النحل (An-Nahl)

Per AyatMushaf
وَيَجْعَلُوْنَ
dan mereka menjadikan
لِلّٰهِ
bagi Allah
مَا
apa
يَكْرَهُوْنَ
mereka benci
وَتَصِفُ
dan mengucapkan
اَلْسِنَتُهُمُ
lidah mereka
الْكَذِبَ
kedustaan
اَنَّ
bahwasanya
لَهُمُ
bagi mereka
الْحُسْنٰى
kebaikan
لَا
tidak
جَرَمَ
diragukan
اَنَّ
bahwasanya
لَهُمُ
bagi mereka
النَّارَ
neraka
وَاَنَّهُمْ
dan bahwasanya mereka
مُّفْرَطُوْنَ
orang-orang yang segera dimasukkan
﴿٦٢﴾
Dan mereka menetapkan bagi Allah apa yang mereka sendiri membencinya, dan lidah mereka mengucapkan kebohongan, bahwa sesungguhnya (segala) yang baik-baik untuk mereka. Tidaklah diragukan bahwa nerakalah bagi mereka, dan sesungguhnya mereka segera akan dimasukkan (ke dalamnya).
1963 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan diantara bentuk keburukan perilaku mereka, bahwasannya mereka menjadikan bagi Allah anak-anak perempuan yang mereka benci, dan lisan mereka berkata dengan dusta: “bahwannya mereka akan mendapatkan kesudahan nasib yang baik. Sebenarnya, bagi mereka adalah neraka, dan bahwasannya mereka di dalamnya diabaikan lagi dilupakan.

Sumber: https://tafsirweb.com/4410-surat-an-nahl-ayat-62.html

Tafsir as-Sa'di

62. Allah mengabarkan bahwasannya kaum musyrikin “menetapkan bagi Allah sesuatu yang mereka sendiri membencinya” berupa (penisbatan) anak perempuan dan sifat sifat buruk (kepadaNya) yaitu perbuatan syirik dengan mengarahkan sebagian dari peribadahan kepada sejumlah makhluk yang sebenar benarnya merupakan hamba Allah. Sebagaimana mereka itu benci dan tidak rela kalau budak mereka padahal mereka sejenis menjadi sekutu mereka dalam rizki yang Allah berikan kepada mereka, lalu kenapa mereka menetapkan beberapa sekutu bagi Allah yang berasal dari hambaNya? ”dan“ mereka bersama perbuatan buruk yang besar ini ”lidah mereka mengucapkan kedustaan, yaitu merekalah yang akan mendapatkan kebaikan” maksudnya bahwa mereka akan menjumpai keadaan yang baik di dunia dan akhirat.Maka Allah membantah mereka dengan berfirman ”tiadalah diragukan bahwa nerakalah bagi mereka, dan bahwa mereka segera dimasukkan (ke dalamnya)”, mereka didahulukan masuk ke neraka, tinggal di dalamnya, tidak keluar darinya selamanya.

Sumber: https://tafsirweb.com/4410-surat-an-nahl-ayat-62.html

Tafsir Al-Wajiz

62. Mereka menisbahkan kepada Allah sesuatu yang mereka benci, yaitu anak perempuan. Dan mereka berdusta dengan mengklaim bahwa mereka akan mendapatkan tempat yang baik, yaitu surga.Sungguh bagi mereka itu neraka. Sesungguhnya mereka itu ditelantarkan di dalam neraka atau mereka didahulukan atau cepat-cepat dimasukkan ke dalamnya sebelum orang lain

Sumber: https://tafsirweb.com/4410-surat-an-nahl-ayat-62.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 61-62 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang sifat penyantunNya terhadap makhlukNya yang berbuat zalim, bahwa seandainya Allah menghukum mereka karena perbuatan mereka, maka tidak ada yang tersisa dari semua makhluk yang melata di bumi ini. yaitu, Sungguh Dia akan membinasakan semua hewan yang melata di muka bumi ini ikut binasa karena pembinasaan anak cucu nabi Adam. Akan tetapi, Tuhan Yang Maha Tinggi menyantuni, menutupi dan memberi tangguh mereka sampai batas waktu yang telah ditentukan. yaitu, Dia tidak menyegerakan hukuman terhadap mereka, karena seandainya Dia melakukan hal itu kepada mereka, maka tidak akan ada seorang pun yang hidup. Firman Allah: (Dan mereka menguntukkan bagi Allah apa yang mereka sendiri membencinya) yaitu anak-anak perempuan dan sekutu-sekutu yang merupakan hamba-hamba Allah juga, padahal orang-orang musyrik itu tidak suka jika seseorang di antara mereka mempunyai sekutu dalam harta.Firman Allah: (dan lidah mereka mengucapkan kedustaan, yaitu bahwa sesungguh­nya merekalah yang akan mendapat kebaikan) Pengingkaran terhadap pengakuan mereka yang mengata­kan bahwa mereka mendapat kebaikan di dunia; dan jika ada hari kebangkitan, maka mereka mendapatkan kebaikan juga. Pemberitahuan tentang apa yang diucapkan oleh sebagian mereka, sebagaimana firmanNya: (Dan jika Kami rasakan kepada manusia suatu rahmat (nikmat) dari Kami, kemudian rahmat itu Kami cabut darinya, pastilah dia menjadi putus asa lagi tidak berterima kasih (9) Dan jika Kami rasakan kepadanya kebahagiaan sesudah bencana yang menimpanya, niscaya dia akan berkata, "Telah hilang bencana-bencana itu dariku.” sesungguhnya dia sangat gembira lagi bangga (10)) (Surah Hud) Mujahid dan Qatadah berkata tentang firmanNya: (dan lidah mereka mengucapkan kedustaan, yaitu bahwa sesungguh­nya merekalah yang akan mendapat kebaikan) yaitu para pelayan.Ibnu Jarir berkata tentang firmanNya: (bahwa sesungguhnya merekalah yang akan mendapat kebaikan) yaitu pada hari kiamat, sebagaimana yang telah kami jelaskan sebelumnya, dan inilah pendapat yang benar. Segala puji bagi Allah. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya membantah mereka tentang angan-angan mereka: (Tiadalah diragukan) yaitu, memang benar dan pasti (bahwa nerakalah bagi mereka) yaitu pada hari kiamat (dan sesungguhnya mereka segera dimasukkan (ke dalamnya)) Mujahid, Sa'id bin Jubair, Qatadah, dan lainnya berkata bahwa maknanya adalah terlupakan dan disia-siakan di dalamnya.Ini sebagaimana firmanNya: (Maka pada hari (kiamat) ini Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini) (Surah Al-A'raf: 51) Diriwayatkan dari Qatadah juga tentang firmanNya, (Mufrathun) yaitu mereka disegerakan masuk ke neraka, yaitu dari kata “al-farthu” yaitu paling dahulu sampai.Tidak ada pertentangan, karena mereka disegerakan masuk ke neraka pada hari kiamat, lalu mereka dilupakan di dalamnya, yaitu kekal selamanya

Sumber: https://tafsirweb.com/4410-surat-an-nahl-ayat-62.html

Informasi

Surat

النحل (An-Nahl)

Lebah — 128 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

62 dari 128 ayat

Juz

Juz 14

Halaman

Halaman 273

Ruku

Ruku 231

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 55 (109/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1963 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-16