الانفال (Al-Anfal)

Per AyatMushaf
ذٰلِكَ
demikian itu
بِمَا
dengan apa/disebabkan
قَدَّمَتْ
memperbuat
اَيْدِيْكُمْ
tangan-tangan kamu sendiri
وَاَنَّ
dan sesungguhnya
اللّٰهَ
Allah
لَيْسَ
tidak/bukan
بِظَلَّامٍ
dengan aniaya
لِّلْعَبِيْدِۙ
kepada hamba
﴿٥١﴾
Demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Dan sesungguhnya Allah tidak menzalimi hamba-hamba-Nya,
1211 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Balasan (kekalahan) yang menimpa kalian wahai kaum musyrikin di perang badar itu disebabkan oleh perbuatan-perbuatan buruk mereka sendiri, dan Allah tidak menzhalimi siapapun dari makhlukNya sebesar biji sawi sekalipun.Akan tetapi, itu merupakan keputusan adil yang tidak ada unsur kecurangan padanya.

Sumber: https://tafsirweb.com/2917-surat-al-anfal-ayat-51.html

Tafsir as-Sa'di

51. Azab ini menimpamu bukan karena kezhaliman dan ketidakadilan dari Rabbmu, akan tetapi akibat dari kemaksiatan yang kamu lakukan yang berakibat seperti yang kamu rasakan.

Sumber: https://tafsirweb.com/2917-surat-al-anfal-ayat-51.html

Tafsir Al-Wajiz

51 Azab itu adalah azab yang nyata untuk musyrik Qurays dalam perang Badr disebabkan oleh perbuatan tangan mereka sendiri berupa kekafiran, zalim kepada orang mukmin dan bermaksiat. Juga sebab bahwa Allah tidak akan mendholimi hamba-Nya sedikitpun.Allah bahkan telah menurunkan kitab dan mengutus Rasul untuk memberi petunjuk kepada mereka namun mereka berpaling

Sumber: https://tafsirweb.com/2917-surat-al-anfal-ayat-51.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 50-51 Allah سبحانه وتعالى berfirman,"Seandainya kamu, wahai Muhammad, menyaksikan keadaan ketika para malaikat mematikan orang-orang kafir, sungguh kamu akan melihat suatu perkara yang agung, mengerikan, dan menakutkan” ketika, (para malaikat memukuli wajah dan punggung mereka) para maalaikat berkata kepada mereka (Rasakanlah siksa neraka yang membakar) Diriwayatkan dari Mujahid tentang firman-Nya: (ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka) yaitu pada hari perang Badar Konteks ini, meskipun berkaitan dengan perang Badar, akan tetapi maknanya mencakup semua orang kafir. Oleh karena itu Allah tidak mengkhususkannya pada orang kafir saat perang Badar, melainkan Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut nyawa orang-orang yang kafir, seraya memukul muka dan belakang mereka) Di dalam surah tentang peperangan yang semacamnya, dan dalam surah Al-An'am yang telah disebutkan sebelumya dalam firmanNya: (Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakaratul maut, sedangkan para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata),"Keluarkanlah nyawa kalian”) (Surah Al-An'am: 93) yaitu para malaikat memukuli mereka dengan tangan mereka atas perintah Tuhan mereka, ketika jiwa mereka sulit dicabut dan enggan keluar dari tubuh mereka, maka para malaikat itu mencabutnya dengan paksa.Demikian itu ketika para malaikat memberitahukan kepada mereka tentang azab dan kemurkaan Allah Terhadap mereka. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits Al-Barra,”Malaikat maut itu ketika datang kepada orang kafir ketika orang kafir itu menjelang ajalnya, maka dia datang kepadanya dalam rupa yang mengerikan, dia berkata, "Keluarlah, wahai jiwa yang kotor untuk masuk ke dalam api yang panas. air yang mendidih dan naungan yang membakar" Maka tercerai-berailah jiwanya di dalam tubuhnya, lalu malaikat maut mengeluarkannya dari jasadnya paksa sebagaimana mengeluarkan besi pemanggang dari kain wol yang basah, sehingga jiwanya keluar bersama otot dan uratnya” Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa para malaikat itu berkata kepada mereka,"Rasakanlah azab yang membakar" Firman Allah (Demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri) yaitu balasan ini adalah akibat dari amal buruk yang telah kalian lakukan di kehidupan dunia. Allah سبحانه وتعالى membalas kalian dengan pembalasan ini karena amal buruk itu (Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-Nya) yaitu tidak ada satu pun makhlukNya yang dizalimi, melainkan Dia adalah Dzat yang Maha Menentukan hukum lagi Maha Adil, yang tidak akan berbuat sewenang-wenang, yang Maha tinggi, Maha suci, Maha bersih, Maha Kaya, dan Maha Terpuji.

Sumber: https://tafsirweb.com/2917-surat-al-anfal-ayat-51.html

Informasi

Surat

الانفال (Al-Anfal)

Rampasan Perang — 75 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

51 dari 75 ayat

Juz

Juz 10

Halaman

Halaman 183

Ruku

Ruku 152

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 37 (73/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1211 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-8