ابرٰهيم (Ibrahim)

Per AyatMushaf
وَبَرَزُوْا
dan mereka menghadap/menampakkan
لِلّٰهِ
kepada Allah
جَمِيْعًا
semuanya
فَقَالَ
maka/lalu berkata
الضُّعَفٰۤؤُا
orang-orang yang lemah
لِلَّذِيْنَ
kepada orang-orang yang
اسْتَكْبَرُوْٓا
(mereka)sombong
اِنَّا
sesungguhnya kami
كُنَّا
adalah kami
لَكُمْ
bagi kalian
تَبَعًا
pengikut
فَهَلْ
maka apakah
اَنْتُمْ
kamu
مُّغْنُوْنَ
melepaskan
عَنَّا
dari kami
مِنْ
dari
عَذَابِ
azab
اللّٰهِ
Allah
مِنْ
dari
شَيْءٍ
sesuatu/sedikitpun
ۗقَالُوْا
mereka berkata/menjawab
لَوْ
seandainya
هَدٰىنَا
memberi petunjuk kepada kami
اللّٰهُ
Allah
لَهَدَيْنٰكُمْۗ
niscaya kami dapat memberi petunjuk padamu
سَوَاۤءٌ
sama saja
عَلَيْنَآ
atas/bagi kami
اَجَزِعْنَآ
kami mengeluh
اَمْ
atau
صَبَرْنَا
kami bersabar
مَا
tidak ada
لَنَا
bagi kami
مِنْ
dari
مَّحِيْصٍ
tempat berlari
ࣖ
﴿٢١﴾
Dan mereka semua (di padang Mahsyar) berkumpul untuk menghadap ke hadirat Allah, lalu orang yang lemah berkata kepada orang yang sombong, “Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan kami dari azab Allah (walaupun) sedikit saja?” Mereka menjawab, “Sekiranya Allah memberi petunjuk kepada kami, niscaya kami dapat memberi petunjuk kepadamu. Sama saja bagi kita, apakah kita mengeluh atau bersabar. Kita tidak mempunyai tempat untuk melarikan diri.”
1771 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan makhluk-makhluk akan keluar dari kubur mereka dan berdiri tegak semuanya pada hari kiamat di hadapan Allah yang maha Esa lagi amah perkasa, untuk memutuskan perkara di tengah mereka, lalu para pengikut berkata kepada para pemimpin mereka, ”sesungguhnya kami adalah pengikut-pengikut kalian di dunia, kami taat menjalankan apa diperintahkan kalian, maka apakah hari ini kalian akan menghindarkan dari kami siksaan Allah barang sedikit saja, sebagaimana dahulu kalian telah menjanjikannya kepada kami? maka para pemimpin berkata, ”seandainya Allah memberikan kami hidayah menuju keimanan, tentulah kami akan benar-benar menunjuki kalian padanya. Akan tetapi, Dia tidak memberikan taufik kepada kami, sehingga kami sesat dan menyesatkan kalian. Sama saja, berkeluh ataupun bersabar bagi kami dan kalian.Tidak ada jalan kabur dan tempat menyelamatkan diri bagi kita dari siksaan.

Sumber: https://tafsirweb.com/4067-surat-ibrahim-ayat-21.html

Tafsir as-Sa'di

21. “Dan mereka akan berkumpul “, yaitu makhluk-makhluk “semuanya menghadap ke hadirat Allah”, ketika sangkakala ditiup. Mereka pun bangkit dari kubur-kubur menuju Rabb mereka, berdiri di permukaan bumi yang rata, datar sama sekali, tiada sedikit pun kamu melihat padanya tempat yang rendah dan yang tinggi. Mereka berdiri menghadap ke hadirat Allah, tidak ada sesuatu pun dari keadaan mereka yang tersembunyi atasnya.Ketika berhadapan, maka mereka melakukan perdebatan mencari-cari alasan. Setiap orang membebaskan dirinya dan berupaya membela diri sebisanya. Tetapi, apakah itu bisa mereka lakukan?Maka berkatalah, “orang-orang yang lemah,” yaitu yang mengekor dan mengedepankan fanatisme buta “kepada orang-orang yang sombong”, mereka adalah para panutan mereka yang menjadi lokomotif dalam kesesatan, “Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikutmu”, di dunia, kalian memerintahkan kami untuk berbuat kesesatan dan menyodorkannya kepada kami dalam keadaan memikat sehingga kalian pun menjerumuskan kami dalam kesesatan. “Maka dapatkah kamu”, pada hari ini “menghindarkan dari kami azab Allah (walaupun) sedikit saja”, meski hanya siksaan seberat biji dzarrah saja. Seandainya “mereka mengatakan”, yaitu para panutan dan pimpinan, “Kami menyesatkan kalian sebagaimana kami telah sesat, maka “seandainya Allah memberi petunjuk kepada kami, niscaya kami dapat memberi petunjuk kepadamu”, sehingga tidak ada seorang pun yang memberi petunjuk kepadamu”, sehingga tidak ada seorang pun yang bisa menolong orang lain. “Sama saja bagi kita apakah kita mengeluh”, karena siksaan “ataukah sabar” menghadapinya “sekali-kali kita tidak mempunyai tempat untuk melarikan diri”, (yaitu berupa) tempat perlindungan yang kami bersembunyi di sana, juga tidak ada tempat melarikan diri bagi kami dari siksaan Allah.

Sumber: https://tafsirweb.com/4067-surat-ibrahim-ayat-21.html

Tafsir Al-Wajiz

21. Mereka semuanya di padang Mahsyar akan berkumpul menghadap ke hadirat Allah, lalu orang-orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang sombong: “Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikutmu, maka mampukah kamu menghindarkan kami darip azab Allah walaupun sedikit saja? Mereka orang-orang yang sombong menjawab: “Seandainya Allah memberi petunjuk kepada kami, niscaya kami dapat memberi petunjuk kepadamu.Sama saja bagi kita, apakah kita mengeluh ataukah bersabar. Sekali-kali kita tidak mempunyai tempat untuk melarikan diri dari azab Allah”

Sumber: https://tafsirweb.com/4067-surat-ibrahim-ayat-21.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan mereka semuanya (di Padang Mahsyar) akan berkumpul) yaitu semua makhluk yang baik maupun durhaka menghadap Allah yang Maha Esa dan Maha Mengalahkan. yaitu, mereka berkumpul di tanah yang luas, yaitu tempat yang tidak ada sesuatu pun yang menutupi orang. (Maka berkatalah orang-orang yang lemah) Mereka adalah orang-orang yang mengikuti pemimpin, tuan, dan pembesar mereka. (kepada orang-orang yang sombong) dari menyembah Allah saja, tidak ada sekutu bagiNya, dan dari taat kepada para rasul. Orang-orang itu berkata kepada mereka: (Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikut kalian) yaitu, bagaimanapun kalian memerintahkan kepada kami, kami taat dan mengerjakannya. (maka dapatkah kalian menghindarkan dari kami azab Allah (walaupun) sedikit saja?) yaitu bagaimana kalian melindungi kami dari azab Allah sebagaimana yang kalian janjikan dan angan-angankan kepada kami? Maka para pemimpin berkata kepada mereka: (Seandainya Allah memberi petunjuk kepada kami, niscaya kami dapat memberi petunjuk kepada kalian) Tetapi kepastian atas kami adalah keputusan Tuhan kami, dan telah ditentukan kepada kami dan kalian takdir Allah.Kepastian keputusan azab itu atas orang-orang kafir (Sama saja bagi kita, apakah kita mengeluh ataukah bersabar. Sekali-kali kita tidak mempunyai tempat untuk melarikan diri) yaitu tidak ada keselamatan bagi kita dari apa yang kita alami, baik kita bersabar atau mengeluh atas hal itu. Yang jelas dari perdebatan di dalam neraka setelah mereka berada di dalamnya sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman (Dan (Ingatlah), ketika mereka berbantah-bantahan dalam neraka, maka orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, “Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu melepaskan sebagian (azab) api neraka yang menimpa kami?”(47) Orang-orang yang menyombongkan diri menjawab, “Sesungguhnya kita semua sama-sama dalam neraka karena Allah telah menetapkan keputusan antara hamba-hamba-(Nya)” (48)) (Surah Ghafir) Adapun perdebatan mereka di Padang Mahsyar itu.Lalu Allah berfirman (Orang-orang yang menyombongkan diri berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah, “Kamikah yang telah menghalangimu untuk memperoleh petunjuk setelah petunjuk itu datang kepadamu? (Tidak!) Sebenarnya kamu sendirilah orang-orang yang berbuat dosa”(32) Dan orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, “(Tidak!) Sebenarnya tipu daya(mu) pada waktu malam dan siang (yang menghalangi kami), ketika kamu menyeru kami agar kami kafir kepada Allah dan menjadikan sekutu-sekutu bagi-Nya.” Mereka menyatakan penyesalan ketika mereka melihat azab.Dan Kami pasangkan belenggu di leher orang-orang yang kafir. Mereka tidak dibalas melainkan sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan (33))

Sumber: https://tafsirweb.com/4067-surat-ibrahim-ayat-21.html

Informasi

Surat

ابرٰهيم (Ibrahim)

Ibrahim — 52 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

21 dari 52 ayat

Juz

Juz 13

Halaman

Halaman 258

Ruku

Ruku 213

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 52 (103/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1771 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-14