يوسف (Yusuf)

Per AyatMushaf
وَقَالَ
dan berkata
الْمَلِكُ
raja
ائْتُوْنِيْ
bawalah kepadaku
بِهٖ
dengannya
ۚفَلَمَّا
maka tatkala
جَاۤءَهُ
datang kepadanya
الرَّسُوْلُ
utusan
قَالَ
(Yusuf) berkata
ارْجِعْ
kembalilah
اِلٰى
kepada
رَبِّكَ
tuanmu
فَسْـَٔلْهُ
maka tanyakan padanya
مَا
apa/bagaimana
بَالُ
halnya
النِّسْوَةِ
wanita-wanita
الّٰتِيْ
yang
قَطَّعْنَ
mereka memotong
اَيْدِيَهُنَّ
tangan-tangan mereka
ۗاِنَّ
sesungguhnya
رَبِّيْ
Tuhanku
بِكَيْدِهِنَّ
dengan tipu daya mereka
عَلِيْمٌ
Maha Mengetahui
﴿٥٠﴾
Dan raja berkata, “Bawalah dia kepadaku.” Ketika utusan itu datang kepadanya, dia (Yusuf) berkata, “Kembalilah kepada tuanmu dan tanyakan kepadanya bagaimana halnya perempuan-perempuan yang telah melukai tangannya. Sungguh, Tuhanku Maha Mengetahui tipu daya mereka.”
1646 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Sang raja berkata kepada para stafnya, ”bebaskanlah orang yang telah mena’bir mimpi ini dari penjara dan hadapkan dia kepadaku,” maka kemudian ketika utusan raja datang kepada yusuf memanggilnya, yusuf berkata kepada utusan itu, ”kembalilah kepada tuanmu sang raja, dan mintalah bertanya kepada wanita-wanita yang dahulu mengiris-iris tangan mereka sendiri soal hakikat urusan mereka dan kepentingan mereka terhadapku, supaya tampak jelas fakta sebenarnya bagi seluruh orang dan menjadi jelas pula kebersihan namaku. Sesungguhnya tuhanku mahamengetahui tindakan dan perbuatan mereka, tidak tersembunyi bagiNya sesuatupun dari tindakan mereka itu.

Sumber: https://tafsirweb.com/3788-surat-yusuf-ayat-50.html

Tafsir as-Sa'di

50. Allah berfirman ”raja berkata” kepada orang orang yang ada di sisinya, ”bawalah dia kepadaku” yakni yusuf dengan cara mengeluarkannya dari penjara dan menghadirkannya kehadapan raja. ketika sang utusan mendatangi yusuf untuk memerintahkannya menghadap raja, maka yusuf tidak langsung keluar, sampai terbukti kesuciannya yang utuh (dari tuduhan yang silam) ini menunjukan kesabaran, kecerdasan dan pikirannya yang matang.Dia berkata kepada utusan itu, ”kembalilah kepada tuanmu” maksudnya sang raja ”lalu tanyakanlah kepadanya bagaimana halnya wanita wanita yang telah melukai tangannya” tanyalah dia tentang seluk beluk dan kisah mereka. Sesungguhnya jati diri mereka sudah tampak dan jelas. ”sesungguhnya Rabbku, Maha mengetahui tipu daya mereka”

Sumber: https://tafsirweb.com/3788-surat-yusuf-ayat-50.html

Tafsir Al-Wajiz

50. Setelah datang kepadanya utusannya dengan membawa tafsir mimpinya dan mendengar kelebihan Yusuf, Raja berkata kepada orang-orang sekitarnya: “Bawalah Yusuf kepadaku supaya aku mendengar sendiri darinya.” Ketika utusan raja datang setelah memanggil Yusuf untuk menghadap kepadanya, Yusuf berkata dengan maksud agar dibebaskan: “Kembalilah kepada tuanmu dan tanyakanlah kepadanya: “Bagaimana perkara wanita-wanita yang memotong tangannya sendiri dan apakah penyebabnya? Sesungguhnya Tuhanku Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat, dan mereka rahasiakan?”

Sumber: https://tafsirweb.com/3788-surat-yusuf-ayat-50.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 50-53 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang raja Mesir, bahwa setelah mereka kembali kepadanya dengan membawa penafsiran mimpi yang dia lihat dengan mengagumkan dan meyakinkan, maka dia mengetahui keutamaa, ilmu dan penalaran nabi Yusuf yang baik atas mimpinya, serta akhlaknya yang baik terhadap semua rakyat di negerinya. Lalu dia berkata: (Bawalah dia kepadaku) yaitu, keluarkanlah dia dari penjara dan datangkanlah kepadaku. Setelah utusan raja datang kepada nabi Yusuf dengan pesan itu, nabi Yusuf menolak untuk keluar sebelum raja dan seluruh rakyatnya mengetahui kebersihan nama dan kehormatannya dari apa yang dituduhkan oleh istri Al-Aziz; dan bahwa penjara ini bukanlah sesuatu hal seharusnya diputuskan untuknya, melainkan dia dizalimi dan dimusihi. lalu nabi Yusuf berkata: (Kembalilah kepada tuanmu dan tanyakan kepadanya bagaimana halnya perempuan-perempuan yang telah melukai tangannya. Sungguh, Tuhanku Maha Mengetahui tipu daya mereka) Firman Allah: (Raja berkata (kepada wanita-wanita itu), "Bagaimanakah keadaan kalian ketika kalian menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepada kalian)?”) memberitahukan tentang raja ketika dia mengumpulkan para wanita yang melukai tangannya di rumah istri Al-Aziz.Raja berkata kepada mereka semua, tetapi dimaksud adalah istri Menterinya, yaitu Al-Aziz. Raja berkata kepada para wanita yang melukai tangannya (Bagaimanakah keadaan kalian) yaitu bagaimana keadaan dan berita kalian (ketika kalian menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepada kalian)?) pada hari menjamu mereka (Mereka berkata, "Maha Sempurna Allah, kami tiada mengetahui sesuatu keburukan pun darinya”) Wanita-wanita itu menjawab raja,"Maha­ sempurna Allah, Yusuf bukanlah orang yang mendapat tuduhan. Demi Allah, kami tidak mengetahui sesuatu keburukan pun darinya" Lalu saat itu istri Al-Aziz berkata: (Istri Al-Aziz berkata. Sekarang jelaslah kebenaran itu”) Ibnu Abbas, Mujahid, dan lainnya berkata bahwa istri Al-Aziz berkata,"Sekarang telah jelas kebenaran itu" (akulah yang menggodanya untuk menundukkan dirinya (kepadaku), dan sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang benar) yaitu dalam ucapannya (Dia menggodaku untuk menundukkan diriku (kepadanya)) (Surah Yusuf: 26) (Yang demikian itu agar dia (Al-Aziz) mengetahui bahwa sesungguh­nya aku tidak berkhianat kepadanya di belakangnya) dia berkata,"Sesungguhnya aku mengakui perbuatanku ini agar suamiku mengetahui bahwa aku tidak mengkhianatinya, dan peringatan yang paling besar belum terjadi.Dan aku adalah orang yang menggoda pemuda ini, tetapi dia menolak ajakanku. Dengan ini aku mengaku agar suamiku mengetahui bahwa diriku masih suci" (dan bahwa Allah tidak meridai tipu daya orang-orang yang ber­khianat. Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan)) wanita itu berkata, "Aku tidak membebaskan diriku dari kesalahan, karena hawa nafsuku selalu membisikkan godaan dan angan-angan kepadaku. Karena itulah aku menggodanya" (karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku) yaitu kecuali orang yang dijaga Allah سبحانه وتعالى (Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang) Ini adalah pendapat yang terkenal, lebih sesuai, dan lebih cocok dengan konteks kisah dan makna kalimatnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/3788-surat-yusuf-ayat-50.html

Informasi

Surat

يوسف (Yusuf)

Yusuf — 111 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

50 dari 111 ayat

Juz

Juz 12

Halaman

Halaman 241

Ruku

Ruku 199

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 48 (96/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1646 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-12