ابرٰهيم (Ibrahim)
Per AyatMushaf
رَبَّنَا
ya Tuhan kami
اغْفِرْ
ampunilah
لِيْ
aku
وَلِوَالِدَيَّ
dan kedua orang tuaku
وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ
dan kepada orang-orang mukmin
يَوْمَ
hari
يَقُوْمُ
wahai kaumku
الْحِسَابُ
hisab/perhitungan
ࣖ
﴿٤١﴾
Ya Tuhan kami, ampunilah aku dan kedua ibu bapakku dan semua orang yang beriman pada hari diadakan perhitungan (hari Kiamat).”
1791 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Wahai tuhan kami, ampunilah aku atas apa yang terjadi padaku dari hal-hal yang manusia tidak lepas darinya, dan ampunilah kedua orangtuaku (dan doa ini dia ucapkan sebelum jelas baginya bahwa ayahnya adalah musuh Allah) dan ampunilah orang-orang mukmin semuanya pada hari manusia berdiri untuk menghadapi perhitungan amal dan pembalasannya.
Sumber: https://tafsirweb.com/4087-surat-ibrahim-ayat-41.html
Tafsir as-Sa'di
40-41. Kemudian beliau mendoakan kebaikan bagi dirinya dan keturunanya dengan berkata, “Ya Rabbku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Rabb kami, perkenankan doaku. Ya Rabb kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang Mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)”, Allah menyambut seluruh permohonan beliau kecuali doa (permohonan ampunan) bagi ayahnya yang mana beliau panjatkan sekedar hanya untuk pemenuhan janji yang beliau sampaikan kepada ayahnya.Ketika telah jelas bahwa dia adalah musuh Allah, maka dia berlepas diri darinya.
Sumber: https://tafsirweb.com/4087-surat-ibrahim-ayat-41.html
Tafsir Al-Wajiz
41. Wahai Tuhanku ampunilah aku dalam setiap kelalaianku kepadamu, ampunilah juga orang tuaku (ini sebelum dia mengetahui permusuhan keduanya terhadap Allah) pada hari terjadinya hisab
Sumber: https://tafsirweb.com/4087-surat-ibrahim-ayat-41.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 38-41 Ibnu Jarir berkata bahwa Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang nabi Ibrahim, bahwa dia berkata: (Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengetahui apa yang kami sembunyikan dan apa yang kami lahirkan) yaitu Engkau mengetahui maksudku dalam doaku dan apa yang aku inginkan dalam doaku untuk penduduk kota ini. Sesungguhnya hal itu hanya untuk mendapatkan ridhaMu dan mengikhlaskan diri kepadaMu. Sesungguhnya Engkau mengetahui segala sesuatu yang tampak dan tidak tampak, tidak ada sesuatu di bumi ini dan langit yang tersembunyi dari pengetahuanMu.Kemudian nabi Ibrahim memuji Tuhannya atas anak yang dianugerahkan kepadanya ketika sudah tua, lalu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Segala puji bagi Allah, yang telah menganugerahkan kepadaku di hari tua(ku) Ismail dan Ishaq. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Mendengar (memperkenankan) doa (39)) yaitu Dia mengabulkan doa orang yang memohon kepadaNya, dan sungguh Dia telah mengabulkan apa yang aku minta kepadamu, berupa anak. Kemudian nabi Ibrahim berdoa dengan yakin: (Ya Tuhanku, jadikanlah aku orang yang tetap mendirikan salat) yaitu memelihara dan mendirikan batasan-batasannya (dan begitu pula anak cucuku) yaitu, jadikanlah mereka sebagai orang-orang yang mendirikannya (Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku) yaitu apa yang aku minta kepadaMu (Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan orang tuaku) Hal ini sebelum dia berlepas diri dari ayahnya, setelah dia mengetahui dengan jelas bahwa ayahnya adalah musuh Allah سبحانه وتعالى (dan sekalian orang-orang mukmin) yaitu semuanya (pada hari terjadinya hisab) yaitu, pada hari Engkau menghisab hamba-hambaMu, lalu Engkau membalas mereka sesuai dengan amal mereka, jika baik, maka balasannya kebaikan, dan jika buruk, maka balasannya keburukan.
Sumber: https://tafsirweb.com/4087-surat-ibrahim-ayat-41.html
Informasi
Surat
ابرٰهيم (Ibrahim)
Ibrahim — 52 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
41 dari 52 ayat
Juz
Juz 13
Halaman
Halaman 260
Ruku
Ruku 216
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 52 (104/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1791 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-14