al-Wajiz

42 Ingatlah suatu hari pembedaan, yaitu ketika kamu berada di pinggir lembah bagian bawah yang dekat dengan Madinah. Adapun mereka musuh kalian berada di pinggir lembah di balik tempat kalian berada yang jauh Madinah, sedangkan kafilah Abu Sufyan itu berada di bawah tempat yang kalian pijaki yaitu pesisir laut.. Sekiranya kamu mengadakan persetujuan untuk menentukan hari pertempuran dengan tentara Qurasy saat itu juga.Namun kalian ditakdirkan belum melakukan perjanjian untuk perang saat itu juga, pastilah kamu tidak sependapat dalam menentukan hari pertempuran itu. Akan tetapi Allah mempertemukan dua pasukan itu tanpa suatu perjanjian agar Dia melakukan suatu urusan yang mesti dilaksanakan, yaitu untuk menolong orang-orang mukmin dan membinasakan orang kafir. Allah mentakdirkan itu untuk melenyapkan orang kafir setelah mereka ditunjukkan bukti yang nyata, serta untuk membuat orang-orang yang sudah beriman semakin beriman dengan adanya bukti yang nyata yang belum pernah ada contohnya.Sesungguhnya Allah Maha Mendengar perkataan kalian lagi Maha Mengetahui kondisi kalian. Makna dari kebinasaan pada ayat ini adalah untuk orang kafir sebab kekufuran adalah sebab diturunkannya kebinasaan. Makna dari kehidupan adalah keimanan, karena iman adalah sebab kehidupan dan kekufuran adalah kematian

Sumber: https://tafsirweb.com/2908-surat-al-anfal-ayat-42.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang hari Furqan: ((Yaitu di hari) ketika kalian berada di pinggir lembah yang dekat ) yaitu ketika kalian menempati pinggir lembah yang dekat dengan Madinah. (Dan mereka) yaitu orang-orang musyrik menempati (di pinggir lembah yang jauh) yaitu jauh dari Madinah di arah Mekah (sedangkan kafilah itu) yaitu kafilah yang dipimpin oleh Abu Sufyan beserta orang yang bersamanya membawa barang dagangan (berada di bawah kalian) yaitu (di bagian yang lebih rendah daripada kalian) yaitu dekat dengan tepi pantai (Seandainya kalian mengadakan persetujuan) yaitu kalian dan orang-orang musyrik tentang medan perang (pastilah kalian tidak sependapat dalam menentukan hari pertempuran itu) Firman Allah: (Yaitu agar orang yang binasa itu binasanya dengan keterangan yang nyata dan agar orang yang hidup itu hidupnya dengan keterangan yang nyata) Muhammad bin Ishaq berkata yaitu agar orang yang kafir itu kafir setelah adanya hujjah nyata ketika melihat ayat tanda dan pelajaran, dan agar orang yang beriman itu beriman dengan hal itu juga. Ini adalah penafsiran yang baik, penjelasan panjangnya adalah sesungguhnya Allah berfirman,”Sesungguhnya pertemuan kalian dengan musuh kalian di satu tempat tanpa perjanjian, agar Allah menolong kalian atas mereka dan meninggikan kalimat kebenaran atas kebathilan, agar perkara itu jelas, hujjah dan buktinya terlihat pasti, sehingga tidak ada lagi alasan dan keraguan bagi seseorang.Saat itu binasalah orang yang binasa, yaitu orang yang melanjutkan kekufurannya akan terus melanjutkan hal itu dengan sadar atas jalan yang dia tempuh, dia bathil karena hujjah itu telah ditunjukkan kepadanya (dan agar orang yang hidup itu hidupnya) yaitu orang yang telah beriman akan tetap beriman (Dengan keterangan yang nyata) hujah dan pengetahuan. Keimanan adalah kehidupan untuk hati. Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, dan dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia) (Surah Al-An'am: 122) Aisyah berkata tentang kisah tuduhan palsu.”Maka binasalah orang yang binasa karena menuduhku" yaitu dia berkata tentangnya dengan perkataan yang penuh kedustaan dan kebohongan.Firman Allah: (Sesungguhnya Allah Maha Mendengar) yaitu doa, ketundukan, dan permohonan kalian kepadaNya (lagi Maha Mengetahui) kalian, bahwa kalian berhak mendapat kemenangan atas musuh-musuh kalian yang kafir dan membangkang.

Sumber: https://tafsirweb.com/2908-surat-al-anfal-ayat-42.html

Informasi

Surat

الانفال (Al-Anfal)

Rampasan Perang — 75 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

42 dari 75 ayat

Juz

Juz 10

Halaman

Halaman 182

Ruku

Ruku 150

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 37 (73/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1202 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-8