البقرة (Al-Baqarah)
Per AyatMushaf
رَبَّنَا
ya Tuhan kami
وَابْعَثْ
dan utuslah
فِيْهِمْ
pada/untuk mereka
رَسُوْلًا
seorang Rasul
مِّنْهُمْ
dari (kalangan) mereka
يَتْلُوْا
akan membacakan
عَلَيْهِمْ
atas mereka
اٰيٰتِكَ
ayat-ayat Engkau
وَيُعَلِّمُهُمُ
dan ia mengajar mereka
الْكِتٰبَ
Al Kitab
وَالْحِكْمَةَ
dan hikmat
وَيُزَكِّيْهِمْ
dan mensucikan mereka
ۗ
اِنَّكَ
sesungguhnya Engkau
اَنْتَ
Engkau
الْعَزِيْزُ
Maha Perkasa
الْحَكِيْمُ
Maha Bijaksana
ࣖ
﴿١٢٩﴾
Ya Tuhan kami, utuslah di tengah mereka seorang rasul dari kalangan mereka sendiri, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat-Mu dan mengajarkan Kitab dan Hikmah kepada mereka, dan menyucikan mereka. Sungguh, Engkaulah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.”
136 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Ya Tuhan kami, utuslah di tengah umat ini seorang Rasul dari keturunan Ismail yang akan membacakan ayat-ayat Mu kepada mereka, dan mengajarkan mereka Alquran dan as-sunnah, serta membersihkan mereka dari Syirik dan akhlak buruk. Sesungguhnya Engkau maha perkasa Dzat yang tidak terkalahkan oleh apapun, lagi maha bijaksana yang meletakkan segala sesuatu pada tempatnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/568-surat-al-baqarah-ayat-129.html
Tafsir as-Sa'di
129. “Ya tuhan kami, utuslah kepada mereka, ” maksudnya kepada keturunan kami “seorang Rosul di antara mereka, ” agar lebih tinggi derajatnya, agar ditaati dan agar mereka mengenalnya dengan sebaik-baiknya, “yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayatMu” dari sisi lafazhnya, menjaga dan menghafal, “dan mengajarkan kepada mereka al-Kitab (al-Qur’an) dan al-Hikmah (as-sunnah), ” sebagai makna darinya “serta menyucikan mereka, ” dengan mendidik mereka atas amalan-amalan shalih dan menjauhkan dari amalan-amalan buruk yang membuat jiwa tidak suci dengannya. “Sesungguhnya Engkaulah yang Mahaperkasa” maksudnya, yang mampu menundukkan segala sesuatu dan yang tidak dapat dibendung kekuatanNya oleh apa pun, ”lagi Mahabijaksana”, yang meletakkan segala sesuatu pada tempatnya maka dengan kemuliaan dan kebijaksanaanMu, utuslah Rosul tersebut kepada mereka. Maka Allah mengabulkan doa mereka berdua, dan Allah mengutus Rosul yang mulia ini (Muhammad) yang dengan beliau keturunan mereka berdua dirahmati Allah secara khusus dan seluruh makhluk secara umum. Oleh karena itu Nabi Muhammad sholallohu 'alaihi wasallam bersabda "aku adalah do'a bapakku Ibrahim" (HR. Ahmad No 1545)
Sumber: https://tafsirweb.com/568-surat-al-baqarah-ayat-129.html
Tafsir Al-Wajiz
“Ya Tuhan kami, utuslah dari bangsa Arab – anak keturunan Ibrahim dan Ismail – sebagi rasul. Dia adalah adalah Muhammad ﷺ, yang menyampaikan wahyu-Mu kepada mereka. Yang mengajarkan Alquran, hukum syariat, fiqih agama, rahasia-rahasia di bali setiap perkara, dan yang menghindarkan mereka dari syirik, maksiat dan akhlak yang buruk.Sesengguhnya Engkau adalah Tuhan Yang Maha Perkasa dan Maha Menaklukkan, yang tidak akan membuat sesuatu apapun terkecuali di dalamnya ada hikmah dan kemanfaatan
Sumber: https://tafsirweb.com/568-surat-al-baqarah-ayat-129.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Allah سبحانه وتعالى berfirman sembari memberitahukan tentang kesempurnaan doa nabi Ibrahim kepada penduduk Ka'bah, yaitu agar Allah mengutus di antara mereka seorang Rasul dari keturunan nabi Ibrahim. Doa ini telah dikabulkan sesuai kehendak Allah sebelumnya dengan menetapkan nabi Muhammad ﷺ - sebagai Rasul bagi bangsa Arab yang buta huruf, dan juga kepada seluruh bangsa Arab dan non-Arab dari golongan manusia dan jin, seperti yang disampaikan oleh Irbadh bin Sariyah, dia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda, "Sesungguhnya aku di sisi Allah adalah penutup para nabi, sedangkan nabi Adam pun masih dalam keadaan antara air tanah. Aku akan memberi tahu kalian tentang yang pertama dari hal itu, yaitu doa bapakku nabi Ibrahim, kabar gembira nabi Isa tentangku, dan mimpi ibuku yang dilihatnya, juga ibu-ibu para nabi, semuanya melihat mimpi tentangku" Terkait firman Allah سبحانه وتعالى: (dan mengajarkan Kitab kepada mereka) maksudnya adalah Al-Quran, (dan Al-Hikmah) maksudnya: Sunnah.Pendapat ini disebutkan oleh Hasan, Qatadah, Muqatil bin Hayyan, Abu Malik, dan lainnya. Ada yang mengatakan: pemahaman dalam agama dan tidak ada pertentangan dalam hal itu. (dan menyucikan mereka) Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa maksudnya adalah ketaatan kepada Allah dan ikhlas. Terkait firmanNya: (Sungguh, Engkaulah Yang Maha perkasa, Maha bijaksana) Artinya: Maha Perkasa yang tidak ada yang mampu mengalahkannya, dan Dia berkuasa atas segala sesuatu.Maha Bijaksana dalam perbuatan dan firmanNya sehingga meletakkan segala sesuatu pada tempatnya karena ilmuNya, hikmahNya, dan keadilanNya
Sumber: https://tafsirweb.com/568-surat-al-baqarah-ayat-129.html
Informasi
Surat
البقرة (Al-Baqarah)
Sapi — 286 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
129 dari 286 ayat
Juz
Juz 1
Halaman
Halaman 20
Ruku
Ruku 16
Manzil
Manzil 1
Hizb
Hizb 4 (8/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-136 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-2