الرّعد (Ar-Ra'd)
Per AyatMushaf
وَيَقُوْلُ
dan berkata
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
كَفَرُوْا
kafir/ingkar
لَوْلَآ
mengapa tidak
اُنْزِلَ
diturunkan
عَلَيْهِ
kepadanya
اٰيَةٌ
suatu tanda
مِّنْ
dari
رَّبِّهٖۗ
Tuhannya
اِنَّمَآ
sesungguhnya hanyalah
اَنْتَ
kamu
مُنْذِرٌ
pemberi peringatan
وَّلِكُلِّ
dan bagi tiap-tiap
قَوْمٍ
kaum
هَادٍ
orang yang memberi petunjuk
ࣖ
﴿٧﴾
Dan orang-orang kafir berkata, “Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu tanda (mukjizat) dari Tuhannya?” Sesungguhnya engkau hanyalah seorang pemberi peringatan; dan bagi setiap kaum ada orang yang memberi petunjuk.
1714 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan orang-orang kafir Makkah berkata, ”mengapa tidak datang kepadanya satu mukjizat yang bisa dirasakan pancaindra, seperti, tongkat musa, dan unta Shaleh?” itu tidaklah berada dalam kekuasaanmu (wahai rasul). Kamu tidak lain hanyalah seorang penyampai kepada mereka, dan seorang yang memperingatkan mereka dari siksaan Allah. Dan bagi tiap-tiap umat terdapat seorang rasul yang mengarahkan kepada Allah .
Sumber: https://tafsirweb.com/3967-surat-ar-rad-ayat-7.html
Tafsir as-Sa'di
7. Maksudnya, orang-orang yang kafir melontarkan usulan kepadamu tentang tanda-tanda kebenaran (adanya Hari Kebangkitan) sesuai yang mereka tentukan sendiri. Mereka menyatakan, “Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu tanda (kebesaran) dari Rabbnya?” pernyataan ini, mereka jadikan sebagai alasan untuk menjastifikasi sikap penolakan mereka terhadap Rasul.Padahal, beliau hanyalah seorang pemberi peringatan, tidak memiliki wewenang atas sesuatu pun. Allah-lah yang menurunkan tanda-tanda kebenaran risalah. Dia telah mendukung beliau dengan beraneka bukti kebenaran yang tidak tersembunyi bagi orang-orang yang berakal.Dengan itu, orang yang niatnya mencari kebenaran akan mendapatkan petunjuk. Adapun orang kafir, dikarenakan kezhaliman dan kebodohannya, maka akan melontarkan usulan kepada Allah tentang tanda-tanda kebenaran (yang mesti diturunkan). Itu merupakan pengajuan usulan yang batil, kedustaan, dan mengada-ada.Sesungguhnya bila datang sebuah ayat (tanda kebenaran) apa pun itu, niscaya dia tidak akan beriman dan tidak akan tunduk kepadanya. Dia menampik beriman bukan lantaran tidak ada yang menunjukkannya kepada kebenaran, tapi karena hawa nafsu dan syahwat belaka. “Dan bagi tiap-tiap kaum ada orang yang memberi petunjuk,” maksudnya mempunyai penyeru yang mengajak mereka menuju hiadayah, dari kalangan para rasul dan pengikut-pengikut mereka. Mereka dibekali bermacam-macam dalil dan bukti kebenaran yang menunjukkan kebenaran hidayah yang ada pada mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/3967-surat-ar-rad-ayat-7.html
Tafsir Al-Wajiz
7. Orang-orang kafir yang angkuh itu berkata: “Tidaklah turun kepada Muhammad itu mukjizat lain yang bisa dirasakan dari Tuhannya yang menunjukkan pada kebenaran dan kenabiannya.” Lalu Allah membalas mereka: ”Sesungguhnya kamu wahai rasulallah adalah pemberi ancaman tentang neraka kepada orang yang bermaksiat kepada Allah. Dan bukan tugasmu untuk menurunkan ayat.Bagi setiap kaum itu seorang nabi atau rasul yang menunjukkan dan membimbing mereka menuju jalan keberhasilan”
Sumber: https://tafsirweb.com/3967-surat-ar-rad-ayat-7.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya menyebutkan tentang orang-orang musyrik. Mereka berkata dengan kekafiran dan pertentangan, bahwa mengapa tidak diturunkan kepada kami tanda dari Tuhannya, sebagaimana Dia mengutus para rasul terdahulu. Sebagaimana mereka menantang beliau agar beliau menjadikan bukin Shafa menjadi emas, dan melenyapkan bukit-bukit di Makkah serta menjadikannya ladang-ladang dan sungai-sungai.Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan tidak ada yang menghalangi Kami untuk mengirimkan (kepadamu) tanda-tanda (kekuasaan Kami), melainkan karena (tanda-tanda) itu telah didustakan oleh orang terdahulu. Dan telah Kami berikan kepada kaum samud unta betina (sebagai mukjizat) yang dapat dilihat, tetapi mereka menganiaya (unta betina itu). Dan Kami tidak mengirimkan tanda-tanda itu melainkan untuk menakut-nakuti (59)) (Surah Al-Isra’) Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya kamu hanyalah seorang pemberi peringatan) yaitu sesungguhnya kewajibanmu hanyalah menyampaikan risalah Allah yang diperintahkan kepadamu: (bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk siapa yang dikehendaki-Nya) (Surah Al-Baqarah: 272) Terkait firman Allah: (tiap-tiap kaum ada orang yang memberi petunjuk) Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa setiap kaum ada penyerunya.Diriwayatkan dari Mujahid tentang firmanNya: (dan bagi tiap-tiap kaum ada orang yang memberi petunjuk) yaitu seorang nabi, sebagaimana firmanNya: (Dan tidak ada suatu umatpun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan) (Surah Fathir: 24) Hal ini juga dikatakan Qatadah dan Abdurrahman bin Zaid.
Sumber: https://tafsirweb.com/3967-surat-ar-rad-ayat-7.html
Informasi
Surat
الرّعد (Ar-Ra'd)
Guruh — 43 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
7 dari 43 ayat
Juz
Juz 13
Halaman
Halaman 250
Ruku
Ruku 205
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 50 (100/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1714 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-13