النحل (An-Nahl)

Per AyatMushaf
يَتَوٰرٰى
ia menyembunyikan diri
مِنَ
dari
الْقَوْمِ
kaum
مِنْ
dari
سُوْۤءِ
seburuk-buruk
مَا
apa
بُشِّرَ
dikabarkan
بِهٖۗ
dengannya/kepadanya
اَيُمْسِكُهٗ
apakah ia akan memelihara
عَلٰى
atas/dengan
هُوْنٍ
kehinaan
اَمْ
atau
يَدُسُّهٗ
ia menguburkan
فِى
didalam
التُّرَابِۗ
tanah
اَلَا
ingatlah
سَاۤءَ
alangkah buruknya
مَا
apa
يَحْكُمُوْنَ
mereka tetapkan
﴿٥٩﴾
Dia bersembunyi dari orang banyak, disebabkan kabar buruk yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan (menanggung) kehinaan atau akan membenamkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)? Ingatlah alangkah buruknya (putusan) yang mereka tetapkan itu.
1960 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dia akan menyembunyikan diri dari kaumnya dikarenakan dia tidak suka berjumpa dengan mereka dalam keadaan terbalut sesuatu yang memperburuk dirinya berupa kesedihan dan aib, disebabkan anak perempuan yang terlahir tersebut; dan bingung apakah akan mempertahankannya hidup-hidup dengan menanggung kehinaan dan aib, ataukah menguburnya hidup-hidup di dalam tanah? ingatlah, seburuk-buruk keputusan ialah ketetapan yang mereka ambil dengan menjadikan anak-anak perempuan bagi Allah dan anak-anak laki-laki bagi mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/4407-surat-an-nahl-ayat-59.html

Tafsir as-Sa'di

57-59. “dan mereka menetapkan bagi Allah anak anak perempuan” yang mana mengatakan tentang malaikat, para penyembah lagi yang dekat (dengan Allah), mereka itu putri putri Allah “sedang untuk mereka sendiri (mereka tetapkan) sesuatu yang mereka sukai” yaitu anak laki laki bagi diri mereka. Sampai membuat mereka membenci anak anak perempuan dengan kebencian yang besar. Salah seorang dari merekapun bersikap, ”apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya” yaitu marah lantaran kesedihan dan penyesalan karena mendapat kabar (kelahiran) anak perempuan.Kejadian ini bahkan sampai berakibat dia (merasa) reputasinya dicemari di hadapan kaumnya, dan dia pun menyembunyikan diri dari orang banyak disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Lantas, ia mengarahkan pikiran dan nalarnya yang sudah rusak mengenai tindakan apa yang akan ia perbuat berkaitan dengan anak perempuan yang mana dia mendapat kabar dalam wujud itu. “apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan" yakni membiarkannya tidak dibunuh diatas kehinaan dan kenistaan “ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup hidup)” menguburnya dalam keadaan hidup. Tindakan itulah yang disebut penguburan (al wa’du) yang dicela oleh Allah pada kaum musyrikin. ”ketahuilah alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu” lantaran mereka menyandangkan sifat kepada Allah dengan sifat sifat yang tidak pantas dengan kebesaranNya berupa penisbatan anak kepadaNya.Kemudian tidak berhenti di sini, bahkan mereka menisbatkan jenis anak perempuan yang mereka sangat antipasti dan membencinya (kepada Allah) mengapa mereka menisbatkannya kepada Allah? maka sejelek jelek ketetapan adalah ketetapan mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/4407-surat-an-nahl-ayat-59.html

Tafsir Al-Wajiz

59. Dia menyembunyikan diri karena malu menemui orang-orang sekitarnya karena berita dan kabar buruk yang dia terima, apakah dia akan membiarkannya dikurung tanpa perlu dibunuh dengan tetap menanggung aib dan kehinaan ataukah akan menguburnya hidup-hidup dalam tanah. Betapa buruknya pebuatan mereka.Dan seburuk-uruk aturan adalah aturan mereka dengan menghubungkan anak perempuan kepada Allah سبحانه وتعالى

Sumber: https://tafsirweb.com/4407-surat-an-nahl-ayat-59.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 56-60 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang keburukan orang-orang musyrik yang menyembah berhala-berhala, patung-patung dan tandingan-tandingan yang mereka ada-adakan bersama menyembah Allah tanpa pengetahuan. Mereka menjadikan untuk berhala-berhala itu satu bagian dari apa yang diberi Allah berpa rezeki untuk mereka, lalu mereka berkata: (Ini untuk Allah, sesuai dengan persangkaan mereka, dan ini untuk berhala-berhala kami. Maka saji-sajian yang diperuntukkan bagi berhala-berhala mereka tidak sampai kepada Allah; dan saji-sajian yang diperuntukkan bagi Allah, maka sajian itu sampai kepada berhala-berhala mereka) (Surah Al-An’am: 136) yitu mereka menetapkan bagi tuhan-tuhan mereka suatu bagian bersama-sama dengan bagian Allah, bahkan mereka melebihkannya.Maka Allah bersumpah dengan menyebut DzatNya Yang Mahan Mulia, bahwa sungguh Dia akan meminta pertanggungjawaban dari mereka atas hal yang mereka buat-buat itu, agar Dia membalas mereka karena perbuatan itu, dan Dia akan membalasnya dengan balasan yang penuh di neraka Jahanam. Lalu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Demi Allah, sesungguhnya kalian akan ditanyai tentang apa yang telah kalian ada-adakan) Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang sikap mereka, bahwa mereka menjadikan para malaikat yang merupakan hamba-hamba Allah sebagai perempuan, lalu mereka menganggapnya sebagai putri-putri Allah, yang mereka sembah bersamaNya. Mereka melakukan kesalahan yang sangat besar dalam tiga kedudukan itu.Mereka menisbatkan kepada Allah سبحانه وتعالى bahwa Dia mempunyai anak, padahal Allah tidak beranak. Kemudian mereka memberikan kepadaNya bagian paling rendah dari anak, yaitu anak-anak perempuan, padahal mereka tidak suka hal itu untuk diri mereka sendiri, sebagaimana Allah berfirman: (Apakah (patut) untuk kalian (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan? (21) Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil (22)) (Surah An-Najm) Firman Allah سبحانه وتعالى di sini: (Dan mereka menetapkan bagi Allah anak-anak perempuan. Maha Suci Allah) dalam perkataan dan apa yang mereka buat-buat (Ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka dengan kebohongannya benar-benar mengatakan (151) "Allah beranak.” Dan sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang yang berdusta (152) Apakah Tuhan memilih (mengutamakan) anak-anak perempuan daripada anak laki-laki? (153) Apakah yang terjadi pada kalian?Bagaimana (caranya) kalian menetapkan? (154)) (Surah Ash-Shaffat) Firman Allah: (sedangkan untuk mereka sendiri (mereka tetapkan) apa yang mereka sukai) yaitu mereka pilih untuk diri sendiri anak-anak laki-laki, dan enggan menerima anak-anak perempuan yang mereka nisbatkan kepada Allah.Maha Tinggi Allah dari ucapan mereka dengan ketinggian yang Maha Besar. Sesungguhnya (Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya) yaitu tampak murung karena sedih (dan dia sangat marah) diam karena sangat sedih (Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak) yaitu, benci jika dilihat oleh orang-orang (disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)?) yaitu jika dia membiarkan anak perempuannya hidup, maka dia membiarkannya hina, dia tidak memberinya hak waris, tidak memperhatikannya, dan lebih mengutamakan anak laki-laki daripada dia (ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)) yaitu menguburnya hidup-hidup, sebagaimana yang biasa mereka lakukan di masa Jahiliyah. Maka apakah yang mereka benci dan mereka tolak untuk diri mereka sendiri itu mereka jadikannya untuk Allah? (Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu) yaitu alangkah buruknya apa yang mereka katakan, mereka bagi, dan mereka nisbatkan kepadaNya itu.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Padahal apabila salah seorang di antara mereka diberi kabar gem­bira dengan apa yang dijadikan sebagai misal bagi Allah Yang Maha Pemurah, jadilah mukanya hitam pekat, sedangkan dia amat menahan sedih (17)) (Surah Az-Zukhruf) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, mempunyai sifat yang buruk) yaitu kekurangan itu hanya pantas dinisbatkan kepada mereka (dan Allah mempunyai sifat Yang Maha Tinggi) yaitu Kesempurnaan yang mutlak dari segala sisi, hal inilah yang pantas dinisbatkan kepada Allah (dan Dialah Yang Maha perkasa lagi Maha Bijaksana)

Sumber: https://tafsirweb.com/4407-surat-an-nahl-ayat-59.html

Informasi

Surat

النحل (An-Nahl)

Lebah — 128 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

59 dari 128 ayat

Juz

Juz 14

Halaman

Halaman 273

Ruku

Ruku 230

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 55 (109/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1960 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-16