يونس (Yunus)
Per AyatMushaf
اِلَيْهِ
kepadaNya
مَرْجِعُكُمْ
tempat kembalimu
جَمِيْعًاۗ
semuanya
وَعْدَ
janji
اللّٰهِ
Allah
حَقًّاۗ
benar
اِنَّهٗ
sesungguhnya Dia
يَبْدَؤُا
Dia memulai menciptakan
الْخَلْقَ
makhluk
ثُمَّ
kemudian
يُعِيْدُهٗ
Dia mengembalikannya
لِيَجْزِيَ
karena Dia hendak memberi balasan
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
اٰمَنُوْا
beriman
وَعَمِلُوا
dan mereka beramal
الصّٰلِحٰتِ
kebajikan/saleh
بِالْقِسْطِۗ
dengan adil
وَالَّذِيْنَ
dan orang-orang yang
كَفَرُوْا
kafir/ingkar
لَهُمْ
bagi mereka
شَرَابٌ
minuman
مِّنْ
dari
حَمِيْمٍ
air yang sangat panas
وَّعَذَابٌ
dan azab
اَلِيْمٌ
pedih
ۢبِمَا
dengan apa/disebabkan
كَانُوْا
adalah mereka
يَكْفُرُوْنَ
mereka kafir
﴿٤﴾
Hanya kepada-Nya kamu semua akan kembali. Itu merupakan janji Allah yang benar dan pasti. Sesungguhnya Dialah yang memulai penciptaan makhluk kemudian mengulanginya (menghidupkannya kembali setelah berbangkit), agar Dia memberi balasan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan dengan adil. Sedangkan untuk orang-orang kafir (disediakan) minuman air yang mendidih dan siksaan yang pedih karena kekafiran mereka.
1368 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Kepada tuhan kalian lah kalian semua kembali pada hari kiamat. Ini adalah janji Allah yang benar. Dialah yang memulai penciptaan makhluk, kemudian akan menghidupkannya kembali sesudah kematian.Dia akan menciptakannya dalam keadan hidup sebagaimana rupa fisiknya semula, agar Dia memberikan balasan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rosulNya, serta melakukan amal-amal shalih dengan balasan terbaik dan keadilan. Dan orang-orang yang mengingkari keesaan Allah, dan risalah para rasulNya, bagi mereka minuman dari air yang sangat panas, yang dapat membakar wajah-wajh dan memotong usus perut, dan bagi mereka siksaan yang pedih, disebabkan kekafiran dan kesesatan mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/3278-surat-yunus-ayat-4.html
Tafsir as-Sa'di
4. Manakala Dia menyebutkan hukumNya yang bersifat Qadari yaitu penataan yang umum dan hukumNya yang bersifat diniyah yaitu syariatNya di mana kandungan dan maksudnya adalah ibadah kepadaNya semata, tidak ada sekutu bagiNya, maka Dia menyebutkan hukum jaza’I yaitu pembalasanNya terhadap amal sesudah mati. Dia berfirman, “Hanya kepadaNya-lah kamu semuanya akan kembali.” Maksudnya Dia akan mengumpulkan sesudah matimu pada hari pertemuan yang ditentukan. “Sesungguhnya Allah menciptakan makhluk dari permulaannya kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali (sesudah berbangkit).” Dzat yang mampu menciptakan makhluk dari permulaan pastilah mampu mengembalikannya.Orang yang melihat penciptaan dari permulaan kemudian mengingkari pembangkitan makhluk kembali adalah orang yang tak berakal, dia mengkingkari satu dari dua hal yang sama persis dengan menetapkan sesuatu yang lebih layak daripadanya. Ini adalah dalil aqli yang jelas atas hari kebangkitan. Kemudian Allah menyebutkan dalil naqli, maka Dia berfirman, “Sebagai janji yang benar dari Allah.” Maksudnya janjiNya adalah benar, ia pasti disempurnakan, “agar Dia memberi pembalasan kepada orang-orang yang beriman”, dengan hati mereka kepada sesuatu yang diperintahkan oleh Allah untuk diimani, “dan yang mengerjakan amal shalih”, meliputi yang wajib dan yang dianjurkan dengan anggota badan mereka “dengan adil.” Yakni dengan iman dana mal merreka sebagai balasan yang telah Dia jelaskan dan sampaikan kepada hamba-hambaNya bahwa ia adalah kenikmatan yang rahasaianya tidak diketahui oleh jiwa. “SEdangkan orang-orang kafir”, kepada ayat-ayat Allah dan mendustakan rasul-rasul Allah, “mereka mendapatkan minuman air yang panas”, yang membakar wajah dan menghancurkan isi perut, “dan azab yang pedih”, berupa berbagai macam bentuk azab “disebabkan kekafiran mereka”, maksudnya disebabkan kekafiran dan kezhaliman mereka, Allah tidak menzhalimi mereka, akan tetapi merekalah yang menzhalimi diri mereka sendiri.
Sumber: https://tafsirweb.com/3278-surat-yunus-ayat-4.html
Tafsir Al-Wajiz
4. Wahai manusia, tempat kembali kalian semua pada hari kiamat hanya kepada Allah. Proses pengembalian kalian dengan dibangkitkan lalu dihisab itulah janji dari Allah سبحانه وتعالى dan kebenaran yang tidak mungkin diingkari.Sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى memulai penciptaan (makhluk) dari tanah lalu menghidupkannya kembali seusai mati untuk dibalas pada hari kiamat. Lalu Dia (Allah) memberi pahala orang-orang mukmin yang mengerjakan amal shalih dengan adil tanpa ada kesewenang-wenangan di dalamnya. Adapun bagi orang-orang kafir dalam neraka Jahanam itu minuman yang amat panas dan azab yang sangat pedih
Sumber: https://tafsirweb.com/3278-surat-yunus-ayat-4.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa hanya kepadaNyalah tempat kembali semua makhluk pada hari kiamat, tidak ada seorang pun dari mereka yang tertinggal, sehingga Dia mengembalikannya sebagaimana permulaannya ketika Dia menciptakannya. Kemudian Allah menyebutkan bahwa sebagaimana Dia memulai penciptaan makhluk, demikian juga Dia membangkitkannya lagi (Dan Dialah yang menciptakan (manusia) dari permulaan, kemudian mengembalikan (menghidupkan)nya kembali, dan menghidupkan kembali itu adalah lebih mudah bagi-Nya) (Surah Ar-Rum: 27). (agar Dia memberi pembalasan kepada orang-orang yang beriman dan yang mengerjakan amal saleh dengan adil) yaitu dengan adil dan balasan sepenuhnya (Dan untuk orang-orang yang kafir disediakan minuman air yang panas dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereda) yaitu karena kekafiran mereka, mereka akan diazab pada hari kiamat dengan berbagai macam azab (dalam siksaan angin yang sangat panas dan air yang mendidih, dan naungan asap yang hitam (43)) (Surah Al-Waqi’ah)
Sumber: https://tafsirweb.com/3278-surat-yunus-ayat-4.html
Informasi
Surat
يونس (Yunus)
Yunus — 109 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
4 dari 109 ayat
Juz
Juz 11
Halaman
Halaman 208
Ruku
Ruku 172
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 42 (83/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1368 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-10