النحل (An-Nahl)
Per AyatMushaf
قَدْ
sesungguhnya
مَكَرَ
membuat tipu daya
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
مِنْ
dari
قَبْلِهِمْ
sebelum mereka
فَاَتَى
maka mendatangkan/menghancurkan
اللّٰهُ
Allah
بُنْيَانَهُمْ
bangunan-bangunan mereka
مِّنَ
dari
الْقَوَاعِدِ
dasar-dasar/pokok-pokok
فَخَرَّ
lalu tersungkur/jatuh ke bawah
عَلَيْهِمُ
atas mereka
السَّقْفُ
atap
مِنْ
dari
فَوْقِهِمْ
atas mereka
وَاَتٰىهُمُ
dan datang kepada mereka
الْعَذَابُ
azab
مِنْ
dari
حَيْثُ
tempat/jurusan
لَا
tidak
يَشْعُرُوْنَ
mereka menyadari
﴿٢٦﴾
Sungguh, orang-orang yang sebelum mereka telah mengadakan tipu daya, maka Allah menghancurkan rumah-rumah mereka mulai dari pondasinya, lalu atap (rumah itu) jatuh menimpa mereka dari atas, dan siksa itu datang kepada mereka dari arah yang tidak mereka sadari.
1927 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan sesungguhnya orang-orang kafir telah merencanakan berbagai tipu daya terhadap rasul-rasul yang diutus kepada mereka dan misi mendakwahkan kebenaran yang mereka bawa. Kemudian Allah datang menghancurkan bangunan-bangunan rumah mereka dari dasar dan pondasinya, sehingga atapnya menjatuhi mereka dari atas mereka, dan datanglah kepada mereka kebinasaan melalui tempat tinggal mereka yang aman, lantaran mereka tidak berpikir dan tidak menyangka-nyangka kebinasaan mereka muncul dari dalam rumah mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/4374-surat-an-nahl-ayat-26.html
Tafsir as-Sa'di
26-27. “sesungguhnya orang orang yang sebelum mereka telah mengadakan makar” terhadap para rasul mereka dan ingin mengecoh dengan berbagai rekayasa untuk menolak risalah yang dibawa oleh para rasul kepada mereka. Diantara bentuk makar mereka adalah, membangun istana istana yang luar biasa besarnya ”maka Allah menghancurkan rumah rumah mereka dari pondasinya” maksudnya, Allah mendatangkan hukuman bencana yang menerjang rumah rumah itu dari dasar dan pondasinya, ”lalu atap (rumah itu) jatuh menimpa mereka dari atas” maka gedung yang mereka bangun berubah menjad siksaan, mereka tersiksa karenanya, ”dan datanglah azab itu kepada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari”. demikian itu, lantaran mereka menyangka bahwa bangunan itu akan bermanaat bagi mereka dan melindungi mereka dari azab. Akhirnya, siksaan (yang menimpa) mereka bersumber dari rumah yang mereka bangun dan mereka dirikan sendiri. ini termasuk bentuk perumpamaan terbaik perihal Allah menggugurkan makar pada musuhNya.Mereka telah memeras pikiran dan memperkirakan tentang risalah yang disampaikan oleh para rasul ketika mereka mendustakannya. Untuk menghadapi para rasul, mereka membuat asas asas dan kaidah kaidah yang batil, yang mereka jadikan rujukan untuk menolak risalah yang dibawa oleh para rasul. mereka juga menerapkan siasat untuk menimpakan hal hal buruk dan bahaya pada para rasul dan para pengikut mereka. Maka, uasaha makar mereka ini justru berubah menjadi sumber kehancuran mereka.Hal ini karena usaha makar mereka sungguh tidak baik, dan tidaklah tindakan makar itu melainkan akan kembali menimpa pelakunya. Ini akibat buruk mereka di dunia, dan sungguh siksaan akhirat lebih menghinakan lagi. Untuk itu Allah berfirman ”kemudian Allah menghinakan mereka di hari kiamat” maksudnya mempermalukan mereka di hadapan seluruh makhluk dan menjelaskan kedustaan dan kebohongan mereka yang mengatasnamakan Allah."dan berfirman ’Dia manakah sekutu sekutuKu itu (yang karena membelanya) kamu selalu memusuhi mereka (nabi nabi dan orang orang mukmin)”, maksudnya kalian memerangi dan memusuhi Allah dan golonganNya. Karena mereka (sekutu sekutu itu) kalian mempunyai asumsi bahwa mereka merupakan sekutu sekutu bagi Allah. Apabila Allah menanyakan hal ini kepada mereka, niscaya mereka tidak mempunyai jawaban selain pengakuan atas kesesatan dan permusuhan mereka.Mereka mengakui ”berhala berhala itu semuanya telah lenyap dari kami, dan mereka mengakui terhadap diri mereka bahwa mereka adalah orang orang yang kafir” “berkatalah orang orang yang telah diberi ilmu” yaitu para ulama Rabbani “sesungguhnya kehinaan pada hari ini” yaitu hari kiamat, ”dan keburukan” yaitu azab “ditimpakan atas orang orang yang kafir”. Dalam ayat ini termuat keterangan tentang keutamaan pada ulama, dan bahwa mereka adalah para juru bicara yang menyampaikan kebenaran di dunia ini dan pada hari ketika para saksi hadir, dan ucapan mereka memiliki tempat di sisi Allah dan para mahkluk.
Sumber: https://tafsirweb.com/4374-surat-an-nahl-ayat-26.html
Tafsir Al-Wajiz
26. Sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka yaitu kafir Makkah Namrudz bin Kan’an telah mengadakan makar, maka Allah menghancurkan dengan angin dan menggoncakan rumah-rumah mereka dari pondasinya, lalu atap rumah itu jatuh menimpa mereka dari atas. Adapun azab itu datang kepada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari.Inilah janji untuk orang-orang kafir dan orang-orang yang hidup pada zaman Nabi ﷺ bahwa perbuatan membangkang mereka itu akan mereka terima kembali berupa balasan untuk mereka
Sumber: https://tafsirweb.com/4374-surat-an-nahl-ayat-26.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 26-27 Ini merupakan perumpamaan kebathilan dari apa yang dilakukan orang-orang yang mengingkari dan menyekutukan Allah dalam menyembahNya dengan sembahan selain Dia, sebagaimana yang dikatakan nabi Nuh: (dan melakukan tipu daya yang amat besar (22)) (Surah Nuh) yaitu, mereka melakukan tipu muslihat dalam menyesatkan manusia dengan segala tipu daya, dan mereka memikat manusia untuk condong kepada kemusyrikan mereka dengan berbagai sarana.Sebagaimana para pengikut mereka berkata kepada mereka pada hari kiamat: ((Tidak) sebenarnya tipu daya (kalian) di waktu malam dan siang (yang menghalangi kami), ketika kalian menyeru kami supaya kami kafir kepada Allah dan menjadikan sekutu-sekutu bagi-Nya) (Surah Saba: 33) Firman Allah: (maka Allah menghancurkan rumah-rumah mereka dari pondasinya) yaitu Allah mencabutnya dari dasarnya dan membatalkan amal mereka.Sebagaimana firman Allah سبحانه وتعالى: (Setiap mereka menyalakan api peperangan, Allah memadamkannya) (Surah Al-Maidah: 64) (maka Allah mendatangkan kepada mereka (hukuman) dari azab yang tidak mereka sangka-sangka.Dan Allah menimpakan ketakutan ke dalam hati mereka; mereka memusnahkan rumah-rumahnya sendiri dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang yang beriman. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai pandangan) (Surah Al-Hasyr: 2) Allah سبحانه وتعالى berfirman di sini: (maka Allah menghancurkan rumah-rumah mereka dari pondasinya, lalu atap (rumah itu) jatuh menimpa mereka dari atas, dan datanglah azab itu kepada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari.Kemudian Allah menghinakan mereka di hari kiamat) yaitu,, Allah menampakkan aib mereka dan apa yang mereka sembunyikan dalam hatinya sehingga menjadi terang dan jelas. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Pada hari ditampakkan segala rahasia (9)) (Surah Ath-Thariq: 9) yaitu ditampakkan dan diumumkan, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits shahih Bukhari Muslim dari Ibnu Umar, dia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda,”Pada hari kiamat akan ditegakkan panji bagi setiap orang yang berkhianat di belakangnya sesuai dengan perbuatan khianatnya, lalu dikatakan bahwa inilah pengkhianatan Fulan bin Fulan” Demikian juga, Allah menampakkan kepada manusia apa yang disembunyikan mereka berupa tipu muslihat, lalu Dia menghinakan mereka di mata semua makhluk.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada mereka seraya mencemoohkan dan mencela mereka: (Di manakah sekutu-sekutu-Ku itu kalian selalu memusuhi mereka (nabi-nabi dan orang-orang mukmin)?) kalian berperang dan memusuhi jalan mereka dimanapun mereka berada, apakah mereka bisa menolong dan menyelamatkan kalian dari sini? (Dapatkah mereka menolong kalian atau menolong diri mereka sendiri?) (Surah Asy-Syu'ara: 93) Maka ketika hujjah diarahkan kepada mereka, bukti ditegakkan terhadap mereka, dan ketentuan azab telah pasti atas mereka, maka mereka diam tidak beralasan ketika tidak ada jalan keluar (Berkatalah orang-orang yang telah diberi ilmu) Mereka adalah orang-orang yang terkemuka di dunia dan akhirat, dan mereka adalah orang-orang yang memberitahukan tentang kebenaran di dunia dan akhirat.Lalu mereka berkataa saat itu juga: (Sesungguhnya kehinaan dan azab hari ini ditimpakan atas orang-orang yang kafir) yaitu aib dan azab yang menyelimuti pada hari itu bagi orang yang mengingkari dan menyekutukan Allah dengan sesuatu yang tidak membahayakan dan memberikan manfaat kepadanya
Sumber: https://tafsirweb.com/4374-surat-an-nahl-ayat-26.html
Informasi
Surat
النحل (An-Nahl)
Lebah — 128 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
26 dari 128 ayat
Juz
Juz 14
Halaman
Halaman 269
Ruku
Ruku 227
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 54 (107/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1927 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-16