ابرٰهيم (Ibrahim)
Per AyatMushaf
تُؤْتِيْٓ
(pohon itu)memberikan
اُكُلَهَا
makanannya/buahnya
كُلَّ
setiap
حِيْنٍ
masa/musim
ۢبِاِذْنِ
dengan ijin
رَبِّهَاۗ
Tuhannya
وَيَضْرِبُ
dan membuat
اللّٰهُ
Allah
الْاَمْثَالَ
perumpamaan-perumpamaan
لِلنَّاسِ
bagi manusia
لَعَلَّهُمْ
agar mereka
يَتَذَكَّرُوْنَ
mereka ingat/mengambil pelajaran
﴿٢٥﴾
(pohon) itu menghasilkan buahnya pada setiap waktu dengan seizin Tuhannya. Dan Allah membuat perumpamaan itu untuk manusia agar mereka selalu ingat.
1775 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Pohon itu memberikan buah-buahannya setiap waktu dengan izin tuhannya. Dan demikianlah pohon keimanan, akarnya kokoh di hati seorang mukmin, dalam bentuk ilmu dan keyakinan, sedang cabangnya, berupa amal-amal shalih dan akhlak-akhlak yang diridhai di angkat kepada Allah dan ia menggapai pahalanya setiap waktu. Dan Allah mengadakan perumpamaan-perumpamaan bagi manusia agar mereka ingat dan mau menerima nasihat, kemudian mengambil pelajaran darinya.
Sumber: https://tafsirweb.com/4071-surat-ibrahim-ayat-25.html
Tafsir as-Sa'di
25. “Pohon itu memberikan buahnya”, hasil buah-buahnya “pada setiap musim dengan seizin Rabbnya” , demikian pula pohon iman, akarnya teguh di hati seorang Mukmin dalam bentuk ilmu dan keyakinan. Cabangnya berbentuk perkataan baik, amal shalih, akhlak yang disukai dan etika-etika yang bagus selalu berada di langit, menuju kepada Allah dari dirinya berupa amalan-amalan dan ucapan-ucapan yang dihasilkan oleh pohon iman, yang menorehkan manfaat bagi seorang Mukmin dan orang lain. “Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat”, kepada hal-hal yang diperintahkan dan dilarang. Karena di dalam penetapan permisalan terdapat (makna) pendekatan untuk makna yang logis dari permisalan yang dapat dicerna oleh panca indera.Dan makna yang diinginkan Allah menjadi benar-benar terang dan betul-betul jelas. Ini salah satu bentuk rahmat dan keindahan pembinaanNYa (kepada para makhluk). Bagi Allah pujian yang paling sempurna dan paling paripurna serta paling luas.Sifat ini merupakan karakteristik kalimat tauhid dan keteguhannya di hati seorang Mukmin.
Sumber: https://tafsirweb.com/4071-surat-ibrahim-ayat-25.html
Tafsir Al-Wajiz
25. Pohon itu memberikan buahnya setiap saat sesuai kehendak dan kemauan penciptanya. Allah menjelaskan banyak perumpamaan kepada manusia, supaya mereka bisa mengambil pelajaran dan pemahaman, lalu bisa beriman dan belajar.Ini merupakan salah satu fenomena penggambaran makna-makna dalam Al-Qur’an Al-Karim yang digambarkan dengan gamblang
Sumber: https://tafsirweb.com/4071-surat-ibrahim-ayat-25.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 24-26 Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (perumpamaan kalimat yang baik) persaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah (seperti pohon yang baik) yaitu orang mukmin (akarnya teguh) dia berkata, 'Tidak ada Tuhan selain Allah yang ada dalam hati orang mukmin (dan cabangnya (menjulang) ke langit) dia berkata, amal orang mukmin dinaikkan ke langit. Firman Allah: (pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim) Dikatakn, yaitu pagi dan petang. Yang jelas dari konteksnya bahwa perumpamaan orang mukmin itu seperti pohon yang selalu mengeluarkan buahnya setiap waktu, baik musim panas maupun musim dingin, malam dan siang hari.Demikian juga orang mukmin, amal shalihnya terus diangkat baginya, baik di tengah malam maupun siang hari, setiap waktu (dengan seizin Tuhannya) yaitu dengan sempurna, baik, banyak, bermanfaat, dan diberkati (Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk) Ini adalah perumpamaan kekufuran orang kafir yang tidak ada dasar dan keteguhan baginya, serupa dengan tanaman labu. Dikatakan juga bahwa itu adalah tanaman yang diiris. Diriwayatkan dari Anas bin Malik, bahwa itu adalah tanaman labu.Firman Allah (yang telah dicabut) yaitu dicabut sampai akarnya (dari permukaan bumi; tidak dapat tetap(tegak) sedikit pun) yaitu tidak ada dasar dan keteguhan baginya. Demikian juga orang kafir, dia tidak mempunyai pokok dan cabang. Tidak ada amal apapun darinya yang dinaikkan, dan diterima darinya.
Sumber: https://tafsirweb.com/4071-surat-ibrahim-ayat-25.html
Informasi
Surat
ابرٰهيم (Ibrahim)
Ibrahim — 52 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
25 dari 52 ayat
Juz
Juz 13
Halaman
Halaman 259
Ruku
Ruku 214
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 52 (103/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1775 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-14