التوبة (At-Taubah)

Per AyatMushaf
اِنَّمَا
sesungguhnya hanyalah
يَسْتَأْذِنُكَ
akan meminta kepadamu
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
لَا
tidak
يُؤْمِنُوْنَ
beriman
بِاللّٰهِ
kepada Allah
وَالْيَوْمِ
dan hari
الْاٰخِرِ
akhirat
وَارْتَابَتْ
dan ragu-ragu
قُلُوْبُهُمْ
hati mereka
فَهُمْ
maka mereka
فِيْ
didalam
رَيْبِهِمْ
keragu-raguan mereka
يَتَرَدَّدُوْنَ
mereka bimbang
﴿٤٥﴾
Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu (Muhammad), hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan hati mereka ragu, karena itu mereka selalu bimbang dalam keraguan.
1280 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Orang yang mengajukan izin untuk tidak ikut serta dalam berjihad hanyalah orang-orang yang tidak percaya kepada Allah dan Hari Akhir, dan tidak mengerjakan amal shalih, dan hati mereka ragu-ragu terhadap kebenaran risalah yang kamu bawa (wahai Nabi), berupa islam dan syariat-syariatnya. Dan mereka dalam keraguan-keraguan mereka kebingungan.

Sumber: https://tafsirweb.com/3061-surat-at-taubah-ayat-45.html

Tafsir as-Sa'di

45. “Seungguhnya yang akan meminta izin kepadamu, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan Hari Kemudian, dan hati mereka ragu-ragu.” Yakni, mereka tidak memiliki iman yang sempurna dan keyakinan yang benar. Oleh karena itu, keinginan mereka kepada kebaikan pun minim mereka takut berperang, mereka harus meminta izin untuk tidak berperang. “karena itu mereka selalu bimbang dalam keraguannya.” Yakni selalu dalam kebimbangan dan kebingungannya.

Sumber: https://tafsirweb.com/3061-surat-at-taubah-ayat-45.html

Tafsir Al-Wajiz

45. Sesungguhnya orang yang meminta ijin kepadamu untuk mengundurkan diri dari jihad adalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan akhiratNya. Mereka itulah orang-orang munafik.Dan keimanan adalah kebaikan yang mendorong untuk berjihad. Sesungguhnya mereka itu hatinya ragu terhadap agama (Islam), dan dalam keraguan itu mereka bingung dan gelisah (memilih) antara kekkufuan dan keimanan

Sumber: https://tafsirweb.com/3061-surat-at-taubah-ayat-45.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 43-45 Qatadah berkata bahwa Allah menegur beliau sebagaimana yang kalian dengar, kemudian Dia menurunkan ayat yang ada dalam surah An-Nur, lalu Dia memberi keringanan kepada beliau dalam memberi izin kepada mereka jika beliau menghendakinya. Oleh karena itu Allah berfirman: (maka apabila mereka meminta izin kepadamu karena suatu keperluan, berilah izin kepada siapa yang kamu kehendaki di antara mereka) (Surah An-Nur: 62) Allah سبحانه وتعالى berfirman: (sebelum jelas bagimu orang-orang yang benar (dalam keuzuran-nya)) yaitu dalam menyampaikan alasan (dan sebelum kamu ketahui orang-orang yang berdusta?) Allah سبحانه وتعالى berfirman,”Mengapa kamu tidak membiarkan mereka ketika mereka meminta izin kepadamu untuk tidak lalu kamu tidak memberi izin seorang pun dari mereka untuk tinggal, agar kamu mengetahui siapa yang taat kepadamu dan siapa yang berdusta.Sesungguhnya mereka tetap akan tinggal dan tidak mau berperang, sekalipun kamu tidak memberi izin kepada mereka. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى tidak memberi izin untuk diam dan tidak ikut berperang kepada seorang pun yang mengaku beriman kepada Allah dan Rasulullah. lalu Allah berfirman: (Tidak akan meminta izin kepadamu) yaitu tidak untuk tinggal tidak ikut berperang (orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian untuk (tidak ikut) berjihad dengan harta dan diri mereka) Karena mereka berpandangan bahwa jihad merupakan sesuatu yang mendekatkan diri, jadi ketika Allah menyerukan mereka untuk berjihad, mereka bersegera mengerjakannya (Dan Allah mengetahui orang-orang yang bertakwa (44) Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu) yaitu untuk tinggal bagi orang yang tidak memiliki alasan (hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian) yaitu mereka tidak mengharapkan pahala Allah di akhirat sebagai amal mereka (dan hati mereka ragu-ragu) Yaitu ragu terhadap kebenaran dari apa yang kamu bawa kepada mereka (Karena itu, mereka selalu bimbang dalam keragu-raguannya) yaitu mereka mereka kebingungan, melangkahkan satu kaki. dan memundurkan kaki lainnya.Tidak ada langkah yang teguh dalam suatu perkara. Mereka adalah kaum yang bimbang dan binasa, tidak cenderung kepada kaum ini dan tidak pula kaum itu. Barang siapa yang disesatkan Allah, maka kamu tidak akan mendapati jalan baginya.

Sumber: https://tafsirweb.com/3061-surat-at-taubah-ayat-45.html

Informasi

Surat

التوبة (At-Taubah)

Pengampunan — 129 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

45 dari 129 ayat

Juz

Juz 10

Halaman

Halaman 194

Ruku

Ruku 162

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 39 (77/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1280 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-9