التوبة (At-Taubah)

Per AyatMushaf
اِلَّا
jika tidak
تَنْصُرُوْهُ
kamu menolongnya
فَقَدْ
maka sesungguhnya
نَصَرَهُ
telah menolongnya
اللّٰهُ
Allah
اِذْ
ketika
اَخْرَجَهُ
mengusirnya
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
كَفَرُوْا
kafir/ingkar
ثَانِيَ
orang kedua
اثْنَيْنِ
dua orang
اِذْ
ketika
هُمَا
keduanya
فِى
didalam
الْغَارِ
gua
اِذْ
ketika
يَقُوْلُ
dia berkata
لِصَاحِبِهٖ
kepada temannya
لَا
jangan
تَحْزَنْ
kamu berduka cita
اِنَّ
sesungguhnya
اللّٰهَ
Allah
مَعَنَاۚ
beserta kita
فَاَنْزَلَ
maka menurunkan
اللّٰهُ
Allah
سَكِيْنَتَهٗ
ketenanganNya
عَلَيْهِ
atasnya/kepadanya
وَاَيَّدَهٗ
dan Dia membantunya
بِجُنُوْدٍ
dengan bala tentara
لَّمْ
tidak
تَرَوْهَا
kamu melihatnya
وَجَعَلَ
dan Dia menjadikan
كَلِمَةَ
kalimat/seruan
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
كَفَرُوا
kafir/ingkar
السُّفْلٰىۗ
rendah
وَكَلِمَةُ
dan kalimat
اللّٰهِ
Allah
هِيَ
itulah
الْعُلْيَاۗ
tinggi
وَاللّٰهُ
dan Allah
عَزِيْزٌ
Maha Perkasa
حَكِيْمٌ
Maha Bijaksana
﴿٤٠﴾
Jika kamu tidak menolongnya (Muhammad), sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir mengusirnya (dari Mekah); sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, ketika itu dia berkata kepada sahabatnya, “Jangan engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” Maka Allah menurunkan ketenangan kepadanya (Muhammad) dan membantu dengan bala tentara (malaikat-malaikat) yang tidak terlihat olehmu, dan Dia menjadikan seruan orang-orang kafir itu rendah. Dan firman Allah itulah yang tinggi. Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.
1275 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Wahai sekalain sahabat-sahabat rasululllah ! Bila kalian tidak berangkat berperang bersamanya ketika kalian diminta berangkat, dan bila kalian tidak menolongnya, maka sungguh Allah telah menguatkannya dan menolongnya pada hari orang-orang kafir dari suku quraisy mengusirnya dari negerinya (Makkah), dan dia salah seorang dari dua orang (dia dan abu bakar shidi ), dan mereka memaksa kedunya untuk berlindung di dalam gunung gua tsur di Makkah, di mana dia tinggal di dalamnya selama tiga hari tiga malam, ketika dia berkata kepada sahabtnya (abu bakar) yang dia lihat ketakutan mengkhawatirkannya, ”janganlah bersedih . Sesungguhnya Allah bersama kita dengan pertolongan dan dukunganNya.” Maka Allah menurunkan ketenangan di hati rasulullah dan menolongnya dengan bala tentara yang tidak terlihat oleh siapapun dari kalangan manusia.Mereka adalah para malaikat. Maka Allah menyelamatkannya dari musuhnya dan Allah menghinakan musuh-musuhnya, dan menjadikan slogan orang-orang kafir rendah. Dan kalimat Allah itulah yang paling tinggi, yaitu dengan meninggikan agama islam.Dan Allah mahaperkasa dalam kekuasaanNYa, maha bijaksana dalam pengaturan urusan-urusan hamba-hambaNya. Di dalam ayat ini terdapat petunjuk keutamaan besar bagi abu bakar .

Sumber: https://tafsirweb.com/3056-surat-at-taubah-ayat-40.html

Tafsir as-Sa'di

40. Jikalau kamu tidak menolong RasulNya, Muhammad maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatupun) darimu, dan kamu tidak akan memudarkanNya sama sekali. Dia menolongnya dalam kondisi yang paling sulit dan paling lemah, “yaitu ketika orang-orang kafir musyrikin Makkah mengeluarkannya dari Makkah.” Ketikan mereka hendak membunuhnya dengan serius dan sungguh-sungguh, maka mereka telah memaksanya keluar. “sedang dia salah seorang dari dua orang.” Dia dan Abu Bakar ash- Shidiq “ketika keduanya berada di dalam gua.” Ketikka keduanya lari dari Makkah dan berlindung di gua Tsur di bagian bawah Makkah, keduanya bersembunyi sampai pencarian kaum musrikin terhadapnya mengendur, keduanya dalam kondisi yang sulit, sempit, dan berat, manakala musuh ada di setiap penjuru mencari keduanya untuk di bunuh, lalu Allah menurunkan pertolonganNya kepada keduanya yang tidak diduga-duga “di waktu dia berkata,” yakni Nabi “kepada sahabatnya”, Abu Bakar ketika dia bersedih dan sangat cemas, “janganlah kamu berduka cita, sesunggunya Allah berserta kita.” Dengan bantuan, pertolongannya, dan dukunganNya. “Maka Allah menurunkan ketenangannya kepada Muhammad”, yang keteguhan, ketentraman, dan kedamaian yang meneguhkan hati.Oleh karena itu manakala sahabatnya cemas, dia menenagkannya dengan ucapannya, ‘janganglah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah bersama kita.” “dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya”, yaitu para malaikat yang mulia yang dijadikan sebagai penjaga oleh Allah baginya. “Dan Allah jadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah.” Yakni kalah dan terhinakan. Orang-orang kafir dengan kemarahanya mengira mampu membunuh Muhammad untuk mengobati kebenciannya, mereka mengupayakan segala cara untuk itu, akan tetapi Allah menipu mereka dan menggagalkan keinginana mereka, bahkan mereka sedikitpun tidak mendapatkan apa-apa yang mereka inginkan. Allah menolong RasulNya dengan menolongNya.Inilah pertolongan yang disebutkan di tempat ini, karena pertolongan Allah itu ada dua macam: yaitu pertolongan bagi kaum Muslimin manakala mereka berperang melawan musuh mereka. Allah menyempurnakan apa yang mereka cari dan inginkan sehingga merekapun mengusasai musuh dan menang atas mereka. Yang kedua adalah pertolongan bagi orang tertindas dimana musuh yang kuat hendak mencelakakannya, pertolongan Allah kepadanya adalah dalam bentuk menolak keinginan musuh darinya dan menggagalkannya.Bisa jadi jenis pertolongan yang kedua ini lebih bermanfaat, dan pertolongan Allah kepada RasulNya ketika orang-orang kafir mengusirnya sedang dia adalah salah satu dari dua orang yang termasuk jenis yang kedua FirmanNya, “dan kalimat Allah itulah yang tinggi.” Yakni kalimat takdirnya dan kalimat diniyahnya yang mengungguli kalimat selainnya, yang di antara firmanNya, Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman. (Ar-Rum:47). Sesungguhnya Kami menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat),(Al-Mu’min:51). Dan sesungguhnya tentara Kami itulah yang pasti menang, (Ash-Shaffat:173).Agama Allah-lah yang unggul di atas agama yang lain dengan hujjah-hujjah yang jelas, ayat-ayat yang mengagumkan, dan kekuatan yang unggul. “Allah Mahaperkasa”, tidak ada yang dapat mengalahkanNya dan tidak ada yang mampu berlari dariNya, “Lagi bijaksana.” Meletakkan segala sesuatu pada tempatnya dan menunda kemenangan golonganNya sampai batas waktu tertentu sesuai dengan tuntunan hikmah ilahiyah. Di dalam ayat yang mulia ini terdapat penjelasan tetang keutamaan Abu Bakar Ash-shidiq dengan satu keunggulan yang tidak di raih oleh sipapun dari umat ini, yaitu keberuntungan meraih keistimewaan yang mulia dan persahabatn yang luhur. Dan kaum muslimin telah sepakat bahwa dia-lah yang di maksud dalam ayat.Ini oleh karena itu mereka mengategorikan orang yang mengingkari Abu Bakar sebagai sahabat Nabi adalah kafir, karena dia mengingkari Al-Qur’an yang secara nyata menegaskan hal itu. Di dalam ayat ini juga terdapat penjelasan tentang keutamaan ‘sakinah’ bahwa ia termasuk kesempurnaan nikmat Allah kepada seorang hamba dalam masa-masa sulit dan mencekam yang menjadikan hati takut, dan bahwa ia akan didapat sesuai dengan ma’rifat seorang hamba kepada Rabbnya dan kepercayaannya kepada janjiNya yang benar, dan sesuai dengan iman serta keberaniannya. Di dalamnya juga terdapat penjelasan bahwa kecemasan bisa merasuki hamba-hamba Allah yang shiddiqin, meskipun yang lebih baik bagi seorang hamba jika tertimpa olehnya agar berusaha melenyapkannya, karena ia dapat melemahkan hati dan menggembosi semangat.

Sumber: https://tafsirweb.com/3056-surat-at-taubah-ayat-40.html

Tafsir Al-Wajiz

40. Jika kalian tidak menolong nabi Allah, Maka Allahlah yang menolong dan menjaminnya, sebagaimana yang terjadi saat orang-orang kafir mengusirnya dari Mekah, yaitu menyebabkan dia keluar dan dia salah satu dari dua orang (Rasulallah dan Abu Bakar) ketika berada di dalam gua atau lubang di gunung Tsur di dekat Mekah dengan jarak satu jam, saat itu Rasulullah berkata kepada sahabatnya, Abu Bakar: “Jangan menyerah terhadap kesedihan dan perjuangkanlah dirimu, sesungguhnya Allah bersama kita, (yaitu dengan menolong dan mendukungnya)” Lalu Allah menurunkan ketenangan dan keamanan atas diri rasulullah, membutakan mata orang-orang musyrik darinya, dan mendukungnya dengan pasukan-pasukan malaikat yang tidak bisa kalian lihat sebagaimana yang terjadi di perang Badar, serta membuat ajakan orang-orang kafir untuk berbuat syirik, kufur dan membunuh itu digagalkan dan dibatalkan, dan kalimah tauhid serta Islamlah yang menang. Allah itu Maha Kuasa lagi Maha Kuat di kerajaanNya, serta Maha Bijaksana dalam penciptaanNya, sehingga tidak bertindak kecuali mengandung hikmah dan kebenaran.

Sumber: https://tafsirweb.com/3056-surat-at-taubah-ayat-40.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Jikalau kalian tidak menolongnya) yaitu menolong Rasulallah ﷺ, maka sesungguhnya Allah adalah Dzat yang menolong, membantu. mencukupi, dan memelihara beliau, Sebagaimana Dia menolong beliau: (ketika orang-orang kafir mengusirnya (dari Makkah), sedangkan dia salah seorang dari dua orang) yaitu pada tahun hijrah, ketika orang-orang musyrik berencana untuk membunuh, menawan, atau mengusir beliau. Lalu Nabi ﷺ lari dari mereka bersama sahabat beliau, yaitu Abu Bakar Ash-Shiddiq. Lalu beliau berlindung di dalam Gua Tsur selama tiga hari, agar orang yang mencari dan menelusuri jejak mereka kembali.Lalu beliau bersama Abu Bakar meneruskan perjalanan ke Madinah. Abu Bakar takut jika seseorang dari mereka yang mengejarnya itu melihatnya dan menyakiti Rasulullah ﷺ. Lalu Nabi ﷺ menenangkan dan meneguhkannya seraya bersabda,”Wahai Abu Bakar, bagaimanakah dugaanmu terhadap dua orang yang ketiganya adalah Allah?Oleh karena itu Allah berfirman: (Maka Allah menurunkan ketenangan-Nya kepadanya (Muhammad)) yaitu dukungan dan pertolonganNya kepada beliau.yaitu kepada Rasulallah ﷺ menurut dua pendapat yang terkenal.Dikatakan, bahwa itu untuk Abu Bakar. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas dan lainnya, mereka berkata,”Karena Rasulullah ﷺ selalu disertai ketenangan. Namun hal ini tidak menafikan pembaruan untuk ketenangan itu khususnya dalam keadaan tersebut.Oleh karena itu Allah berfirman: (dan membantunya dengan tentara yang kalian tidak melihatnya) yaitu para malaikat. (dan Allah menjadikan seruan orang-orang yang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi) Ibnu Abbas berkata bahwa maknanya adalah dengan (seruan orang-orang yang kafir itulah yang rendah) kemusyrikan (Dan kalimat Allah) adalah "Tidak ada Tuhan selain Allah".Dalam hadits shahih Bukhari Muslim disebutkan dari Abu Musa Al-Asy'ari bahwa Rasulullah ﷺ ditanya tentang seorang lelaki yang berperang karena berani dan seorang lelaki yang berperang karena fanatik dan pamer, manakah di antara keduanya yang termasuk di jalan Allah ? Rasulullah ﷺ menjawab,”Barang siapa yang berperang untuk membela agar kalimat Allah tinggi, maka dialah yang berada di jalan Allah” Firman Allah سبحانه وتعالى: (Allah Maha Perkasa) yaitu dalam pembalasan dan pertolonganNya, dan Maha Mencegah dari segala sisi yang mana orang yang yang berlindung kepada naunganNya dan berpegang teguh kepada perintahNya tidak akan merugi (lagi Maha Bijaksana) dalam perbuatan dan firmanNya

Sumber: https://tafsirweb.com/3056-surat-at-taubah-ayat-40.html

Informasi

Surat

التوبة (At-Taubah)

Pengampunan — 129 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

40 dari 129 ayat

Juz

Juz 10

Halaman

Halaman 193

Ruku

Ruku 161

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 39 (77/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1275 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-9