النحل (An-Nahl)

Per AyatMushaf
اَتٰىٓ
telah/pasti datang
اَمْرُ
ketetapan
اللّٰهِ
Allah
فَلَا
maka janganlah
تَسْتَعْجِلُوْهُ
kamu minta disegerakannya
ۗسُبْحٰنَهٗ
Maha Suci Dia
وَتَعٰلٰى
dan Maha Tinggi
عَمَّا
dari apa
يُشْرِكُوْنَ
mereka persekutukan
﴿١﴾
Ketetapan Allah pasti datang, maka janganlah kamu meminta agar dipercepat (datang)nya. Mahasuci Allah dan Mahatinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.
1902 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Telah dekat terjadinya hari kiamat dan keputusan Allah untuk mengazab kalian (wahai orang-orang kafir), maka janganlah kalain meminta untuk disegerakan datangnya azab itu lantaran hasrat memperolok ancaman rasul kepada kalian. Allah maha suci dari perbuatan syirik dan sekutu-sekutu.

Sumber: https://tafsirweb.com/4349-surat-an-nahl-ayat-1.html

Tafsir as-Sa'di

1. Allah berfirman dalam rangka mendekatkan (waktu) kedatangan ketetapanNYa yang telah Dia janjikan dan memastikan maka janganlah kamu meminta minta agar disegerakan (datang) nya” sesungguhnya ia akan tiba.Dan setiap sesuatu yang pasti datang, berarti dekat. “Mahasuci Allah dan Mahatinggi dari apa yang mereka persekutukan” yang berbentuk penisbatan sekutu, anak, istri, padanan, dan lain sebagainya, yang dilekatkan oleh kaum musyrikin kepada Allah, yang tidak pantas dengan keagungan Allah dan menafikan kesempurnaanNYa.

Sumber: https://tafsirweb.com/4349-surat-an-nahl-ayat-1.html

Tafsir Al-Wajiz

1. Datangnya ketetapan Allah telah menjadi kepastian, yaitu pertolongan kepada nabi dan mengazab orang-orang kafir. Maka janganlah kamu meminta agar disegerakan sebab itu sudah ditetapkan.Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan dengan berhala-berhala. Orang-orang musyrik telah meminta agar hari kiamat atau kebinasaan bagi mereka disegerakan. Mereka berkata, jika memang perkataan itu benar maka berhala kami akan menolong dan menyelamatkan kami dari itu.Maka turunlah ayat ini

Sumber: https://tafsirweb.com/4349-surat-an-nahl-ayat-1.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang dekatnya kedatangan hari kiamat, yang hal ini diungkapkan dalam bentuk fi’il madhi yang menunjukkan bahwa hal itu pasti terjadi. Sebagaimana Allah berfirman: (Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedangkan mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (darinya) (1) (Surah Al-Anbiya’) dan (Telah dekat (datangnya) saat itu dan telah terbelah bulan (1)) (Surah Al-Qamar).Firman Allah: (maka janganlah kamu meminta agar disegerakan (datang)nya) yaitu telah dekat hal yang dianggap jauh itu, maka janganlah meminta agar itu disegerakan. Dhamir pada kalimat itu bisa merujuk kepada Allah. Bisa juga merujuk kepada azab, dan keduanya saling menguatkan.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan mereka meminta kepadamu supaya segera diturunkan azab. Kalau tidaklah karena waktu yang telah ditetapkan, benar-benar telah datang azab kepada mereka, dan azab itu benar-benar akan datang kepada mereka dengan tiba-tiba, sedangkan mereka tidak menyadarinya (53) Mereka meminta kepadamu supaya segera diturunkan azab. Dan sesungguhnya Jahanam benar-benar meliputi orang-orang kafir (54)) (Surah Al-'Ankabut) Kemudian Allah سبحانه وتعالى menyucikan DzatNya dari kemusyrikan mereka terhadapNya dengan menyembah tuhan lain bersamaNya, berupa berhala-berhala dan tandingan-tandingan.Maha Suci dan Maha Tinggi Allah dengan ketinggian yang Maha Besar. Mereka adalah orang-orang yang mendustakan hari kiamat. Lalu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka perse­kutukan)

Sumber: https://tafsirweb.com/4349-surat-an-nahl-ayat-1.html

Informasi

Surat

النحل (An-Nahl)

Lebah — 128 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

1 dari 128 ayat

Juz

Juz 14

Halaman

Halaman 267

Ruku

Ruku 224

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 54 (107/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1902 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-16