النحل (An-Nahl)

Per AyatMushaf
اِنَّمَا
sesungguhnya hanyalah
قَوْلُنَا
perkataan Kami
لِشَيْءٍ
terhadap sesuatu
اِذَآ
apabila
اَرَدْنٰهُ
Kami menghendakinya
اَنْ
bahwa
نَّقُوْلَ
Kami katakan
لَهٗ
kepadanya
كُنْ
adalah/jadilah
فَيَكُوْنُ
maka adalah/jadilah
ࣖ
﴿٤٠﴾
Sesungguhnya firman Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya, “Jadilah!” Maka jadilah sesuatu itu.
1941 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya urusan membangkitkan(orang-orang yang telah mati) merupakan perkara mudah bagi Kami. Sesungguhnya Kami bila menghendaki sesuatu, kami hanya berfirman, ”jadilah”, maka kemudian ia terjadi dan terwujud.

Sumber: https://tafsirweb.com/4388-surat-an-nahl-ayat-40.html

Tafsir as-Sa'di

39-40. Kemudian Allah menyebutkan hikmah kenapa diadakan hari pembalasan dan hari kebangkitan. Allah berfirman “agar Allah menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu” berupa persoalan persoalan yang besar dan kecil.Allah menjelaskaan hakikat (kebenarannya) dan memaparkannya “dan agar orang orang kafir itu mengetahui bahwasannya mereka adalah orang orang yang berdusta” sampai akhirnya mereka menyaksikan amalan amalan mereka sebagai penyesalan bagi diri mereka. tuhan tuhan sesembahan mereka yang dahuu mereka seru (diibadahi) bersama dengan Allah tidaklah bermanfaat sama sekali ketika telah datang keputusan Rabbmu. Dan tatkala mereka menyaksikan sesembahan sesembahan mereka menjadi kayu bakar bagi neraka jahanam, saat matahari dan bulan digulung, dan bintang bintang berhamburan dan saat sesembahan itu telah jelas bahwa ia adalah hamba yang tunduk lagi membutuhkan bantuan Allah dalam setiap kondisi sementara hal itu bukan merupakan perkara yang sulit atau pelik bagi Allah maka di sisi yang lain, apabila DIa menghendaki sesuatu, niscaya Dia (cukup) berfirman ”jadilah, maka akan terjadi ’tanpa ada perlawanan atau pencegahan. Bahkan benar benar akan terjadi persis seperti yang diinginkan dan dikehendakiNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/4388-surat-an-nahl-ayat-40.html

Tafsir Al-Wajiz

40. Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: “Kun (jadilah)”, maka jadilah ia.” Begitu juga penciptaan awal maupun pembangkitan kembali

Sumber: https://tafsirweb.com/4388-surat-an-nahl-ayat-40.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 38-40 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang orang-orang musyrik bahwa mereka bersumpah (dengan nama Allah dengan sumpah yang sungguh-sungguh) yaitu mereka bersungguh-sungguh dalam sumpahnya bahwa (Allah tidak akan membangkitkan orang yang telah mati) yaitu, mereka menganggap hal tersebut mustahil, mereka mendustakan para rasul yang menyampaikan berita itu, dan mereka bersumpah menentang hal itu. Lalu Allah سبحانه وتعالى berfirman, seraya mendustakan dan membantah mereka: ((Tidak demikian) bahkan) yaitu tidaklah seperti itu (sebagai suatu janji yang benar dari Allah) yaitu pasti terjadi (tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui) yaitu karena ketidaktahuan mereka, maka mereka menentang para rasul dan terjerumus ke dalam kekafiran. Kemudian Allah سبحانه وتعالى menyebutkan hikmahNya tentang hari kiamat dan kebangkitan semua jasad pada hari pembalasan. lalu Dia berfirman: (agar Allah menjelaskan kepada mereka) yaitu, kepada manusia (apa yang mereka perselisihkan itu) yaitu segala sesuatunya (supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbual jahat terhadap apa yang telah mereka kerjakan dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga)) (Surah An-Najm: 31) (dan agar orang-orang kafir itu mengetahui bahwa mereka adalah orang-orang yang berdusta) yaitu dalam sumpah mereka bahwa Allah tidak akan menghidupkan orang yang mati.Oleh karena itu, pada hari kiamat mereka akan diseru untuk masuk neraka Jahannam dengan digiring, dan Malaikat Zabaniyah berkata kepada mereka: ((Dikatakan kepada mereka), "Inilah neraka yang dahulu kalian selalu mendustakannya.” (14) Maka apakah ini sihir? Ataukah kalian tidak melihat? (15) Masuklah kalian ke dalamnya (rasakanlah panas apinya), maka baik kalian bersabar atau tidak, sama saja bagi kalian, kalian hanya diberi balasan terhadap apa yang telah kalian kerjakan (16) (Surah Ath-Thur) Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang kekuasaanNya atas segala sesuatu yang Dia kehendaki, bahwa tidak ada sesuatu pun yang melemahkanNya di bumi maupun di langit.Sesungguhnya perkara Allah itu ktika Dia menghendaki sesuatu, maka Dia berfirman kepadanya, "Jadilah!" Maka jadilah sesuatu itu. Dan membangkitkan makhluk itu termasuk dalam hal ini. Ketika Allah menghendaki hal itu terjadi, maka Dia hanya memerintah­kannya dengan sekali perintah, maka terjadilah sesuai dengan apa yang Dia kehendaki.Sebagaimana Allah berfirman: (Dan perintah Kami hanyalah satu perkataan seperti kejapan mata (50)) (Surah Al-Qamar) Dalam ayat ini Allah berfirman: (Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya, "Jadilah.” Maka jadilah ia (40)) yaitu, Kami memerintahkan kepadanya dengan sekali perintah, maka serta merta hal itu ada.Sebagaimana yang dikatakan seorang penyair: “Apabila Allah menghendaki suatu perkara, maka sesungguhnya Dia hanya berfirman kepadanya, "Jadilah" maka jadilah ia” yaitu, Allah tidak membutuhkan penegasan dalam memberikan perintah kepadanya. Ssesungguhnya tidak ada sesuatu pun yang dapat mencegah dan menentangNya, karena hanya Dialah Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Besar segala sesuatu tunduk di bawah kekuasaan dan keagunganNya. Maka tidak ada Tuhan dan Rabb selain Dia.

Sumber: https://tafsirweb.com/4388-surat-an-nahl-ayat-40.html

Informasi

Surat

النحل (An-Nahl)

Lebah — 128 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

40 dari 128 ayat

Juz

Juz 14

Halaman

Halaman 271

Ruku

Ruku 228

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 54 (108/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1941 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-16