الحجر (Al-Hijr)

Per AyatMushaf
قَالُوْا
(mereka) berkata
بَشَّرْنٰكَ
kami membei kabar gembira kepadamu
بِالْحَقِّ
dengan benar
فَلَا
maka janganlah
تَكُنْ
adalah kamu
مِّنَ
dari/termasuk
الْقٰنِطِيْنَ
orang-orang yang berputus asa
﴿٥٥﴾
(Mereka) menjawab, “Kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan benar, maka janganlah engkau termasuk orang yang berputus asa.”
1857 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Mereka menjawab, “Kami memberikan kabar gembira kepadamu dengan kebenaran yang diberitahukan Allah kepada kami. Maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang terputus asa untuk mendapatkan keturunan.

Sumber: https://tafsirweb.com/4205-surat-al-hijr-ayat-55.html

Tafsir as-Sa'di

55 “mereka menjawab ’kami menyampaikan berita gembira kepadamu dengan benar” yang tidak mengandung keraguan padanya. Sebab, sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. Sedangkan kamu teristimewakan (oleh Allah) wahai pemilik rumah ini, rahmat Allah dan keberkahanNya semoga selalu tercurahkan pada kalian. maka janganlah dianggap aneh kucuran kemurahan dan kebaikan Allah kepada kalian. ”maka janganlah kamu termasuk orang orang yang berputus asa” yaitu orang orang yang menganggap mustahil kedatangan kebaikan kepada mereka.Bahkan, engkau mesti senantiasa mengharapkan curahan kebaikan, kebajikan, dan kenikmatanNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/4205-surat-al-hijr-ayat-55.html

Tafsir Al-Wajiz

55. Malaikat menjawab: “Kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan benar, maka janganlah kamu menjadi orang-orang yang berputus asa dari rahmat Allah untuk mempunyai anak di usia tua”.

Sumber: https://tafsirweb.com/4205-surat-al-hijr-ayat-55.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 51-56 Allah سبحانه وتعالى berfirman wahai Muhammad beritakanlah kepada mereka tentang kisah: (tamu-tamu Ibrahim) Kata “Ash-dhaifu” dipakai untuk bentuk tunggal dan bentuk jamak, seperti kata “Az-zuur” dan “As-safru”, dan bagaimana (masuk ke tempatnya, lalu mereka mengucapkan, "Salam.”Berkata Ibrahim, "Sesungguhnya kami merasa takut kepada kalian”) yaitu mereka takut. Disebutkan bahwa rasa takutnya muncul pada diri mereka ketika dia melihat tangan mereka tidak mau pada sesuatu yang ada disediakan kepada mereka berupa jamuan, yaitu anak sapi gemuk yang dipanggang (Mereka berkata, "Janganlah kamu merasa takut”) yaitu janganlah takut (Lalu mereka menyampaikan berita gembira kepada Ibrahim bahwa dia akan mendapat seorang anak yang alim) (Surah Adz-Dzariyat: 28) yaitu nabi Ishaq, sebagaimana yang disebutkan dalam surah Hud.Kemudian nabi Ibrahim (berkata) dengan heran, karena usia lanjutnya, dan usia lanjut istrinya, dan dengan diwujudkannya janji itu: (Apakah kalian memberi kabar gembira kepadaku, padahal usiaku telah lanjut, maka dengan cara bagaimanakah (terlak­sananya) berita gembira yang kalian kabarkan ini?) Lalu mereka menjawabnya seraya menegaskan kepastian dari kejadian berita gembira itu setelah berita gembira itu disampaikan: (Mereka menjawab, "Kami menyampaikan kabar gembira kepada­mu dengan benar, maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang berputus asa” (55)) Sebagian ulama membacanya “Al-Qanithin” Lalu nabi Ibrahim menjawab mereka, bahwa sesungguhnya dia tidak berputus asa, tetapi berharap kepada Allah terhadap anak, meskipun usianya telah lanjut, begitu juga istrinya. Sesungguhnya nabi Ibrahim mengetahui kekuasaan dan rahmat Allah yang lebih besar dari hal itu.

Sumber: https://tafsirweb.com/4205-surat-al-hijr-ayat-55.html

Informasi

Surat

الحجر (Al-Hijr)

Hijr — 99 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

55 dari 99 ayat

Juz

Juz 14

Halaman

Halaman 265

Ruku

Ruku 221

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 53 (106/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1857 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-15