يوسف (Yusuf)
Per AyatMushaf
قَالُوْا
mereka berkata
تَاللّٰهِ
demi Allah
لَقَدْ
sesungguhnya
عَلِمْتُمْ
kamu telah mengetahui
مَّا
tidak
جِئْنَا
kami datang
لِنُفْسِدَ
untuk membuat kerusakan
فِى
di
الْاَرْضِ
bumi
وَمَا
dan bukan
كُنَّا
kami
سَارِقِيْنَ
orang-orang yang mencuri
﴿٧٣﴾
Mereka (saudara-saudara Yusuf) menjawab, “Demi Allah, sungguh, kamu mengetahui bahwa kami datang bukan untuk berbuat kerusakan di negeri ini dan kami bukanlah para pencuri.”
1669 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Saudara-saudara Yusuf berkata, ”Demi Allah, kalian pasti sudah tahu apa yang kalian saksikan pada kami bahwa sesungguhnya kami pasti tidak datang ke negri Mesir untuk melalukan kerusakan di dalamnya. Dan bukan menjadi sipat kami untuk mencuri.”
Sumber: https://tafsirweb.com/3811-surat-yusuf-ayat-73.html
Tafsir as-Sa'di
73. “Saudara-saudara Yusuf menjawab, ‘Demi Allah, sesungguhnya kamu mengetahui bahwa kami datang tidak untuk membuat kerusakan di negeri (ini)’,” dengan berbuat berbagai maksiat “dan kami bukanlah para pencuri”, karena tindak pencurian termasuk jenis kerusakan di bumi yang paling besar. Mereka itu bersumpah berdasarkan keyakinan mereka bahwa mereka bukan perusak (di bumi) dan juga bukan pencuri, lantaran mereka mengetahui seluruh tindak-tanduk mereka, yang menunjukkan penjagaan kehormatan diri mereka, wara’ mereka dan bahwa tuduhan ini tidak terjadi pada mereka dengan dasar pengetahuan dari pihak yang menuduh mereka. Ungkapan ini lebih tuntas untuk menafikan tuduhan, dibandingkan mengatakan, “Demi Allah, kami tidak berbuat kerusakan di bumi dan tidak mencuri.”
Sumber: https://tafsirweb.com/3811-surat-yusuf-ayat-73.html
Tafsir Al-Wajiz
73. Anak-anak Ya’kub berkata: “Demi Allah, sesungguhnya kalian rakyat Yusuf mengetahui dengan pasti melalui beberapa kedatangan kami sebelumnya bahwa kami tidak mendatangi negeri kalian untuk bermaksiat kepada Allah. Kami tidak bersalah dan bukanlah pencuri”
Sumber: https://tafsirweb.com/3811-surat-yusuf-ayat-73.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 73-76 Ketika para pelayan itu menuduh mereka mencuri, maka mereka berkata kepada para pelayan itu: (Demi Allah, sesungguhnya kalian mengetahui bahwa kami datang bukan untuk membuat kerusakan di negeri (ini) dan kami bukanlah orang-orang yang mencuri) yaitu, sungguh kalian telah memeriksa dan mengetahui kami sejak kalian mengenali kami. Karena mereka mengetahui dan menyaksikan perilaku yang baik para saudara nabi Yusuf. Sesungguhnya kami: (datang bukan untuk membuat kerusakan di negeri (ini) dan kami bukanlah orang-orang yang mencuri) yaitu, watak dan tabiat kami tidak membuat kami melakukan perbuatan ini.Maka para pelayan itu berkata kepada mereka: (Tetapi apa balasannya) yaitu pencuri jika ada di antara kalian (jikalau kalian betul-betul pendusta) yaitu hukuman apakah yang pantas bagi pencuri, jika kami mendapatinya di antara kalian dan ternyata dia telah mengambilnya? (Mereka menjawab, "Balasannya ialah pada siapa diketemukan (barang yang hilang) dalam karungnya, maka dia sendirilah balasannya (tebusannya)." Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang zalim (75)) Demikianlah hukum dalam syariat nabi Ibrahim bahwa pencuri diserahkan kepada orang yang dicuri. Ini adalah sesuatu yang diinginkan nabi Yusuf, Oleh karena itu dia memulai pemeriksaan terhadap karung-karung mereka sebelum karung milik saudara kandungnya (kemudian dia mengeluarkan piala raja itu dari karung saudaranya) nabi Yusuf menetapkan hukum atas mereka berdasarkan pengakuan dan ketetapan mereka sendiri, serta mengharuskan mereka menuruti ketentuan yang diyakini mereka Oleh karena itu, Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Demikianlah Kami atur untuk (mencapai maksud) Yusuf.) Ini merupakan tipu muslihat yang disukai dan diridhai Allah, karena mengandung hikmah dan kebaikan yang diperlukan. Firman Allah: (Tiadalah patut Yusuf menghukum saudaranya menurut undang-undang raja) yaitu, hukuman itu tidak berdasarkan hukum raja Mesir.Penadapat ini dkatakan Adh-Dhahhak dan lainnya. Sesungguhnya Allah telah menetapkan bagi nabi Yusuf agar memberikan keputusan terhadap para saudaranya dengan keputusan yang mereka ketahui dari syariat mereka. Oleh karena itu Allah memujinya dan berfirman: (Kami tinggikan derajat orang yang Kami kehendaki) sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat) (Surah Al-Mujadilah: 11) (dan di atas tiap-tiap orang yang berpengetahuan itu ada lagi Yang Maha Mengetahui) Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (dan di atas tiap-tiap orang yang berpengetahuan itu ada lagi Yang Maha Mengetahui) dia berkata,”Orang ini lebih berpengetahuan daripada yang itu; dan yang itu yang lebih berpengetahuan dari lainnya, dan Allah itu di atas semua yang berpengetahuan.
Sumber: https://tafsirweb.com/3811-surat-yusuf-ayat-73.html
Informasi
Surat
يوسف (Yusuf)
Yusuf — 111 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
73 dari 111 ayat
Juz
Juz 13
Halaman
Halaman 244
Ruku
Ruku 201
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 49 (97/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1669 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-12