الحجر (Al-Hijr)

Per AyatMushaf
وَلَقَدْ
dan sesungguhnya
خَلَقْنَا
Kami telah menciptakan
الْاِنْسَانَ
manusia
مِنْ
dari
صَلْصَالٍ
tanah liat yang kering
مِّنْ
dari
حَمَاٍ
lumpur hitam
مَّسْنُوْنٍۚ
berbentuk
﴿٢٦﴾
Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk.
1828 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan sungguh kami telah menciptakan Adam dari tanah kering yang bila dilubangi, akan terdengar suara darinya. Tanah yang kering ini berasal dari tanah berwarna hitam yang telah berubah warna dan bunya, karena sudah ada sejak lama.

Sumber: https://tafsirweb.com/4176-surat-al-hijr-ayat-26.html

Tafsir as-Sa'di

26. “dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia” yaitu adam “dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk” maksudnya dari tanah yang telah mengering setelah ditutupi, hingga memiliki bunyi dan suara bagaikan tembikar. makna yaitu tanah yang sudah berubah warna dan baunya karena sudah terlalu lama diendapkan.

Sumber: https://tafsirweb.com/4176-surat-al-hijr-ayat-26.html

Tafsir Al-Wajiz

26. Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering yang bersuara ketika digerakkan, yang berasal dari lumpur hitam yang diberi bentuk.

Sumber: https://tafsirweb.com/4176-surat-al-hijr-ayat-26.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 26-27 Ibnu Abbas, Mujahid, dan Qatadah berkata bahwa makna yang dimaksud dengan “Al-Shalshal” di sini adalah tanah kering. yang tampak adalah sebagaimana firmanNya: (Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar (14) dan Dia menciptakan jin dari nyala api (15)) (Surah Ar-Rahmah) Diriwayatkan dari Mujahid juga bahwa kata “Al-Shalshal” adalah tanah berbau busuk.Tafsir ayat dengan ayat yang lain adalah lebih utama. Firman Allah: (dari lumpur hitam yang diberi bentuk) yaitu tanah liat. dan kata “al-masnun” adalah yang licin, sebagaimana seorang penyair berkata: “Kemudian pinggangnya ditempelkan di kubah hijau sambil ber­jalan di atas marmer yang licin” yaitu licin dan mengilap. Oleh karena itu diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa dia berkata yaitu tanah yang basah.Firman Allah: (Dan Kami telah menciptakan jin sebelumnya) yaitu sebelum manusia (dari api yang sangat panas) Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud. Dia berkata bahwa angin yang panas ini adalah bagian dari tujuh puluh bagian dari angin panas yang digunakan untuk menciptakan jin. Kemudian dia membaca: (Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas (27)) Disebutkan dalam hadits shahih,”Para malaikat diciptakan dari cahaya, dan jin diciptakan dari nyala api, dan Adam diciptakan dari apa yang digambarkan kepada kalian” Makna yang dimaksud ayat ini adalah menunjukkan kemuliaan, kebaikan dan kesucian unsur kejadiannya.

Sumber: https://tafsirweb.com/4176-surat-al-hijr-ayat-26.html

Informasi

Surat

الحجر (Al-Hijr)

Hijr — 99 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

26 dari 99 ayat

Juz

Juz 14

Halaman

Halaman 263

Ruku

Ruku 220

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 53 (105/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1828 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-15