يونس (Yunus)

Per AyatMushaf
اِنَّ
sesungguhnya
رَبَّكُمُ
Tuhan kalian
اللّٰهُ
Allah
الَّذِيْ
yang
خَلَقَ
telah menciptakan
السَّمٰوٰتِ
langit(jamak)
وَالْاَرْضَ
dan bumi
فِيْ
dalam
سِتَّةِ
enam
اَيَّامٍ
hari/masa
ثُمَّ
kemudian
اسْتَوٰى
Dia menuju
عَلَى
diatas
الْعَرْشِ
'Arasy
يُدَبِّرُ
Dia mengatur
الْاَمْرَۗ
segala urusan
مَا
tidak
مِنْ
dari
شَفِيْعٍ
seorang pemberi syafaat
اِلَّا
kecuali
مِنْۢ
dari
بَعْدِ
sesudah
اِذْنِهٖۗ
izinNya
ذٰلِكُمُ
demikian
اللّٰهُ
Allah
رَبُّكُمْ
Tuhan kalian
فَاعْبُدُوْهُۗ
maka sembahlah Dia
اَفَلَا
maka apakah tidak
تَذَكَّرُوْنَ
kamu mengambil pelajaran
﴿٣﴾
Sesungguhnya Tuhan kamu Dialah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy (singgasana) untuk mengatur segala urusan. Tidak ada yang dapat memberi syafaat kecuali setelah ada izin-Nya. Itulah Allah, Tuhanmu, maka sembahlah Dia. Apakah kamu tidak mengambil pelajaran?
1367 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya tuhan kalian adalah Dzat yang menciptakan langit dan bumi dalam masa enam hari. Kemudian Dia bersemayam (diatas dan tinggi) di atas arsy dengan bersemayam yang layak dengan keagungan dan kebesaranNya, mengatur urusan-urusan seluruh makhlukNya, tidak ada seorang pun yang sanggup melawanNya dalam keputusanNya. Dan tidak ada pemberi syafaat yang memberikan syafaat di sisiNya pada hari kiamat, kecuali setelah Dia memberi izin bagimnya untuk memberikan syafaaat, maka beribadhalah kalian kepada Allah, tuhan kalian yang memiliki sifat-sifat tersebut, dan murnikanlah ibadah kepadaNya. apakah kalian tidak mengambil ibrah dan mengambil pelajaran dari ayat-ayat dan hujjah- hujjah ini?

Sumber: https://tafsirweb.com/3277-surat-yunus-ayat-3.html

Tafsir as-Sa'di

3. Allah berfirman menjelaskan rububiyah, uluhiyah dan kebesaranNYa ”Sesungguhnya Rabbmu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari,” padahal Dia mampu menciptakannya dalam sekejap, akan tetapi (hal itu Dia lakukan) karena Dia mempunyai hikmah ilahiyah di dalamnya, dan karena Dia lembut dalam perbuatanNya.Dan di antara hikmahNya padanya adalah bahwa Dia menciptakannya dengan kebenaran dan untuk kebenaran, dan agar Dia dikenal dengan nama-nama dan sifatNya, serta diesakan dengan ibadah, “kemudian” setelah penciptaan langit dan bumi. “Dia bersemayam di atas Arasy”, dengan bersemayam yang sesuai dengan kebesaranNya “untuk mengatur segala urusan”, di langit dan di bumi, berupa menghidupkan dan mematikan, menurunkan rizki, memutar hari di antara manusia, mengangkat kesulitan dari orang-orang yang tertimpa kesulitan, menjawab permohonan orang-orang yang memohon kepadaNya. Segala macam penataan turun dariNya dan naik kepadaNya. Seluruh makhluk tunduk kepada keperkasaanNya, patuh kepada kebesaran dan kekuasaanNya. “Tiada seorang pun yang akan memberi syafaat kecuali sesudah ada izinNya.” Tiada seorang pun dari mereka berani memberi syafaat meski dia adalah makhluk terbaik sehingga Allah mengizinkannya, dan Dia tidak mengizinkan kecuali kepada orang yang diridhaiNya, dan Dia tidak ridha kecuali pada ahli tauhid dan keikhlasan kepadaNya. “(Dzat) yang demikian itulah”, yang keadaanNya seperti ini adalah “Allah, Rabbmu.” Dia –lah Allah yang memiliki sifat ilahiyah yang meliputi seluruh sifat-sifat kesempurnaan dan sifat rububiyah yang meliputi seluruh sifat-sifat perbuatan. “Maka sembahlah Dia.” Esakanlah dalam segala bentuk ibadah yang kamu mampu. “Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran?” dari dalil-dalil yang menunjukkan bahwa hanya Dia yang berhak disembah, dipuji, pemilik kebesaran dan kemuliaan?

Sumber: https://tafsirweb.com/3277-surat-yunus-ayat-3.html

Tafsir Al-Wajiz

3. Wahai Nabi, beritahu mereka bahwa Tuhan kalian adalah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam 6 hari, lalu beristiwa’ di atas ‘Arsy, yaitu istiwa’ yang sesuai dengan keagungan dan kebesaranNya. ‘Arsy adalah makhluk agung yang sesuai denganNya dan kita tidak mengetahui hakikat Arys. Dia (Allah) mengatur sendiri urusan semua makhluk.Tidak ada satupun pada hari kiamat yang bisa memberi syafaat kepada orang lain kecuali dengan dua syarat yaitu dengan seizinNya kepada yang memberi syafaat. Dan izin itu hanya untuk orang yang diridhaiNya sesuai ketentuan dan kebijaksanaanNya. Ini adalah dalil tentang kebebasan Allah dalam mengatur segala urusan.Itulah Allah satu-satunya Tuhan kalian, Tidak ada satupun yang menyertainya dalam urusan ketuhanan dan pengaturan. Maka menyembahlah hanya kepadaNya. Apakah kalian tidak berpikir bahwa sang pencipta lagi mengatur inilah yang satu-satunya disembah?!

Sumber: https://tafsirweb.com/3277-surat-yunus-ayat-3.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia adalah Tuhan alam semesta, dan Dia adalah Dzat yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa. Dikatakan bahwa seperti dengan hari-hari ini. Dikatakan juga bahwa satu hari seperti seribu tahun menurut perhitungan kalian, sebagaimana penejelasannya akan disampaikan nanti. (kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy) 'Arsy adalah makhluk yang paling agung dan merupakan atap dari semua makhluk.Firman Allah: (untuk mengatur segala urusan) yaitu Dia mengatur semua makhluk (Tidak ada tersembunyi dari-Nya seberat zarrah pun yang ada di langit dan yang ada di bumi) (Surah Saba’: 3) Tidak ada sesuatu pun yang menyibukkanNya, tidak ada satupun masalah yang membuatNya keliru, dan Dia tidak pernah bosan atas desakan orang-orang yang meminta dengan mendesak, dan tidak ada pengaturan sesuatu yang besar yang membuatNya abai terhadap sesuatu yang kecil pada gunung-gunung, lautan, kota-kota, dan padang pasir (Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah­lah yang memberi rezekinya) (Surah Hud: 6) dan (dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuz)) (Surah Al-An'am: 59) Firman Allah: (Tiada seorangpun yang akan memberi syafaat kecuali sesudah ada keizinanNya) sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Tiada seorang pun yang dapat memberi syafaat di sisi Allah melainkan dengan seizin dariNya) (Surah Al-Baqarah: 255) Firman Allah: ((Dzat) yang demikian itulah Allah.Tuhan kalian, maka sembahlah Dia. Maka apakah kalian tidak mengambil pelajaran?) yaitu esakanlah Dia dengan hanya menyembahNya, tidak ada sekutu bagiNya (Maka apakah kalian tidak mengambil pelajaran?) yaitu wahai orang-orang musyrik, dalam urusan kalian; kalian menyembah tuhan yang lain beserta Allah, dan kalian mengetahui bahwa Dia adalah Dzat yang Maha Esa yang menciptakan makhluk. Sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka.”Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?” Tentu mereka akan menjawab,"Allah") (Surah Az-Zukhruf: 87)

Sumber: https://tafsirweb.com/3277-surat-yunus-ayat-3.html

Informasi

Surat

يونس (Yunus)

Yunus — 109 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

3 dari 109 ayat

Juz

Juz 11

Halaman

Halaman 208

Ruku

Ruku 172

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 42 (83/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1367 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-10