يونس (Yunus)
Per AyatMushaf
اَكَانَ
adakah/patutkah
لِلنَّاسِ
bagi manusia
عَجَبًا
keheranan
اَنْ
bahwa
اَوْحَيْنَآ
Kami mewahyukan
اِلٰى
kepada
رَجُلٍ
seorang laki-laki
مِّنْهُمْ
diantara mereka
اَنْ
bahwa
اَنْذِرِ
ia memberi peringatan
النَّاسَ
manusia
وَبَشِّرِ
dan gembirakanlah
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
اٰمَنُوْٓا
beriman
اَنَّ
bahwa
لَهُمْ
bagi mereka
قَدَمَ
kedudukan
صِدْقٍ
kebenaran
عِنْدَ
disisi
رَبِّهِمْ
Tuhan mereka
ۗ
قَالَ
berkata
الْكٰفِرُوْنَ
orang-orang kafir
اِنَّ
bahwa
هٰذَا
ini
لَسٰحِرٌ
sungguh tukang sihir
مُّبِيْنٌ
nyata
﴿٢﴾
Pantaskah manusia menjadi heran bahwa Kami memberi wahyu kepada seorang laki-laki di antara mereka, “Berilah peringatan kepada manusia dan gembirakanlah orang-orang beriman bahwa mereka mempunyai kedudukan yang tinggi di sisi Tuhan.” Orang-orang kafir berkata, “Orang ini (Muhammad) benar-benar pesihir.”
1366 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Apakah merupakan suatu perkara yang mengherankan bagi manusia, bila kami menurunkan wahyu berupa al-qur’an kepada seorang lelaki dari mereka, yang memperingatkan mereka dari siksaan Allah, dan memberikan kabar gembira kepada orang-orang yang beriman kepada Allah dan para rasulNya, bahwa bagi mereka pahala yang baik atas apa yang telah mereka perbuat sebelumnya berupa amal shalih? maka ketika rasul Allah datang kepada mereka dengan membawa wahyu Allah dan membacakannya kepada mereka, orang-orang yang ingkar berkata, ”sesungguhnya Muhammad itu tukang sihir, dan apa yang dia bawa merupakan sihir yang nyata kebatilannya, ”
Sumber: https://tafsirweb.com/3276-surat-yunus-ayat-2.html
Tafsir as-Sa'di
2. Meskipun demikian, kebanyakan mereka berpaling, maka mereka tidak mengetahui, mereka heran, “bahwa Kami mewahyukan kepada seorang laki-laki di antara mereka, ‘Berilah peringatan kepada manusia,” terhadap azab Allah, takut-takutilah mereka dengan siksaNya dan ingatkanlah mereka dengan ayat-ayat Allah, “dan gembirakanlah orang-orang beriman”, dengan iman yang benar, “bahwa mereka mempunyai kedudukan yang tinggi di sisi Rabb mereka.” Maksudnya mereka mempunyai balasan yang melimpah dan pahala yang tersimpan di sisi Allah karena amal-amal shalih yang benar yang mereka kerjakan dahulu. Orang-orang kafir merasa heran terhadap orang agung ini dengan keheranan yang membuat mereka mengingkarinya. “Orang-orang kafir berkata,” yaitu tentangnya “Sesungguhnya orang ini (Muhammad) benar-benar adalah tukang sihir yang nyata.” Yakni dengan sihir yang jelas, tidak samar bagi siapa pun menurut mereka.Ini adalah kebodohan dan pengingkaran mereka. Mereka merasa heran terhadap suatu perkara yang tidak layak dianggap suatu keheranan dan keanehan. Padahal seharusnya yang dianggap suatu yang mengherankan itu justru kebodohan mereka terhadap kemaslahatan mereka, bagaimana (mungkin bisa terjadi) mereka tidak beriman kepada Rasulullah yang mulia yang diutus oleh Allah dari kalangan mereka sendiri.Mereka benar-benar mengenalnya, akan tetapi menentang dakwahnya dan berusaha membatalkan agamanya. Allah akan tetap menyempurnakan cahayaNya meskipun orang-orang kafir membencinya.
Sumber: https://tafsirweb.com/3276-surat-yunus-ayat-2.html
Tafsir Al-Wajiz
2. Apakah pemberian wahyu Kami berupa Al-Qur’an itu patut menjadi sebab keheranan orang-orang musyrik Arab? Dalam hal itu tidak ada yang mengherankan, yaitu pemberian wahyu kepada laki-laki dari golongan mereka, yaitu golongan manusia.Seakan-akan mereka menginginkan seorang rasul dari selain golongan mereka, sekalipun dari malaikat atau jin ketika tujuan penyampaian risalah itu telah sampai, (hal itu) karena mereka melupakannya. Kami berfirman kepada lelaki yang sudah diketahui kejujurannya ini supaya memperingatkan manusia yang bermaksiat dengan neraka dan memberi kabar gembira orang-orang yang mengimani Al-Qur’an ini bahwa mereka akan mendapat tempat yang tinggi di sisi Tuhan. Dan tatkala orang-orang kafir mendengar sebagian ayat-ayat Al-Qur’an, maka mereka berkata: “Sesungguhnya lelaki ini (yaitu Muhammad ﷺ) adalah penyihir yang jelas lagi nyata.” Ibnu Abbas berkata: “Ketika Allah mengutus nabi Muhammad ﷺ sebagai seorang rasul, bangsa Arab mengingkari hal itu, atau sebagian orang mengingkari itu dan berkata: “Allah Maha Agung dari perkara mengangkat rasul dari golongan manusia seperti Muhammad” Lalu Allah yang Maha Luhur dan Maha Agung menurunkan ayat {A kaana linnasi ‘ajaban ..}”
Sumber: https://tafsirweb.com/3276-surat-yunus-ayat-2.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 1-2 Mujahid berkata tentang firmanNya: (Alif Lam Ra. Inilah ayat-ayat Kitab yang mengandung hikmah (l)) dia berkata yaitu kitab Taurat dan Zabur Firman Allah سبحانه وتعالى: (Patutkah menjadi keheranan bagi manusia) Allah سبحانه وتعالى berfirman mengingkari keherananrang-orang kafir terhadap pengutusan para rasul dari kalangan manusia, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang umat-umat terdahulu yang berkata: (Apakah manusia yang akan memberi petunjuk kepada kami?) (Surah At-Taghabun: 6) nabi Hud dan nabi Shalih berkata kepada kaumnya (Dan apakah kalian (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepada kalian peringatan dari Tuhan kalian dengan perantaraan seorang laki-laki dari golongan kalian) (Surah Al-A'raf: 63) Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang orang-orang kafir Quraisy, bahwa mereka berkata: (Mengapa ia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan Yang Maha Esa?Sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang sangat mengherankan (5)) (Surah Shad) Firman Allah: (bahwa mereka mempunyai kedudukan yang tinggi di sisi Tuhan mereka) Para ulama berbeda pendapat tentang ayat ini Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (gembirakanlah orang-orang beriman, bahwa mereka mempunyai kedudukan yang tinggi di sisi Tuhan mereka) dia berkata telah terdahulu dalam kitab pertama bahwa mereka mendapatkan kebahagiaan.Mujahid berkata tentang firmanNya: (bahwa mereka mempunyai kedudukan yang tinggi di sisi Tuhan mereka) yaitu amal shalih, yaitu shalat, puasa, sedekah, dan tasbih mereka. Fudhail bin Amr Al-Jaun meriwayatkan dari Qatadah atau Al-Hasan tentang firmanNya (bahwa mereka mempunyai kedudukan yang tinggi di sisi Tuhan mereka) nabi Muhammad ﷺ memberi syafaat kepada mereka. Demikian juga dikatakan oleh Zaid bin Aslam dan Muqatil bin Hayyan.Qatadah berkata,”Kebenaran yang telah dikerjakan di sisi Tuhan mereka”. Ibnu Jarir memilih pendapat Mujahid, bahwa sesungguhnya amal shalih yang telah mereka kerjakan. sebagaimana dikatakan,"Telah dahulu dilakukan dalam agama Islam, ". sebagaimana perkataan Hassan: Kami mempunyai jasa yang besar kepadamu dan kami berbeda dengan para pendahulu kami dalam ketaatan kepada Allah, sebagai jasa berikutnya. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Orang-orang kafir berkata, "Sesungguhnya orang ini (Muhammad) benar-benar adalah tukang sihir yang nyata”) yaitu bersamaan dengan Kami mengutus kepada mereka seorang rasul dari kalangan mereka untuk menyampaikan kabar gembira dan memberi peringatan ( orang-orang kafir berkata, "Sesungguhnya orang ini (Muhammad) benar-benar adalah tukang sihir yang nyata”) yaitu jelas, dan mereka adalah orang-orang yang mendustakan hal itu.
Sumber: https://tafsirweb.com/3276-surat-yunus-ayat-2.html
Informasi
Surat
يونس (Yunus)
Yunus — 109 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
2 dari 109 ayat
Juz
Juz 11
Halaman
Halaman 208
Ruku
Ruku 172
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 42 (83/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1366 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-10