Per AyatMushaf
وَهُوَ
dan Dia
الَّذِيْ
yang
خَلَقَ
menciptakan
السَّمٰوٰتِ
langit(jamak)
وَالْاَرْضَ
dan bumi
فِيْ
dalam
سِتَّةِ
enam
اَيَّامٍ
masa/hari
وَّكَانَ
dan adalah
عَرْشُهٗ
singgasana-Nya
عَلَى
di atas
الْمَاۤءِ
air
لِيَبْلُوَكُمْ
karena Dia hendak mengujimu
اَيُّكُمْ
siapa diantara kamu
اَحْسَنُ
lebih baik
عَمَلًا
amalnya
ۗوَلَىِٕنْ
dan jika
قُلْتَ
kamu berkata
اِنَّكُمْ
sesungguhnya kalian
مَّبْعُوْثُوْنَ
orang yang dibangkitkan
مِنْۢ
dari
بَعْدِ
sesudah
الْمَوْتِ
mati
لَيَقُوْلَنَّ
niscaya akan berkata
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
كَفَرُوْٓا
kafir/ingkar
اِنْ
tidak lain
هٰذَٓا
ini
اِلَّا
hanyalah
سِحْرٌ
sihir
مُّبِيْنٌ
nyata
﴿٧﴾
Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan ‘Arsy-Nya di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya. Jika engkau berkata (kepada penduduk Mekah), “Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan setelah mati,” niscaya orang kafir itu akan berkata, “Ini hanyalah sihir yang nyata.”
1480 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dan segala yang ada di dalamnya dalam enam hari, dan arsyNya berada di atas air sebelum itu, supaya Dia menguji kalian siapakah dari kalian yang lebih ketaatan dan amalanya kepadaNya, yaitu amal yang dikerjakan ikhlas karena Allah, yang sesuai dengan petunjuk Rasulullah . Dan bila kamu , berkata (wahai rasul) kepada kaum musyrikin dari kaummu, ”sesungguhnya kalian akan dibangkitkan dalam keadaan hidup setelah kematian kalian,” pastilah mereka akan bersegera mendustakan dan mengatakan, ”tidaklah al-qur’an yang kamu bacakan kepada kami kecuali sihir yang nyata.”

Sumber: https://tafsirweb.com/3499-surat-hud-ayat-7.html

Tafsir as-Sa'di

7. Allah mengabarkan bahwa Dia “menciptakan langit dan bumi dalam enam masa” hari pertamanya adalah hari ahad dan hari terakhirnya adalah hari jumat. Dan ketika Dia menciptakan langit dan bumi, maka Dia bersemayam di arasyNya.Dia mengatur dan menata segala urusan menurut kehendakNya yang meliputi hukum hukum syar’i. Oleh karena itu, Dia berfirman ”agar Dia menguji siapakah diantara kamu yang lebih baik amalnya.” Maksudnya, Allah mengujimu tatkala Dia menciptakan segala sesuatu yang ada di langit dan bumi untukmu. Dia mengujimu dengan perintah dan laranganNya, maka Dia melihat siapa yang lebih baik amalnya di antara kamu.Al fudhail bin iyadh berkata ”yang paling ikhlas dan yang paling benar” Dia ditanya ”wahai abu ali apa maksudnya?” Dia menjawab ”jika suatu amal perbuatan itu ikhlas akan tetapi ia tidak benar, maka ia tidak diterima, jika ia benar tetapi tidak ikhlas, maka ia tidak diterima, hingga ia dilakukan secara ikhlas dan benar. Yang ikhlas adalah yang dilakukan karena wajah Allah, dan yang benar adalah yang mengikuti syariat dan sunnah. Ini sebagaimana Allah ”dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan untuk menyembahKu”. ”Allah lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasannya Alah Maka Kuasa atas segala sesuatu, dan bahwa Allah, ilmuNya benar benar meliputi segala sesuatu” Allah menciptakan manusia untuk beribadah kepadaNYa dan mengetahuiNya dengan nama dan sifat sifatNya.Dia memerintah mereka dengan itu. Maka barangsiapa yang tunduk dan dan menunaikan apa yang diperintahkan maka dia termasuk orang orang yang beruntung. Barangsiapa yang berpaling maka mereka adalah orang orang merugi, dan pasti Dia akan mengumpulkan mereka di alam yang mana Dia membalas mereka atas dasar perintah dan laranganNya. oleh karena itu Allah menyebutkan pendustaan orang orang musyrik terhadap hari pembalasan.Dia berfirman ”dan jika kamu berkata (kepada penduduk makkah) sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati niscaya orang orang yang kafir itu akan berkata ’ini tidak lain adalah sihir yang nyata’” Maksudnya. jika kamu berkata dan mengabarkan kepada mereka tentang kebangkitan sesudah kematian niscaya mereka tidak mempercayaimu, justru mereka sangat mendustakanmu dan melecehkan apa yang kamu bawa, dan mereka berkata, ”ini tidak lain adalah sihir yang nyata” Ketahuilah, ia adalah kebenaran yang nyata.

Sumber: https://tafsirweb.com/3499-surat-hud-ayat-7.html

Tafsir Al-Wajiz

7. Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari/masa, adapun ‘Arsy Allah sebelum itu adalah di atas air, 'Arsy adalah makhluk besar. Kita tidak mengetahui hakikat ‘Arsy itu.Kita mengimani tanpa menyerupakannya dengan sesuatu apapun. Itu semua dimaksudkan untuk menguji siapakah di antara kamu yang amalnya lebih baik dalam menjalankan perintah dan meninggalkan larangan-Nya, sehingga yang berbuat baik akan diberi pahala begitu juga yang berbuat buruk akan diberi hukuman. Jika kamu wahai Muhammad berkata kepada penduduk Makkah: “Sesungguhnya kelak sesudah mati, kamu akan dibangkitkan”, niscaya orang-orang yang kafir itu akan berkata: “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata”.

Sumber: https://tafsirweb.com/3499-surat-hud-ayat-7.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 7-8 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang kuasaNya atas segala sesuatu, bahwa Dia adalah Dzat yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari, bahwa 'ArsyNya berada di atas air sebelum itu. Disebutkan dalam hadits shahih Muslim dari Abdullah bin Amr bin ‘Ash, dia berkata,”Rasulullah ﷺ bersabda:,”Sesungguhnya Allah telah menetapkan takdir-takdir semua makhluk sebelum Dia menciptakan langit dan bumi dalam jarak masa lima puluh ribu tahun, dan saat itu 'ArsyNya di atas air” Firman Allah: (agar Dia menguji siapakah di antara kalian yang lebih baik amalnya) yaitu Dia menciptakan langit dan bumi agar bermanfaat bagi hamba-hambaNya yang Dia ciptakan, agar mereka menyembahNya dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatu apa pun. Dan Dia tidak menciptakan hal itu dengan sia-sia, Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya tanpa hikmah. Yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir itu karena mereka akan masuk neraka (27)) (Surah Shad) Firman Allah: (agar Dia menguji siapakah di antara kalian yang lebih baik amalnya) yaitu untuk menguji kalian (siapa di antara kalian yang paling banyak amalnya) Tidak disebutkan paling banyak amalnya, melainkan paling baik amalnya.Dan tidaklah amal itu baik kecuali jika ikhlas karena Allah سبحانه وتعالى dan sesuai dengan syariat Nabi ﷺ jadi ketika suatu amal kehilangan salah satu dari kedua syarat itu, maka amal itu sia-sia. Firman Allah: (dan jika kamu katakan (kepada penduduk Mekah), "Sesungguhnya kalian akan dibangkitkan sesudah mati” niscaya orang kafir itu akan berkata, “Ini hanyalah sihir yang nyata”) Allah سبحانه وتعالى berfirman bahwa wahai Muhammad, jika kamu beritakan kepada orang-orang musyrik itu bahwa Allah akan membangkitkan mereka setelah mati, sebagaimana Dia memulai penciptaan mereka, bersamaan dengan itu, mereka mengetahui bahwa Allah سبحانه وتعالى adalah Dzat yang menciptakan langit dan bumi, sebagaimana Allah berfirman: (Dan sungguh jika kamu tanyakan kepada mereka, "Siapakah yang menciptakan mereka," niscaya mereka menjawab, "Allah") (Surah Az-Zukhruf: 87) bersamaan dengan itu, mereka mengingkari hari kebangkitan dan hari kembali pada hari kiamat, yang mana berdasarkan kuasaNya hal itu lebih mudah daripada memulai penciptaan, sebagaimana Allah berfirman: (Dan Dialah yang menciptakan (manusia) dari permulaan, kemudian mengembalikan (menghidupkan)nya kembali, dan menghidupkan kembali itu adalah lebih mudah) (Surah Ar-Rum: 27) Ucapan mereka: (Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata) yaitu mereka berkata dengan keingkaran dan pembangkangan,"Kami tidak membenarkanmu atas terjadinya hari kebangkitan, dan tidaklah yang menyebutkan hal itu kecuali orang yang telah kamu sihir, lalu dia mengikuti apa yang kamu katakan" Firman Allah: (Dan sesungguhnya jika Kami undurkan azab dari mereka sampai kepada suatu waktu yang ditentukan) Allah سبحانه وتعالى berfirman, "Seandainya Kami tangguhkan azab dan hukuman terhadap orang-orang musyrik itu sampai kepada waktu yang ditentukan atau dibatasi. dan Kami menjanjikan hal itu kepada mereka sampai kepada batas waktu yang ditetapkan, maka mereka akan berkata dengan penuh kedustaan dan meminta disegerakan (Apakah yang menyebabkan azab itu ditangguhkan) yaitu Dia menangguhkan azab ini dari kami.Tabiat mereka telah terbiasa dengan kedustaan dan keraguan, dan mereka tidak mendapatkan jalan keluar darinya. Kata “ummah” di dalam Al-Qur'an dan Sunnah digunakan untuk makna yang beragam. sehingga terkadang yang dimaksud adalah waktu, sebagaimana firmanNya: (suatu waktu yang ditentukan) Makna yang dimaksud dengan “ummah” di sini adalah orang-orang yang diutus kepada mereka seorang rasul, baik yang mukmin maupun yang kafir, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits shahih Muslim,”Demi Tuhan yang jiwaku ada di tanganNya, tidak ada seorang pun yang telah mendengarku dari umat ini baik Yahudi maupun Nasrani, lalu dia tidak beriman kepadaku, melainkan masuk neraka.

Sumber: https://tafsirweb.com/3499-surat-hud-ayat-7.html

Informasi

Surat

هود (Hud)

Hud — 123 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

7 dari 123 ayat

Juz

Juz 12

Halaman

Halaman 222

Ruku

Ruku 183

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 45 (89/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1480 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-11