يونس (Yunus)

Per AyatMushaf
وَمَا
dan tidak
كَانَ
ada
النَّاسُ
manusia
اِلَّآ
kecuali
اُمَّةً
umat
وَّاحِدَةً
satu
فَاخْتَلَفُوْاۗ
maka/lalu mereka berselisih
وَلَوْلَا
dan jikalau tidak
كَلِمَةٌ
kalimat/ketetapan
سَبَقَتْ
terdahulu
مِنْ
dari
رَّبِّكَ
Tuhanmu
لَقُضِيَ
pasti telah diputuskan
بَيْنَهُمْ
diantara mereka
فِيْمَا
dalam/tentang apa
فِيْهِ
didalamnya
يَخْتَلِفُوْنَ
mereka perselisihkan
﴿١٩﴾
Dan manusia itu dahulunya hanyalah satu umat, kemudian mereka berselisih. Kalau tidak karena suatu ketetapan yang telah ada dari Tuhanmu, pastilah telah diberi keputusan (di dunia) di antara mereka, tentang apa yang mereka perselisihkan itu.
1383 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dahulu manusia berada di atas ajaran agama yang satu, yaitu islam. Kemudian mereka berselisih setelah itu. sebagain dari mereka menjadi kafir dan sebagain yang lain tetap teguh di atas kebenaran. kalaulah bukan karena ketetapan dari Allah yang telah berlalu untuk memberikan penundaan (siksaan) bagi orang yang bermaksiat dan tidak segera menghukum mereka karena dosa-dosa mereka, pastilah mereka akan diputuskan, dengan membinasakan orang-orang yang berada di atas kebatilan dari mereka dan menyelamatkan para pengikut kebenaran.

Sumber: https://tafsirweb.com/3293-surat-yunus-ayat-19.html

Tafsir as-Sa'di

19. “Manusia dahulunya hanyalah satu umat”, mereka bersepakat pada agama yang benar, akan tetapi (setelah itu) mereka berelisih, maka Allah mengutus para nabi, sebagai pemberi peringatan, dan Allah menurunkan bersama mereka Kitab yang benar, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. “Kalau bukanlah karena suatu ketetapan yang telah ada dari Rabbmu dahulu”, dengan memberikan tempo kepada orang-orang yang durhaka dan tidak menyegerakan azab kepada mereka, “pastilah telah diberi keputusan di antara mereka”, dengan menyelamatkan orang-orang Mukmin dan membinasakan orang-orang kafir yang mendustakan, dan itu menjadi pembeda antara mereka “tentang apa yang mereka perselisihkan itu.” Akan tetapi Dia ingin menguji sebagian dari mereka dengan sebagian yang lain agar jelas mana yang benar dan mana yang dusta.

Sumber: https://tafsirweb.com/3293-surat-yunus-ayat-19.html

Tafsir Al-Wajiz

19. Secara fitrah manusia itu hanyalah satu umat yang bertauhid dan beriman kepada Allah serta berada pada satu agama yang benar, kemudian mereka saling bertentangan sehingga sebagian ada yang beriman dan kafir. Jika tidak telah berlalu janji Allah untuk menangguhkan azab sampai hari kiamat, niscaya akan ditentukan hukum di antara mereka di dunia tentang sesuatu yang mereka pertentangkan, lalu orang-orang yang bathil akan dibinasakan dan orang-orang mukmin akan diselamatkan.

Sumber: https://tafsirweb.com/3293-surat-yunus-ayat-19.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 18-19 Allah سبحانه وتعالى mengingkari orang-orang musyrik yang menyembah Allah dengan sembahan-sembahan selainNya dengan menyangka bahwa sembahan-sembahan itu memberi manfaat kepada mereka dengan syafaatnya di sisi Allah. Lalu Allah memberitahukan bahwa sembahan-sembahan itu tidak memberikan mudharat, tidak memberikan manfaat, dan tidak memiliki sesuatu apa pun. Apa yang mereka sangkakan itu tidak terjadi selamanya.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Katakanlah, "Apakah kalian mengabarkan kepada Allah apa yang tidak diketahui-Nya baik di langit dan tidak (pula) di bumi?”) Ibnu Jarir berkata bahwa maknanya adalah "Apakah kalian memberitahukan kepada Allah apa yang tidak ada di langit dan di bumi?" Kemudian Allah membersihkan DzatNya yang Maha Mulia dari kemusyrikan dan kekafiran mereka. Lalu Allah berfirman: (Mahasuci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka mempersekutukan (itu)) Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa kemusyrikan ini terjadi di kalangan manusia, meskipun sebelumnya belum ada, dan semua manusia itu pada awalnya berada pada satu agama, yaitu agama Islam.Ibnu Abbas berkata bahwa jarak antara nabi Adam dan nabi Nuh adalah sepuluh generasi dan semuanya memeluk agama Islam. Kemudian terjadi perselisihan di antara manusia, lalu berhala-berhala, sekutu-sekutu dan tandingan-tandingan disembah, kemudian Allah mengutus para rasul dengan membawa ayat-ayatNya yang jelas, hujjah-hujjah dan bukti-bukti-Nya yang kuat (yaitu agar orang yang binasa itu binasanya dengan keterangan yang nyata dan agar orang yang hidup itu hidupnya dengan keterangan yang nyata (pula)) (Surah Al-Anfal: 42) dan firmanNya (Kalau tidaklah karena suatu ketetapan yang telah ada dari Tuhan kalian dahulu) yaitu seandainya tidak ada ketetapan terlebih dahulu dari Allah bahwa Dia tidak akan mengazab seorang pun kecuali sesudah adanya hujjah atasnya, dan menangguh­kan makhlukNya sampai dengan waktu yang telah ditentukan., maka Dia sudah memberi keputusan di antara mereka tentang apa yang mereka perselisihkan itu.Jadi berbahagialah orang-orang mukmin dan celakalah orang-orang kafir.

Sumber: https://tafsirweb.com/3293-surat-yunus-ayat-19.html

Informasi

Surat

يونس (Yunus)

Yunus — 109 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

19 dari 109 ayat

Juz

Juz 11

Halaman

Halaman 210

Ruku

Ruku 173

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 42 (84/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1383 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-10