يوسف (Yusuf)

Per AyatMushaf
وَقَالَ
dan berkata
الَّذِى
orang yang
اشْتَرٰىهُ
membelinya
مِنْ
dari
مِّصْرَ
Mesir
لِامْرَاَتِهٖٓ
kepada istrinya
اَكْرِمِيْ
muliakan dia
مَثْوٰىهُ
tempatnya
عَسٰىٓ
boleh jadi
اَنْ
bahwa
يَّنْفَعَنَآ
dia bermanfaat bagi kami
اَوْ
atau
نَتَّخِذَهٗ
kita ambil/pungut dia
وَلَدًا
anak
ۗوَكَذٰلِكَ
dan demikianlah
مَكَّنَّا
Kami memberi kedudukan
لِيُوْسُفَ
bagi Yusuf
فِى
di
الْاَرْضِۖ
(muka) bumi
وَلِنُعَلِّمَهٗ
dan karena Kami hendak mengajarkan kepadanya
مِنْ
dari
تَأْوِيْلِ
tabir/pengertian
الْاَحَادِيْثِۗ
kejadian-kejadian/mimpi
وَاللّٰهُ
dan Allah
غَالِبٌ
mengalahkan/berkuasa
عَلٰٓى
atas/terhadap
اَمْرِهٖ
urusanNya
وَلٰكِنَّ
akan tetapi
اَكْثَرَ
kebanyakan
النَّاسِ
manusia
لَا
tidak
يَعْلَمُوْنَ
mereka mengetahui
﴿٢١﴾
Dan orang dari Mesir yang membelinya berkata kepada istrinya,” Berikanlah kepadanya tempat (dan layanan) yang baik, mudah-mudahan dia bermanfaat bagi kita atau kita pungut dia sebagai anak.” Dan demikianlah Kami memberikan kedudukan yang baik kepada Yusuf di negeri (Mesir), dan agar Kami ajarkan kepadanya takwil mimpi. Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengerti.
1617 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan ketika rombongan orang-orang musafir itu pergi membawa yusuf menuju negeri mesir, seorang pembesar mesir membelinya dari mereka, dia itu seorang menteri. Dan dia berkaat kepada istrinya, ”perlakukanlah dia dengan baik, dan tempatkanlah dia di tempat posisi yang mulia di tempat kita. Semoga kita bisa memanfaatkannya untuk melayani kita, atau kita suruh tinggal bersama kita layaknya anak sendiri.” Dan sebagaimana kami telah selamtakan yusuf dan kami jadikan pembesar mesir merasa iba kepadanya, demikian pula kami memberikan kekuasaan kepada yusuf di negeri mesir, dan kami menjadikannya pemegang perbendaharaan kekayaannya, dan agar kami juga mengajarkan kepadanya ta’bir mimpi, sehingga dia dapat mengetahui dari mimpi itu peristiwa-peristiwa yang akan terjadi kemudian.Dan Alah mahakuasa atas urusanNya, ketetapannNya pasti terlaksana, tidak ada orang yang menghambatnya. Akan tetapi, kebanyakan orang tidak mengetahui bahwa urusan-urusan semuanya ada di tangan Allah.

Sumber: https://tafsirweb.com/3759-surat-yusuf-ayat-21.html

Tafsir as-Sa'di

21. ketika kafilah itu membawanya pergi menuju mesir dan menjualnya di sana, ternyata seorang pembesar negeri mesir membelinya. setelah dia membelinya, dia terpukau dengannya sehingga berpesan kepada istrinya, ”berikanlah kepadanya tempat (dan layanan) yang baik, boleh jadi dia bermanfaat kepada kita atau kita pungut dia sebagai anak” maksudnya barangkali dia dapat memberikan manfaat yang bisa di dapat dari seorang budak berupa berbagai macam pelayanan atau boleh jadi kita bisa bersenang senang dengannya sebagaimana kita bisa bersenang sennag dengan anak anak kita. Perkataan itu diungkapkan kemungkinan lantaran mereka belum dikaruniai anak. ”dan demikian pulalah, kami memberikan kedudukan yang baik kepada yusuf di muka bumi (mesir)” maksudnya sebagaimana kami telah memudahkan bagi yusuf agar dibeli seorang pejabat tinggi negeri mesir dan memuliakannya dengan bentuk kemuliaan seperti itu, maka kami juga menjadikan peristiwa ini sebagai mukadimah pemberian kekuasaan baginya di dunia melalui jalan ini. ”dan agar kami ajarkan kepadanya ta’bir mimpi” jika dia tetap hidup tanpa kesibukan dan tanpa masalah kecuali (memperdalam) ilmu saja, maka keadaan (yang kondusif) itu merupakan salah satu faktor (yang memudahkan) ia mempelajari ilmu yang banyak dari berbagai ilmu ilmu hukum, ilmu takwil mimpi dan ilmu lainnya. ”dan Allah berkuasa terhadap urusanNya” ketetapan Allah pasti berlaku, tidak ada pihak yang bisa menghentikannya, dan tidak ada sesuatupun yang dapat menundukannya. ”tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya” Karena itu terjadilah peristiwa itu dari mereka, dan muncul dari mereka usaha mengganjal ketetapan ketetapan takdir Allah, padahal mereka itu tak berdaya dan sangat lemah untuk dapat melakukannya.

Sumber: https://tafsirweb.com/3759-surat-yusuf-ayat-21.html

Tafsir Al-Wajiz

21. Pembelinya, yaitu Penguasa Mesir, Menteri Raja yang bertanggung jawab atas gudang harta berkata kepada isterinya: “Berilah dia tempat bagus bersama kita, dan penuhilah dengan baik hajatnya, barangkali dia akan berguna bagi kita saat dewasa. Sehingga dia mengerjakan beberapa pekerjaan atau mengangkatnya sebagai anak karena ketampanan dan kecerdasannya.” Sebagaimana menyelamatkannya dari pembunuhan dan sumur, Kami memberinya tempat dan posisi tinggi di Mesir sampai dia menjadi Menteri harta kerajaan itu.Sungguh Kami akan membuatnya menjadi raja dan mengajarinya mengungkap dan menafsirkan mimpi. Dan Allah itu tidak bisa dikalahkan oleh apapun. Dia meletakkan sesuatu sesuai kehendakNya, meskipun manusia telah membuat rencana berbeda dariNya.Akan tetapi kebanyakan manusia, yaitu orang-orang musyrik, tidak mengetahui bahwa Allah berkuasa atas sesuatu dan Mampu mewujudkan kehendakNya sendiri

Sumber: https://tafsirweb.com/3759-surat-yusuf-ayat-21.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 21-22 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang kelembutanNya kepada nabi Yusuf bahwa Dia telah menggerakkan seseorang yang membelinya di Mesir sehingga dia memeliharanya dan memuliakannya serta berpesan kepada keluarganya agar memperlakukannya dengan baik dan layak. Maka dia berkata kepada istrinya: (Berikanlah kepadanya tempat (dan layanan) yang baik, boleh jadi dia bermanfaat kepada kita atau kita pungut dia sebagai anak) Orang yang membelinya dari negeri Mesir adalah Aziz negeri Mesir, yaitu perdana menterinya. Allah سبحانه وتعالى berfirman,"Sebagaimana Kami menyelamatkan Yusuf dari saudara-saudaranya" (Demikian pulalah Kami memberikan kedudukan yang baik kepada Yusuf di muka bumi (Mesir)) yaitu negeri Mesir (dan agar Kami ajarkan kepadanya ta’bir mimpi) Mujahid dan As-Suddi berkata bahwa yang dimaksud adalah penjelasan tentang mimpi (Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya) yaitu ketika Dia menghendaki sesuatu, maka tidak dapat ditolak, dicegah, dan ditentang, bahkan Dia Maha Unggul atas segala selain Dia.Firman Allah: (tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya) Dia berfirman,”Mereka tidak mengetahui hikmahNya kepada makhlukNya, kelembutanNya dan perbuatanNya sesuai kehendakNya. Firman Allah: (Dan tatkala dia cukup dewasa) yaitu nabi Yusuf (menjadi dewasa) akal dan tubuhnya telah sempurna (Kami berikan kepadanya hikmah dan ilmu) yaitu kenabian, bahwa Dia memilihnya di antara mereka (Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik) yaitu nabi Yusuf itu baik dalam amalnya dengan mengamalkan ketaatan kepada Allah سبحانه وتعالى.

Sumber: https://tafsirweb.com/3759-surat-yusuf-ayat-21.html

Informasi

Surat

يوسف (Yusuf)

Yusuf — 111 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

21 dari 111 ayat

Juz

Juz 12

Halaman

Halaman 237

Ruku

Ruku 195

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 48 (95/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1617 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-12