يوسف (Yusuf)
Per AyatMushaf
قَالُوْا
mereka berkata
جَزَاۤؤُهٗ
balasannya
مَنْ
siapa
وُّجِدَ
diketemukan
فِيْ
dalam
رَحْلِهٖ
karungnya
فَهُوَ
maka dia
جَزَاۤؤُهٗ
balasannya
ۗ
كَذٰلِكَ
demikianlah
نَجْزِى
kami memberi pembalasan
الظّٰلِمِيْنَ
orang-orang yang zalim
﴿٧٥﴾
Mereka menjawab, “Hukumannya ialah pada siapa ditemukan dalam karungnya (barang yang hilang itu), maka dia sendirilah menerima hukumannya. Demikianlah kami memberi hukuman kepada orang-orang zalim.”
1671 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Saudara-saudara Yusuf menjawab, “balasan hukuman si pencuri, siapa saja yang barang curian ditemukan dalam barang angkutanya, dialah balasanya,” Maksudnya, dia diserahkan karena perbuatan pencuriannya kepada orang yang dicuri sehingga menjadi budak baginya. ”Dengan balasan seperti ini, yakni mejadikanya sebagai budak, kami membalas orang-orang yang berbuat zhalim dengan mencuri. Dan inilah ajaran agama kami dan hukum-hukum kami terhadap pelaku pencurian.
Sumber: https://tafsirweb.com/3813-surat-yusuf-ayat-75.html
Tafsir as-Sa'di
75. “Mereka menjawab, ‘Balasannya, ialah pada siapa diketemukan (barang yang hilang) dalam karungnya, maka dia sendirilah’,” orang yang barang tersebut berada di karungnya “balasannya (tebusannya)”, maksudnya orang itu menjadi milik orang yang kecurian. Aturan ini terdapat bila telah terbukti kasus pencuriannya, maka dirinya menjadi pemilik harta yang dicuri. Oleh karena itu, mereka berkata, “Demikianlah kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang zhalim.”
Sumber: https://tafsirweb.com/3813-surat-yusuf-ayat-75.html
Tafsir Al-Wajiz
75. Anak-anak Ya’kub berkata tentang balasan bagi pencuri cangkir itu: “Jadikanlah orang yang membawa cangkir itu di dalam muatannya sebagai budak untuk menebus barang yang dicurinya. Itulah balasan yang adil.Seperti itulah kami membalas para pencuri dalam syariat Kami (syariat Ya’kub)”
Sumber: https://tafsirweb.com/3813-surat-yusuf-ayat-75.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 73-76 Ketika para pelayan itu menuduh mereka mencuri, maka mereka berkata kepada para pelayan itu: (Demi Allah, sesungguhnya kalian mengetahui bahwa kami datang bukan untuk membuat kerusakan di negeri (ini) dan kami bukanlah orang-orang yang mencuri) yaitu, sungguh kalian telah memeriksa dan mengetahui kami sejak kalian mengenali kami. Karena mereka mengetahui dan menyaksikan perilaku yang baik para saudara nabi Yusuf. Sesungguhnya kami: (datang bukan untuk membuat kerusakan di negeri (ini) dan kami bukanlah orang-orang yang mencuri) yaitu, watak dan tabiat kami tidak membuat kami melakukan perbuatan ini.Maka para pelayan itu berkata kepada mereka: (Tetapi apa balasannya) yaitu pencuri jika ada di antara kalian (jikalau kalian betul-betul pendusta) yaitu hukuman apakah yang pantas bagi pencuri, jika kami mendapatinya di antara kalian dan ternyata dia telah mengambilnya? (Mereka menjawab, "Balasannya ialah pada siapa diketemukan (barang yang hilang) dalam karungnya, maka dia sendirilah balasannya (tebusannya)." Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang zalim (75)) Demikianlah hukum dalam syariat nabi Ibrahim bahwa pencuri diserahkan kepada orang yang dicuri. Ini adalah sesuatu yang diinginkan nabi Yusuf, Oleh karena itu dia memulai pemeriksaan terhadap karung-karung mereka sebelum karung milik saudara kandungnya (kemudian dia mengeluarkan piala raja itu dari karung saudaranya) nabi Yusuf menetapkan hukum atas mereka berdasarkan pengakuan dan ketetapan mereka sendiri, serta mengharuskan mereka menuruti ketentuan yang diyakini mereka Oleh karena itu, Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Demikianlah Kami atur untuk (mencapai maksud) Yusuf.) Ini merupakan tipu muslihat yang disukai dan diridhai Allah, karena mengandung hikmah dan kebaikan yang diperlukan. Firman Allah: (Tiadalah patut Yusuf menghukum saudaranya menurut undang-undang raja) yaitu, hukuman itu tidak berdasarkan hukum raja Mesir.Penadapat ini dkatakan Adh-Dhahhak dan lainnya. Sesungguhnya Allah telah menetapkan bagi nabi Yusuf agar memberikan keputusan terhadap para saudaranya dengan keputusan yang mereka ketahui dari syariat mereka. Oleh karena itu Allah memujinya dan berfirman: (Kami tinggikan derajat orang yang Kami kehendaki) sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat) (Surah Al-Mujadilah: 11) (dan di atas tiap-tiap orang yang berpengetahuan itu ada lagi Yang Maha Mengetahui) Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (dan di atas tiap-tiap orang yang berpengetahuan itu ada lagi Yang Maha Mengetahui) dia berkata,”Orang ini lebih berpengetahuan daripada yang itu; dan yang itu yang lebih berpengetahuan dari lainnya, dan Allah itu di atas semua yang berpengetahuan.
Sumber: https://tafsirweb.com/3813-surat-yusuf-ayat-75.html
Informasi
Surat
يوسف (Yusuf)
Yusuf — 111 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
75 dari 111 ayat
Juz
Juz 13
Halaman
Halaman 244
Ruku
Ruku 201
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 49 (97/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1671 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-12