ابرٰهيم (Ibrahim)

Per AyatMushaf
وَمَثَلُ
dan perumpamaan
كَلِمَةٍ
kalimat
خَبِيْثَةٍ
jelek
كَشَجَرَةٍ
seperti pohon
خَبِيْثَةِ
jelek
ِۨاجْتُثَّتْ
dicabut
مِنْ
dari
فَوْقِ
atas permukaan
الْاَرْضِ
bumi
مَا
tidak ada
لَهَا
baginya
مِنْ
dari
قَرَارٍ
ketetapan/tegak
﴿٢٦﴾
Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikit pun.
1776 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan perumpamaan kalimat yang buruk, yaitu kalimat kekafiran, layaknya pohon yang buruk untuk dimakan dan dirasakan, yaitu pohon hanzhal. Pohon ini roboh dari permukaan tanah, di karenakan akar-akarnya tertanam dekat dengan permukaan tanah, tidak memiliki akar yang kokoh, dan tidak ada cabang yang menjulang tinggi. Demikian pula orang kafir, ia tidak memiliki keteguhan pada dirinya dan tidak ada kebaikan padanya, dan tidak ada amal shalihnya yang diangkat kepada Allah.

Sumber: https://tafsirweb.com/4072-surat-ibrahim-ayat-26.html

Tafsir as-Sa'di

26. Kemudian Allah menyebutkan lawannya, yaitu kalimat al-Kufr (perkataan kekufuran) dan cabang-cabangnya. Allah berfirman, “Dan perumpamaan kalimat yang buruk adalah seperti pohon yang buruk”, untuk dimakan dan dirasakan, ia merupakan pohon Handzhal dan pohon yang serupa lainnya “yang telah dicabut dengan akar-akarnya”, yakni pohon ini (telah dicabut) “dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikit pun, tidak ada keteguhan, tidak ada akar yang menahannya dan tidak ada buah bagus yang dihasilkannya.Bahkan kalaupun ada buahnya, tapi jenis buah yang jelek. Demikian pula kalimat kekufuran dan kemaksiatan. Tidak ada keteguhan yang bermanfaat dalam hati, tidak menghasilkan melainkan ucapan buruk, dan amalan keji.Orangnya pun justru terancam bahaya olehnya. Tidak mendapatkan manfaat darinya. Amalan shalih darinya tidak melaju naik kepada Allah.Tidak memberinya manfaat kepada dirinya, dan orang lain pun tidak merasakan manfaatnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/4072-surat-ibrahim-ayat-26.html

Tafsir Al-Wajiz

26. Dan kata-kata yang keji adalah kata-kata ingkar dan kata-kata yang mengajak kepada keburukan dan kemahdharatan, seperti pohon yang buruk, yaitu sejenis tanaman labu yang dipetik dan dicabut akarnya dari permukaan tanah karena akarnya hanya menempel sedikit di permukaan tanah, tidak menancap, dan tidak tersisa apapun setelah dipanen. Seperti itulah perumpamaan kata-kata ingkar dan keburukan yang berakhir pada ketiadaan

Sumber: https://tafsirweb.com/4072-surat-ibrahim-ayat-26.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 24-26 Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (perumpamaan kalimat yang baik) persaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah (seperti pohon yang baik) yaitu orang mukmin (akarnya teguh) dia berkata, 'Tidak ada Tuhan selain Allah yang ada dalam hati orang mukmin (dan cabangnya (menjulang) ke langit) dia berkata, amal orang mukmin dinaikkan ke langit. Firman Allah: (pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim) Dikatakn, yaitu pagi dan petang. Yang jelas dari konteksnya bahwa perumpamaan orang mukmin itu seperti pohon yang selalu mengeluarkan buahnya setiap waktu, baik musim panas maupun musim dingin, malam dan siang hari.Demikian juga orang mukmin, amal shalihnya terus diangkat baginya, baik di tengah malam maupun siang hari, setiap waktu (dengan seizin Tuhannya) yaitu dengan sempurna, baik, banyak, bermanfaat, dan diberkati (Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk) Ini adalah perumpamaan kekufuran orang kafir yang tidak ada dasar dan keteguhan baginya, serupa dengan tanaman labu. Dikatakan juga bahwa itu adalah tanaman yang diiris. Diriwayatkan dari Anas bin Malik, bahwa itu adalah tanaman labu.Firman Allah (yang telah dicabut) yaitu dicabut sampai akarnya (dari permukaan bumi; tidak dapat tetap(tegak) sedikit pun) yaitu tidak ada dasar dan keteguhan baginya. Demikian juga orang kafir, dia tidak mempunyai pokok dan cabang. Tidak ada amal apapun darinya yang dinaikkan, dan diterima darinya.

Sumber: https://tafsirweb.com/4072-surat-ibrahim-ayat-26.html

Informasi

Surat

ابرٰهيم (Ibrahim)

Ibrahim — 52 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

26 dari 52 ayat

Juz

Juz 13

Halaman

Halaman 259

Ruku

Ruku 214

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 52 (103/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1776 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-14