النحل (An-Nahl)
Per AyatMushaf
تَاللّٰهِ
demi Allah
لَقَدْ
sesungguhnya
اَرْسَلْنَآ
Kami telah mengutus
اِلٰٓى
kepada
اُمَمٍ
umat-umat
مِّنْ
dari
قَبْلِكَ
sebelum kamu
فَزَيَّنَ
lalu menjadikan memandang baik
لَهُمُ
bagi/kepada mereka
الشَّيْطٰنُ
syaitan
اَعْمَالَهُمْ
perbuatan mereka
فَهُوَ
maka dia
وَلِيُّهُمُ
pemimpin mereka
الْيَوْمَ
hari itu
وَلَهُمْ
dan bagi mereka
عَذَابٌ
azab
اَلِيْمٌ
yang pedih
﴿٦٣﴾
Demi Allah, sungguh Kami telah mengutus (rasul-rasul) kepada umat-umat sebelum engkau (Muhammad), tetapi setan menjadikan terasa indah bagi mereka perbuatan mereka (yang buruk), sehingga dia (setan) menjadi pemimpin mereka pada hari ini dan mereka akan mendapat azab yang sangat pedih.
1964 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Demi Allah sesungguhnya kami telah mengutus rasul-rasul kepada umat-umat sebelummu (wahai rasul), lalu setan menjadikan mereka memandang baik apa yang mereka perbuat berupa kekafiran, pendustaan dan penyembahan kepada selain Allah. Setan menyetir penyimpangan mereka di dunia, dan bagi mereka di akhirat kelak siksaan menyakitkan lagi pedih.
Sumber: https://tafsirweb.com/4411-surat-an-nahl-ayat-63.html
Tafsir as-Sa'di
63. Allah menerangkan kepada RasulNya bahwa dia bukanlah utusan Allah yang pertama kali yang didustakan. Allah berfirman ”Demi Allah, sesungguhnya kami telah mengutus rasul rasul kami kepada umat umat sebelum kamu” beberapa rasul yang menyeru mereka kepada tauhid ”tetapi setan menjadikan umat umat itu memandang baik perbuatan mereka (yang buruk), maka jadilah setan itu “pemimpin mereka” di dunia.Mereka menaati setan, mengikutii dan mengangkatnya sebagai pemimpin. “dan mereka mendapatkan azab yang pedih” di akhirat (kelak) lantaran berbelok arah dari kepemimpinan ar Rahman dan rela dengan komando setan. Karena itu, mereka pantas untuk dihukum dengan siksaan kehinaan.
Sumber: https://tafsirweb.com/4411-surat-an-nahl-ayat-63.html
Tafsir Al-Wajiz
63. Demi Allah, sungguh Kami telah mengutus para rasul kepada umat-umat sebelummu, lalu setan menghiasi amal-amal buruk mereka, Setan memalingkan mereka dari perintah, penolong dan pembantu mereka di dunia. Dan bagi mereka itu azab yang sangat menyakitkan
Sumber: https://tafsirweb.com/4411-surat-an-nahl-ayat-63.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 63-65 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia telah mengutus para rasul kepada umat-umat terdahulu, lalu mereka didustakan. Maka bagimu, wahai Muhammad, terdapat suri teladan dari saudara-saudaramu dari kalangan para rasul terdahulu. Maka janganlah kamu menurunkan semangatmu karena pendustaan kaummu.Adapun orang-orang musyrik yang mendustakan para rasul, sesungguhnya mereka berbuat demikian karena setan menghiasi apa yang mereka lakukan. (maka setan menjadi pemimpin mereka di hari itu) yaitu, merekaberada dalam siksaan dan pembalasan Allah. Setan yang merupakan wali mereka itu tidak dapat menyelamatkan mereka, dan tidak ada yang dapat menolong mereka, dan bagi mereka azab yang pedih. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada RasulNya bahwa sesungguhnya Dia menurunkan Al-Qur'an kepadanya hanya agar dia menjelaskan kepada manusia apa yang mereka perselisihkan.Al-Qur'an adalah pemisah antara manusia dalam setiap hal yang mereka perselisihkan (dan menjadi petunjuk) bagi hati (dan (menjadi) rahmat) bagi orang yang berpegang teguh kepadanya (bagi kaum yang beriman) Sebagaimana Allah menjadikan Al-Qur'an sebagai kehidupan untuk hati yang mati karena ingkar kepadanya, Demikian juga Allah menghidupkan bumi setelah mati dengan air hujan yang Dia turunkan dari langit (Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang mendengarkan (pelajaran)) yaitu memahami Kalam Allah dan maknanya
Sumber: https://tafsirweb.com/4411-surat-an-nahl-ayat-63.html
Informasi
Surat
النحل (An-Nahl)
Lebah — 128 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
63 dari 128 ayat
Juz
Juz 14
Halaman
Halaman 273
Ruku
Ruku 231
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 55 (109/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1964 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-16