الرّعد (Ar-Ra'd)
Per AyatMushaf
وَيُسَبِّحُ
dan bertasbih
الرَّعْدُ
guruh
بِحَمْدِهٖ
dengan memujiNya
وَالْمَلٰۤىِٕكَةُ
dan Malaikat
مِنْ
dari/karena
خِيْفَتِهٖۚ
takut kepadaNya
وَيُرْسِلُ
dan Dia melepaskan
الصَّوَاعِقَ
halilintar
فَيُصِيْبُ
maka/lalu mengenai
بِهَا
dengannya
مَنْ
dari/karena
يَّشَاۤءُ
Dia kehendaki
وَهُمْ
dan/namun mereka
يُجَادِلُوْنَ
mereka berbantah-bantah
فِى
tentang
اللّٰهِ
Allah
ۚوَهُوَ
dan Dia
شَدِيْدُ
amat/Maha Keras
الْمِحَالِۗ
siksa
﴿١٣﴾
Dan guruh bertasbih memuji-Nya, (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-Nya, dan Allah melepaskan halilintar, lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki, sementara mereka berbantah-bantahan tentang Allah, dan Dia Mahakeras siksaan-Nya.
1720 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan guruh bertasbih memuji Allah yang menujukan ketundukannya kepada tuhannya. Dan para malaikat menyucikan tuhan mereka karena ketakutan mereka kepada Allah. Dan Allah mengirim halilintar yang membinasakan, sehingga matilah orang yang Allah kehendaki dari makhlukNya.Dan orang-orang kafir mendebat sifat-sifat keesaan Allah dan kuasaNya untuk membangkitkan makhluk setelah mati. Dan dia mahakeras daya, kekuatan dan hukumannya terhadap orang yang maksiat kepadaNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/3973-surat-ar-rad-ayat-13.html
Tafsir as-Sa'di
13. “Dan guruh itu bertasbih dengan memuji Allah,” yaitu suara yang terdengar dari mendung, yang mengagetkan manusia. Ia tunduk kepada Rabbnya, melantunkan tasbih dengan memujiNya “dan” bertasbih “para maalaikat karena takut kepadaNya,” dalam keadaan khusyu’ kepada Rabb mereka dan takut dari kemurkaanNya “dan Allah melepaskan halilintar,” yaitu percikan api yang muncul dari sela-sela awan mendung “lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki,” dari kalangan manusia, tergantung pada kehendak dan iradahNya. “Dan Dialah Rabb Yang Mahakeras siksaNya,” maksudnya Dia sangat dahsyat daya dan kekuatanNya. Tidaklah Dia berkehendak berbuat sesuatu melainkan pasti merealisasikannya.Tidak ada urusan yang sulit bagiNya. Tidak terlewatkan dariNya obyek yang telah melarikan diri. Apabila Allah semata yang mendatangkan hujan bagi hamba-hambaNya, dan mendung yang berisi sumber rizki mereka, (dan Dia-lah yang mengatur segala urusan), semua makhluk yang besar yang ditakuti dan membuat orang-orang terusik, semuanya sangat tunduk patuh kepadaNya, Dia sangat dahsyat kekuatanNya), maka Dia-lah yang berhak untuk diibadahi semata, tidak ada sekutu bagiNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/3973-surat-ar-rad-ayat-13.html
Tafsir Al-Wajiz
13. Dan guruh pun (suara yang terdengar di sela-sela awan akibat gesekan benda-benda langit) mensucikan Allah dengan memujiNya, Sesungguhnya suara guruh itu menunjukkan pada ketundukkan awan dan setiap sesuatu kepada Allah dan mensucikanNya dari sesuatu yang tidak pantas bagiNya. Dan para malaikat itu bertasbih karena takut kepada Allah dan keagunganNya.Allah mengutus petir yang menyala-nyala (percikan yang keluar dari benda-benda langit) lalu Dia menghancurkan orang yang dikehendaki dengan itu. Sedangkan orang-orang kafir Mekah dan orang kafir seperti mereka berdebat tentang kekuasaan Allah untuk membangkitkan dan juga tentang keesaanNya. Dan Allah itu sangat kuat dalam memberikan hukuman para musuh-musuhNya.Ayat ini turun terkait perkara seorang laki-laki dari Fir’aunnya Arab. Nabi ﷺ mengutus seorang laki-laki yang mengajaknya kepada rasulallah sebanyak 3 kali namun dia enggan dan berkata: “Apa Allah itu?”, lalu Allah mengirim kepadanya 3 petir yang menghancurkan tulang kepalanya.
Sumber: https://tafsirweb.com/3973-surat-ar-rad-ayat-13.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 12-13 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia adalah yang menundukkan kilat, yaitu cahaya kilauannya yang menyilaukan dari celah awan. Terkait firman Allah: (ketakutan dan harapan) Qatadah berkata bahwa ketakutan bagi orang yang dalam perjalanan yaitu takut terhadap bahaya dan kesulitannya. Dan harapan bagi orang yang bermukim yaitu mengharapkan keberkahan dan manfaat dari kilat, serta mengharapkan rezeki Allah. (dan Dia mengadakan awan mendung) yaitu Dia menciptakannya dalam bentuk yang baru. karena banyaknya air yang dikandungnya dan dekat dengan bumi.Mujahid berkata bahwa “as-sahabu ats-tsiqaalu” yang mengandung air. (Dan guruh itu bertasbih dengan memuji Allah) sebagaimana firman Allah: (Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya) (Surah Al-Isra’: 44) Firman Allah سبحانه وتعالى (lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki) yaitu Dia mengirimkannya sebagai hukuman yang Dia gunakan untuk membalas orang yang Dia kehendaki.Oleh karena itu Kami memperbanyaknya di akhir zaman. Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan mereka berbantah-bantahan tentang Allah) yaitu, mereka meragukan keagunganNya yang sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Dia (dan Dialah Tuhan Yang Maha Keras siksa-Nya) Ibnu Jarir berkata bahwa kerasnya siksaanNya merupakan hukuman orang yang melampaui batas terhadapNya dan terus menerus dalam kekufurannya. Ayat ini serupa dengan firmanNya: (Dan mereka pun merencanakan makar dengan sungguh-sungguh dan Kami merencanakan makar (pula), sedangkan mereka tidak menyadari (50) Maka perhatikanlah betapa sesungguhnya akibat makar mereka itu, bahwasanya Kami membinasakan mereka dan kaum mereka semuanya (51)) (Surah An-Naml)
Sumber: https://tafsirweb.com/3973-surat-ar-rad-ayat-13.html
Informasi
Surat
الرّعد (Ar-Ra'd)
Guruh — 43 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
13 dari 43 ayat
Juz
Juz 13
Halaman
Halaman 250
Ruku
Ruku 206
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 50 (100/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1720 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-13