التوبة (At-Taubah)
Per AyatMushaf
اِلَّا
jika tidak
تَنْفِرُوْا
kamu berangkat
يُعَذِّبْكُمْ
Dia menyiksamu
عَذَابًا
siksaan
اَلِيمًاۙ
pedih
وَّيَسْتَبْدِلْ
dan Dia menggantikan
قَوْمًا
kaum
غَيْرَكُمْ
selain kamu
وَلَا
dan tidak
تَضُرُّوْهُ
kamu memberi mudharat kepadaNya
شَيْـًٔاۗ
sedikitpun
وَاللّٰهُ
dan Allah
عَلٰى
atas
كُلِّ
segala
شَيْءٍ
sesuatu
قَدِيْرٌ
Maha Kuasa
﴿٣٩﴾
Jika kamu tidak berangkat (untuk berperang), niscaya Allah akan menghukum kamu dengan azab yang pedih dan menggantikan kamu dengan kaum yang lain, dan kamu tidak akan merugikan-Nya sedikit pun. Dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.
1274 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Bila kalian tidak berangkat wahai kaum mukminin, menuju peperangan melawan musuh kalian, niscaya Allah akan menimpakan siksaan pada kalian, dan akan mendatangkan kaum lain yang akan mau berangkat perang ketika mereka diseru untuk berangkat perang dan taat kepada Allah dan rasulNya. Dan kalian tidak akan memberikan mudarat kepada Allah sama sekali lantaran kalian berpaling dari berjihad. Dia mahkaya, sedang kalian butuh kepadaNYa.Dan apa yang dikehendaki Allah pasti akan terjadi. Dan Allah maha kuasa atas segala sesuatu, yaitu untuk memenangkan agamaNya dan nabiNya tanpa peran serta kalian.
Sumber: https://tafsirweb.com/3055-surat-at-taubah-ayat-39.html
Tafsir as-Sa'di
39. Kemudian Allah mengancam mereka jika mereka tetap malas berjihad, Dia berfirman, “jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kamu dengan siksa yang pedih”, di dunia dan akhirat, karena tidak berangkat untuk berjihad dalam kondisi yang menuntut keberangkatan, termasuk dosa besar yang menyebabkan azab yang berat, karena ia mengandung mudarat besar, orang yang tertinggal dengan senjata telah durhaka kepada Allah, melakukan laranganNya, tidak membentu menolong agama Allah, tidak membela kitab dan syariat Allah, tidak membantu saudara yang seiman dan melawan musuh yang hendak menghabisi mereka dan mematikan agama mereka, hal itu bisa melemahkan sebagian orang yang telah ikut berjihad melawan musuh Allah, maka orang yang demikian ini berhak memperoleh ancaman keras dari Allah, Dia berfirman, “jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kamu dengan siksa yang pedih dan digantinya kamu dengan kaum yang lain”, yang tidak sama dengan kaum “dan kamu tidak akan dapat memberi kemudaratan kepadaNya sedikitpun.” Karena Allah telah menjamin untuk memenakan agamaNya dan kalimatNya, tidak ada bedanya kamu mejalankan perintah Allah atau kamu mencampakkannya di belakang punggungmu. “Allah Mahakuasa atas segala seusatu.” Tidak ada seusatupun yang menghalang-halangiNya dari apa yang diinginkanNya dan tidak ada sesuatupun yang dapat mengalahkanNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/3055-surat-at-taubah-ayat-39.html
Tafsir Al-Wajiz
39. Jika kalian tidak berangkat dan keluar untuk berjihad, niscaya Allah akan mengazab kalian dengan azab yang pedih di dunia dengan dihinakan, lalu mendatangkan kaum lain sebagai pengganti kalian yang menaati Allah dan menyelamatkan agamaNya dan negeriNya. Dan kalian tidak bisa memberi mudharat kepada Allah dan nabiNya sedikitpun dengan tidak menunaikan perintah dan memberi pertolongan.Allah itu berkuasa atas setiap sesuatu di antaranya adalah menyelamatkan agama dan nabiNya. Ibnu Abbas berkata: “Rasulallah ﷺ meminta orang-orang Arab untuk berangkat (perang), lalu mereka keberatan. Kemudian Allah menurunkan ayat {illaa tanfiruu yu’adzibkum ‘adzaban aliiman} Lalu hujan ditahan untuk turun atas mereka dan ini merupakan azab bagi mereka”
Sumber: https://tafsirweb.com/3055-surat-at-taubah-ayat-39.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 38-39 Ini adalah celaan untuk orang yang tidak ikut dengan Rasulullah ﷺ dalam perang Tabuk, ketika buah-buahan sudah matang, dan naungan pada cuaca yang sangat panas. Lalu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya apabila dikatakan kepada kalian, "Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah) yaitu jika kalian diajak untuk berperang di jalan Allah (kalian merasa berat dan ingin tinggal di tempat kalian?) yaitu kalian malas dan cenderung untuk tinggal di tempat dengan menganggur dan menikmati buah-buahan yang matang. (Apakah kalian puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? ) yaitu mengapa kalian melakukan demikian? Apakah kalian puas dengan dunia sebagai ganti akhirat?Kemudian Allah سبحانه وتعالى memerintahkan untuk berzuhud terhadap dunia dan mendorong untuk mendapatkan akhirat. Lalu Allah berfirman: (padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit.) Diriwayatkan dari Al-Mustaurid, dia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,”Tidak ada dunia ini dibandingkan dengan akhirat, melainkan sebagaimana seseorang di antara kalian memasukkan jarinya ke dalam laut, maka hendaklah dia melihat apa yang didapat oleh jarinya?” Lalu beliau mengisyaratkan dengan jari tunjuk beliau.Kemudian Allah سبحانه وتعالى mengancam orang yang meninggalkan jihad, Dia berfirman: (Jika kalian tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kalian dengan siksa yang pedih.) untuk menolong NabiNya dan menegakkan agamaNya, seperti Allah berfirman: (dan jika kalian berpaling, niscaya Dia akan mengganti (kalian) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kalian (ini)) (Surah Muhammad: 38) (dan kalian tidak akan dapat memberi kemudaratan kepada-Nya sedikit pun) yaitu kalian tidak memberikan mudharat kepada Allah sedikit pun dengan keberpalingan, pembangkangan, dan keberatan kalian dari berjihad (Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu) yaitu Dia Maha Kuasa untuk menang atas para musuh tanpa kalian
Sumber: https://tafsirweb.com/3055-surat-at-taubah-ayat-39.html
Informasi
Surat
التوبة (At-Taubah)
Pengampunan — 129 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
39 dari 129 ayat
Juz
Juz 10
Halaman
Halaman 193
Ruku
Ruku 161
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 39 (77/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1274 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-9