الرّعد (Ar-Ra'd)

Per AyatMushaf
اَللّٰهُ
Allah
يَبْسُطُ
melapangkan/meluaskan
الرِّزْقَ
rezki
لِمَنْ
bagi siapa
يَّشَاۤءُ
Dia kehendaki
وَيَقْدِرُ
dan Dia menyempitkan
ۗوَفَرِحُوْا
dan mereka bergembira
بِالْحَيٰوةِ
dengan kehidupan
الدُّنْيَاۗ
dunia
وَمَا
dan/padahal
الْحَيٰوةُ
kehidupan
الدُّنْيَا
dunia
فِى
dalam
الْاٰخِرَةِ
kehidupan akhirat
اِلَّا
hanyalah
مَتَاعٌ
kesenangan
ࣖ
﴿٢٦﴾
Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan membatasi (bagi siapa yang Dia kehendaki). Mereka bergembira dengan kehidupan dunia, padahal kehidupan dunia hanyalah kesenangan (yang sedikit) dibanding kehidupan akhirat.
1733 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Allah semata yang melapangkan rizki bagi siapa saja yang Dia kehendaki dari hamba-hambaNya dan mempersempit rizki bagi orang yang Dia kehendaki dari mereka. Dan orang-orang kafir begitu bergembira dengan keluasan rizki di kehidupan dunia. Dan tidaklah kehidupan dunia ini dibandingkan dengan kehidupan akhirat, kecuali sesuatu yang amat sedikit yang dinikmati begitu saja, yang akan cepat sirna.

Sumber: https://tafsirweb.com/3986-surat-ar-rad-ayat-26.html

Tafsir as-Sa'di

26. Allaha semata-lah yang meluaskan dan melapangkan rizki bagi orang-orang yang dikehendakiNya. “Mereka bergembira,” yakni orang-orang kafir “dengan kehidupan dunia,” dengan kegembiraan yang menyebabkan mereka merasa nyaman dengannya dan melalaikan akhirat. Hal itu sebabnya adalah kekurangan akal pada mereka, “padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit),” merupakan sesuatu yang hina, dinikmati dalam waktu sekejap, kemudian berpisah dari pemiliknya dan orang-orang yang menggemgamnya, dan akhirnya akan melahirkan banyak kesulitan bagi mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/3986-surat-ar-rad-ayat-26.html

Tafsir Al-Wajiz

26 Allah meluaskan rezeki dan juga menyempitkannya bagi siapapun yang Dia kehendaki. Kelapangan rezeki tidak selalu berarti sebagai rahmat Allah, begitu juga kesempitan tidak berarti selalu berarti kemurkaan Allah. Adapun kegembiraan penduduk Makkah dengan kehidupan di dunia yang lapang, dan tidak tahu kemuliaan yang ada di sisi Allah.Padahal kehidupan dunia itu jika dibanding dengan kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan yang sedikit

Sumber: https://tafsirweb.com/3986-surat-ar-rad-ayat-26.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Allah سبحانه وتعالى menyebutkan bahwa Dia adalah Dzat yang meluaskan rezeki kepada orang yang Dia kehendaki, dan menyempitkannya kepada orang yang Dia kehendaki, karena hal itu mengandung hikmah dan keadilan. Orang-orang kafir itu gembira dengan apa yang mereka dapatkan di kehidupan dunia yang merupakan bentuk pembiaran dan penangguhan bagi mereka, Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman (Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (55) (berarti bahwa) Kami bersegera memberikan kebaikan kepada mereka? Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar (56)) (Surah Al-Mu’minun) Kemudian Allah menghinakan kehidupan dunia dibandingkan dengan pahala yang Dia simpan untuk hamba-hambaNya yang mukmin di akhirat.Lalu Allah berfirman: (padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat hanyalah kesenangan (yang sedikit)) Sebagaimana Allah berfirman: (Katakanlah, "Kesenangan dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa, dan kalian tidak akan dianiaya sedikit pun) (Surah An-Nisa: 77) dan (Tetapi kalian (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi (16) Sedangkan kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal (17)) (Surah Al-A'la) Disebutkan dalam hadits lain bahwa Rasulullah ﷺ melewati bangkai seekor kambing yang kedua telinganya kecil, lalu beliau ﷺ bersabda,”Demi Allah, sesungguhnya dunia ini lebih diremehkan oleh Allah daripada kambing ini menurut pandangan pemiliknya ketika ia mencampakkannya”

Sumber: https://tafsirweb.com/3986-surat-ar-rad-ayat-26.html

Informasi

Surat

الرّعد (Ar-Ra'd)

Guruh — 43 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

26 dari 43 ayat

Juz

Juz 13

Halaman

Halaman 252

Ruku

Ruku 207

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 51 (101/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1733 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-13