الحجر (Al-Hijr)

Per AyatMushaf
وَمَا
dan tidak
خَلَقْنَا
Kami menciptakan
السَّمٰوٰتِ
langit(jamak)
وَالْاَرْضَ
dan bumi
وَمَا
dan tidak
بَيْنَهُمَآ
diantara keduanya
اِلَّا
melainkan
بِالْحَقِّۗ
dengan kebenaran
وَاِنَّ
dan sesungguhnya
السَّاعَةَ
hari kiamat
لَاٰتِيَةٌ
pasti akan datang
فَاصْفَحِ
maka maafkanlah
الصَّفْحَ
maaf
الْجَمِيْلَ
yang baik
﴿٨٥﴾
Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan kebenaran. Dan sungguh, Kiamat pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik.
1887 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan Kami tidaklah menciptakan langit dan bumi dan semua yang ada di antara keduanya kecuali dengan benar-benar yang menunjukan kesempurnaan pencipta keduanya dan kuasaNya, dan sesungguhnya Dialah Dzat yang tidak sepatutnya ibadah dilaksanakan kecuali bagiNya semata, tiada sekutu bagiNya, dan sesungguhnya waktu yang hari kiamat akan terjadi padanya benar-benar akan datang, tidak ada keraguan padanya, agar setiap jiwa memperoleh balasan penuh atas apa yang diperbuatnya. Maka maafkanlah orang-orang musyrik itu (wahai rasul), dan berlapang dadalah terhadap mereka, serta abaikanlah apa yang mereka perbuat.

Sumber: https://tafsirweb.com/4235-surat-al-hijr-ayat-85.html

Tafsir as-Sa'di

85. maksudnya, kami tidaklah menciptakan keduanya dengan sia sia lagi batil, sebagaimana persangkaan para musuh Allah. Bahkan kami tidaklah menciptakan keduanya “melainkan dengan benar benar” yang dari kebenaran itu (diharapkan) agar keduanya dan seisinya menjadi petunjuk atas kesempurnaan pencipta keduanya, kekuasaanNya serta keluasan rahmatNya hikmahNya dan ilmuNya yang meliputi (segala sesuatu). Dan (menunjukan) bahwa Dialah yang tidak sepatutnya ibadah dikerjakan kecuali untukNya, tiada sekutu bagiNya. “dan sesungguhnya saat (kiamat) itu pasti akan datang” tidak disangsikan lagi, sungguh penciptaan langit dan bumi lebih dahsyat dibandingkan sekedar penciptaan manusia. “maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik” yaitu pemberian maaf yang tidak dibuntuti tindakan menyakiti (si penerima) justru membalas sikap buruk orang dengan kebaikan, dosa dengan ampunan, agar engkau dapat menggapai pahala dan ganjaran besar dari Rabbmu.Sesungguhnya setiap sesuatu yang (pasti) datang berarti sudah dekat. Telah tersibak sebuah pengertian yang lebih baik dari pada yang sudah saya sebutkan (di atas) yakni perkara yang diperintahkan adalah memberi maaf dengan cara yang baik. Artinya cara yang elegan yang terbebas dari unsur kedengkian dan gangguan dalam bentuk ucapan maupun tindakan, bukan pemberian maaf yang tidak baik. yaitu pemberian maaf yang tidak pada tempatnya. maka tidak boleh diberikan maaf ketika keadaan menuntut penerapan hukuman. semisal menghukum orang orang yang melampaui batas, lagi berbuat aniaya yang tidak ada terapi yang bermanfaat bagi mereka kecuali penjatuhan hukuman (pada diri mereka) inilah makna yang saya maksud.

Sumber: https://tafsirweb.com/4235-surat-al-hijr-ayat-85.html

Tafsir Al-Wajiz

85. Kami tidak menciptakan langit dan bumi beserta segala yang ada di antara keduanya, baik makhluk maupun benda mati melainkan dengan benar. Sesungguhnya hari kiamat itu pasti akan datang tanpa keraguan, maka maafkanlah mereka dengan cara yang baik tanpa menyakiti dan membuat cemas

Sumber: https://tafsirweb.com/4235-surat-al-hijr-ayat-85.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 85-86 Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya) yaitu dengan adil (Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan dan Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga)) (Surah An-Najm: 31) dan (Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya tanpa hikmah. Yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir itu karena mereka akan masuk neraka (27)) (Surah Shad) Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberitahukan kepada NabiNya tentang terjadinya hari kiamat, dan sesungguhnya hari kiamat itu pasti terjadi.Kemudian Allah سبحانه وتعالى memerintahkan kepadanya untuk memaafkan dengan cara yang baik terhadap orang-orang musyrik yang telah menyakiti dan mendustakan apa yang beliau bawa kepada mereka. Sebagaimana firmanNya: (Maka berpalinglah kamu (hai Muhammad) dari mereka dan katakanlah, "Salam (selamat tinggal)." Kelak mereka akan mengetahui (nasib mereka yang buruk) (89)) (Surah Az-Zukhruf) Mujahid, Qatadah, dan lainnya berkata bahwa hal ini sebelum perintah berperang.Hal ini sebagaimana keduanya berkata, dan ayat ini adalah ayat Makkiyyah, dan ayat peperangan hanya setelah hijrah. Firman Allah: (Sesungguhnya Tuhanmu. Dialah Yang Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui (86)) Penetapan tentang hari kiamat dan bahwa Allah سبحانه وتعالى Maha Kuasa menjadikan hari kiamat, karena sesungguhnya Dia adalah Dzat Yang Maha Pencipta, tidak ada sesuatu pun yang bisa melemahkan penciptaanNya. Dia Maha Mengetahui semua jasad yang telah berpisah-pisah di tempat yang berbeda-beda di bumi.Sebagaimana firmanNya: (Dan tidakkah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi itu ber­kuasa menciptakan kembali jasad-jasad mereka yang sudah hancur itu? Benar, Dia berkuasa. Dan Dialah Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui (81) Sesungguhnya perintah-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya, "Jadilah!" Maka terjadilah ia (82) Maka Maha Suci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nyalah kalian dikembalikan (83)) (Surah Yasin)

Sumber: https://tafsirweb.com/4235-surat-al-hijr-ayat-85.html

Informasi

Surat

الحجر (Al-Hijr)

Hijr — 99 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

85 dari 99 ayat

Juz

Juz 14

Halaman

Halaman 266

Ruku

Ruku 223

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 53 (106/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1887 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-15