البقرة (Al-Baqarah)

Per AyatMushaf
كَمَآ
sebagaimana
اَرْسَلْنَا
Kami telah mengutus
فِيْكُمْ
kepadamu
رَسُوْلًا
seorang Rasul
مِّنْكُمْ
diantara kamu
يَتْلُوْا
dia membacakan
عَلَيْكُمْ
atas kalian
اٰيٰتِنَا
ayat-ayat Kami
وَيُزَكِّيْكُمْ
dan dia mensucikan kamu
وَيُعَلِّمُكُمُ
dan dia mengajarkan kamu
الْكِتٰبَ
Al Kitab
وَالْحِكْمَةَ
dan hikmah
وَيُعَلِّمُكُمْ
dan dia mengajarkan kamu
مَّا
apa
لَمْ
belum
تَكُوْنُوْا
kalian menjadi
تَعْلَمُوْنَۗ
(kalian) mengetahui
﴿١٥١﴾
Sebagaimana Kami telah mengutus kepadamu seorang Rasul (Muhammad) dari (kalangan) kamu yang membacakan ayat-ayat Kami, menyucikan kamu, dan mengajarkan kepadamu Kitab (Al-Qur'an) dan Hikmah (Sunnah), serta mengajarkan apa yang belum kamu ketahui.
158 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Sebagaimana Kami telah melimpahkan nikmat kepada kalian dengan perintah menghadap Ka'bah, Kami juga telah mengutus di tengah kalian seorang Rasul dari kaum kalian sendiri yang membacakan ayat-ayat yang menjelaskan kebenaran dari kebatilan, membersihkan kalian dari noda syirik dan keburukan akhlak, dan mengajarkan kepada kalian Alquran dan as-sunnah serta hukum-hukum syariat, serta mengajarkan kepada kalian berita-berita tentang para nabi dan kisah-kisah umat-umat terdahulu yang kalian tidak ketahui.

Sumber: https://tafsirweb.com/616-surat-al-baqarah-ayat-151.html

Tafsir as-Sa'di

151. Allah menyatakan, “Sesungguhnya pemberian nikmat kami atas kalian dengan menghadap ke Ka’bah dan penyempurnaannya dengan dasar-dasar syariat serta nikmat-nikmat penyempurna, bukanlah sesuatu yang aneh dalam kebaikan Kami dan bukan pula yang pertama bahkan kami telah memberikan nikmat atas kalian dengan nikmat-nikmat dasar dan penyempurna nya, dan yang paling besar adalah Kami mengutus kepada kalian seorang Rasul yang mulia dari kalangan kalian, di mana kalian mengetahui garis keturunannya, kejujuran, amanah, kesempurnaan, dan ketulusannya. “yang membacakan ayat-ayat kami kepadamu.” Ini mencakup segala ayat-ayatNya baik ayat Alquran maupun ayat-ayat lainnya, beliau membacakan kepada kalian ayat-ayat yang menjelaskan kebenaran dari kebatilan dan hidayah dari kesesatan, yang menunjukkan kepada kalian, pertama, tentang keesaan Allah dan kesempurnaanNya, kedua, tentang kebenaran rasulNya dan wajibnya beriman kepadanya, kemudian kepada segala hal yang dikabarkan olehnya berupa Hari pembalasan maupun hal-hal yang ghaib, hingga kalian memperoleh Hidayah yang sempurna dan ilmu yang meyakinkan. “Dan menyucikan kamu,” maksudnya, menyucikan akhlak dan jiwa kalian dengan mendidiknya. Dengan akhlak yang mulia, dan membersihkannya dari akhlak yang tercela, dan demikian itu seperti menyucikan mereka dari kesyirikan kepada ketauhidan, dan riya kepada keikhlasan, dari kebohongan kepada kejujuran, dari penghianatan kepada amanah, dan dari kesombongan kepada kerendahan hati, dari akhlak yang buruk kepada akhlak yang luhur, dan dari saling benci, saling bermusuhan. serta saling memutuskan hubungan kepada saling mencintai, saling bersilaturahmi, dan saling kasih mengasihi, dan lain sebagainya dari bentuk-bentuk penyucian. “Dan mengajarkan kepadamu Alkitab,” yaitu, al-qur’an baik lafadznya maupun maknanya, “Dan al-hikmah.” Suatu pendapat berkata, al-hikmah dan as-sunnah.Yang lain berpendapat Al Hikmah adalah mengetahui rahasia-rahasia Syariah dan fiqih serta menempatkan segala sesuatu pada tempatnya. Maka dalam hal ini pengajaran as-sunnah termasuk ke dalam pengajaran Alkitab, karena as-sunnah itu menjelaskan Alquran, menafsirkannya, dan mengutarakan maksudnya, “Dan mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui,” karena mereka itu benar-benar ada dalam kesesatan yang nyata sebelum diutusnya beliau, yang tidak berilmu dan tidak pula beramal. Setiap ilmu maupun amal yang diperoleh umat ini adalah dari Rasulullah dan karena sebab beliaulah semua itu ada.Maka nikmat-nikmat tersebut adalah nikmat-nikmat dasar secara mutlak, dan dia adalah nikmat terbesar yang Allah berikan kepada hamba-hambaNya. Oleh karena itu, tugas mereka selanjutnya adalah bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat tersebut dan menegakkannya. Karena itu Allah berfirman,

Sumber: https://tafsirweb.com/616-surat-al-baqarah-ayat-151.html

Tafsir Al-Wajiz

151. Penyempurnaan nikmat itu seperti penyempurnaan risalah yang dilakukan dengan mengutus Nabi Muhammad ﷺ untuk membacakan ayat-ayat Al-Qur’an, menyucikan diri kalian dari kesyirikan, kecenderungan menyembah berhala, dan akhlak buruk, dan mengajarkan kepada kalian Al-Qur’an, menulis, dan menghilangkan fenomena buta huruf, pemahaman tentang hukum-hukum syariat, dan pengetahuan tentang rahasia-rahasianya, serta mengajarkan kepada kalian tentang urusan dunia dan akhirat, serta sesuatu yang belum kalian ketahui sebelumnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/616-surat-al-baqarah-ayat-151.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 151-152 Allah سبحانه وتعالى mengingatkan hamba-hambaNya yang mukmin akan nikmat yang Dia limpahkan kepada mereka melalui utusanNya, nabi Muhammad ﷺ yang telah diutus oleh Allah kepada mereka, utusan yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah yang jelas dan membersihkan mereka, yaitu membersihkan mereka dari akhlak yanv buruk, kotoran jiwa, dan tindakan-tindakan di zaman jahiliyyah. Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan menuju cahaya, mengajarkan kepada mereka Kitab yaitu Al-Qur'an dan Hikmah yaitu Sunnah, dan mengajarkan kepada mereka apa yang sebelumnya tidak mereka ketahui. Pada masa jahiliyyah yang gelap, mereka menyudutkan diri dengan ucapan-ucapan yang menyesatkan.Namun, dengan berkah risalahnya, mereka pindah kepada kedudukan wali-wali Allah dan pewaris para ulama. Mereka menjadi orang yang paling mendalam ilmunya, paling bersih hatinya, paling ringan beban kewajibannya, dan paling jujur bicaranya. Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sungguh, Allah telah memberi karunia kepada orang-orang beriman ketika (Allah) mengutus seorang Rasul (Muhammad) di tengah-tengah mereka dari kalangan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, menyucikan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Kitab (Al-Qur'an) dan Hikmah (Sunnah), meskipun sebelumnya, mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata (164)) Surah Ali 'Imran) Allah mengecam orang-orang yang tidak menghargai nikmat ini dengan berfirman: (Tidakkah kamu memperhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan ingkar kepada Allah dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan? (28)) (Surah Ibrahim).Ibnu Abbas berkata: "Nikmat Allah yang dimaksud adalah nabi Muhammad ﷺ" Karena itu, Allah memerintahkan orang-orang mukmkn untuk mengakui nikmat ini, dan membalasnya dengan mengingatNya, bersyukur kepadaNya. Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku (152)) Mujahid berkata tentang firmanNya: (Sebagaimana Kami telah mengutus kepadamu seorang Rasul (Muhammad) dari (kalangan) kamu) maknanya yaitu sebagaimana yang telah Aku perbuat (untuk kalian, maka ingatlah kepadaKu" Hasan Al-Basri, Abu Al-‘Aliyah, As-Suddi, dan Ar-Rabi' bin Anas berkata: Sesungguhnya Allah mengingat orang yang mengingatNya, dan Dia menambah pahala bagi orang yang bersyukur, serta Dia mengazab orang yang kufur kepadaNya. Beberapa ulama’ salaf berkata tentang firman Allah سبحانه وتعالى, (bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepadaNya) [Surah Ali Imran: 102] yaitu ditaati sehingga tidak dimaksiati, diingat sehingga tidak dilupakan, dan diberi rasa syukur sehingga tidak diingkari.Diriwayatkan dari Makhul Al-Azdi, dia berkata: Aku bertanya kepada Ibnu Umar, "Bagaimana pendapatmu tentang seseorang yang membunuh, minum khamar, mencuri, dan berzina tetapi dia mengingat Allah?" Padahal Allah berfirman, (ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu) Ibnu Umar menjawab, "Jika dia mengingat Allah dengan hal ini, maka Allah akan mengingatkannya dengan laknatNya sehingga dia terdiam." Hasan Al-Basri berkata tentang firmanNya, (ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu), yaitu, "Ingatlah kepadaKu dalam segala hal yang Aku wajibkan atas kalian, maka Aku akan mengingat kalian atas hal yang wajib Aku berikan atas kalian" Diriwayatkan dari Sa'id bin Jubair, maknanya adalah "Ingatlah Aku dengan taat kepadaKu, niscaya Aku akan mengingat kalian dengan pengampunanKu, atau dalam riwayat lain: dengan rahmatKu." Diriwayatkan dari Ibnu Abbas berkata tentang firmanNya, (ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu) maknanya yaitu " Allah mengingat kalian itu lebih besar daripada kalian mengingatNya" Dalam hadits shahih, Allah سبحانه وتعالى berfirman: "Siapa saja yang mengingat Aku dalam dirinya, maka Aku akan mengingatnya dalam diriKu, dan siapa saja yang mengingatKu dalam perkumpulan, maka Aku mengingatnya dalam perkumpulan yang lebih baik daripada mereka" Diriwayatkan dari Anas, Rasulullah ﷺ bersabda: "Allah سبحانه وتعالى berfirman: "Wahai anak Adam, jika engkau mengingatKu dalam dirimu maka Aku akan mengingatmu dalam diriKu, dan jika engkau mengingatKu pada perkumpulan maka Aku akan mengingatmu pada perkumpulan para malaikat, atau pada perkumpulan yang lebih baik dari mereka.Jika engkau mendekat kepadaKu satu jengkal maka Aku akan mendekat kepadamu satu hasta, jika engkau mendekat kepadaKu satu hasta maka Aku akan mendekat kepadamu satu depa, dan jika engkau mendatangiKu dengan berjalan maka Aku akan mendatangimu dengan berlari”. Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku). Allah سبحانه وتعالى memerintahkan untuk bersyukur, dan menjanjikan tambahan kebaikan atas rasa syukur yang diperssembahkan kepadaNya, maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih" (7)) [Ibrahim]."

Sumber: https://tafsirweb.com/616-surat-al-baqarah-ayat-151.html

Informasi

Surat

البقرة (Al-Baqarah)

Sapi — 286 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

151 dari 286 ayat

Juz

Juz 2

Halaman

Halaman 23

Ruku

Ruku 19

Manzil

Manzil 1

Hizb

Hizb 5 (9/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-158 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-2