الحجر (Al-Hijr)

Per AyatMushaf
وَاَرْسَلْنَا
dan Kami telah utus/meniup
الرِّيٰحَ
angin
لَوَاقِحَ
untuk mengawinkan
فَاَنْزَلْنَا
lalu Kami turunkan
مِنَ
dari
السَّمَاۤءِ
langit
مَاۤءً
air
فَاَسْقَيْنٰكُمُوْهُۚ
lalu Kami beri minum kamu dengannya
وَمَآ
dan tidak
اَنْتُمْ
kamu
لَهٗ
baginya
بِخَازِنِيْنَ
dengan perbendaharaan/penyimpan
﴿٢٢﴾
Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan (air) itu, dan bukanlah kamu yang menyimpannya.
1824 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan kami telah menghembuskan angin dan menundukannya untuk membentuk awan dan membawa air hujan, menyemaikan pepohonan, lalu dedaunannya dan kelopak buahnya mekar, juga membawa hujan, hal-hal yang baik dan yang berguna. Kemudian kami menurunkan dari awan itu air yang kami sediakan bagi minuman kalian, tanah dan biantang-binatang ternak kalian. Dan kalain tidaklah dapat menyimpannya dalam gudang-gudang penyimpanan kalian, Kami lah yang menyimpannya sebagai rahmat bagi kalian dan kebajikan bagi kalain.

Sumber: https://tafsirweb.com/4172-surat-al-hijr-ayat-22.html

Tafsir as-Sa'di

22. maksudnya kami menundukan angin; angin (yang mendatangkan) rahmat yang membuahi awan sebagaimana bunga jantan membuahi bunga betina. Dari situ, muncullah air dengan izin Allah. Maka Allah memberi minum kepada manusia, binatang binatang ternak mereka serta (menyirami) tanah tanah mereka.Dan Dia menyisakan air dalam perut bumi sebagai simpanan untuk kebutuhan dan kepentingan mereka, sebagai implikasi kekuasaan dan rahmatNya. ”dan sekali kali bukanlah kamu yang menyimpannya” maksudnya tidak ada kemampuan atas kalian untuk menampung dan menyimpannya. Tapi Allah-lah yang menampungnya untuk kemaslahatan kalian dan memunculkan mata air- mata air di tanah sebagai cerminan rahmat dan kebaikanNYa kepada kalian.

Sumber: https://tafsirweb.com/4172-surat-al-hijr-ayat-22.html

Tafsir Al-Wajiz

22. Kami telah meniupkan angin untuk mempertemukan awan sehingga mengandung air hujan sehingga menjadi hujan. Juga meniupkan angin untuk mengawinkan tumbuh, pepohonan dan bunga-bungaan.Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, juga untuk keperluan pertanian dan peternakan. Juga untuk membersihkan bumi serta cuaca. Sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya

Sumber: https://tafsirweb.com/4172-surat-al-hijr-ayat-22.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 21-25 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia adalah Dzat yang memiliki segala sesuatu, dan bahwa segala sesuatu itu mudah dan tidak ringan bagiNya. Di sisiNya perbendaharaan segala sesuatu dari segala jenis hal (dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran tertentu) yaitu menurut apa yang DIa kehendaki dan dan inginkan, dan karena dalam hal itu ada hikmah yang jelas dan rahmat bagi hamba-hambaNya, bukan sebagai suatu kewajiban, bahkan Dia menetapkan atas DzatNya rahmat. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan)) yaitu mengisi awan, sehingga bisa mengucurkan air, serta mengawinkan tumbuh-tumbuhan, sehingga terbuka daun-daunnya dan mayang bunganya.Disebutkan dalam bentuk jamak agar bisa menyubrukannya, berbeda dengan angin yang kering, maka disebutkan dalam bentuk mufrad, dan disifati dengan kata “'aqim” yaitu tidak menyuburkan. karena tidak menghasilkan sesuatu melainkan hanya dua hal atau lebih. Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud tentang firmanNya: (Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan)) dia berkata angin itu dikirimkan, maka membawa air dari langit, kemudian menggerakkan awan sehingga awan itu menjatuhkan hujan sebagaimana air susu keluar. Firman Allah: (lalu Kami beri minum kalian dengan air itu) yaitu, Kami menurunkannya kepada kalian dalam keadaan tawar sehingga kalian bisa meminumnya.Seandainya Kami menghendaki, maka Kami menjadikannya asin, sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain dalam surah Al-Waqi'ah, yaitu firman Allah سبحانه وتعالى: (Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kalian minum (68) Kaliankah yang menurunkannya dari awan ataukah Kami yang menurunkan? (69) Kalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan air itu asin, maka mengapakah kalian tidak bersyukur? (70)) (Surah Al-Waqi'ah) dan (Dialah yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kalian, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya) kalian menggembalakan ternak kalian (10)) (Surah An-Nahl) Terkait firman Allah: (dan sekali-kali bukanlah kalian yang menyimpannya) Sufyan Ats-Tsauri berkata yaitu mencegahnya.Bisa juga bahwa yang dimaksud adalah dan kalian bukanlah orang-orang yang memeliharanya, tetapi Kamilah yang menurunkan dan memeliharanya untuk kalian, lalu Kami menjadikannya mata air dan sumber air di bumi. Seandainya Allah سبحانه وتعالى menghendaki, maka Dia mengeringkan dan melenyapkannya. Tetapi karena rahmatNya, Dia menurunkan dan menjadikannya tawar, lalu Dia memeliharanya di dalam mata air-, sumur-sumur, sungai-sungai dan tempat lainnya, agar mencukupi mereka selama satu tahun agar mereka bisa meminumnya, memberi minum hewan ternak mereka, dan mengairi tanaman dan buah-buahan mereka.Firman Allah: (Dan sesungguhnya benar-benar Kamilah yang menghidupkan dan mematikan) Pemberitahuan tentang kekuasaanNya dalam memulai penciptaan dan mengulanginya, dan bahwa Dia adalah Dat yang menghidupkan makhluk dari tidak ada, kemudian Dia mematikan mereka, lalu Dia membangkitkan mereka semua pada hari perhimpunan. Allah memberitahukan bahwa Dia adalah Dzat yang mewariskan bumi dan makhluk yang ada padanya, dan hanya kepadaNyalah mereka kembali. Kemudian Allah berfirman seraya memberitahukan tentang kesempurnaan ilmuNya tentang mereka, dari awal hingga yang akhir mereka.Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sesungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu daripada kalian) Ibnu Abbas berkata, bahwa orang-orang yang terdahulu adalah semua orang yang telah binasa sejak nabi Adam. dan orang-orang yang kemudian adalah orang-orang yang masih hidup dan orang-orang yang akan ada nanti sampai hari kiamat. Hal yang serupa diriwayatkan dari Ikrimah, Mujahid, Adh-Dhahhak, Qatadah, Muhammad bin Ka'b, Asy-Sya'bi, dan lainnya. Pendapat ini dipilih oleh Ibnu Jarir.

Sumber: https://tafsirweb.com/4172-surat-al-hijr-ayat-22.html

Informasi

Surat

الحجر (Al-Hijr)

Hijr — 99 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

22 dari 99 ayat

Juz

Juz 14

Halaman

Halaman 263

Ruku

Ruku 219

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 53 (105/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1824 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-15