النحل (An-Nahl)

Per AyatMushaf
وَاِنَّ
dan sesungguhnya
لَكُمْ
bagi kalian
فِى
didalam
الْاَنْعَامِ
binatang ternak
لَعِبْرَةً
sungguh pelajaran
ۚ
نُسْقِيْكُمْ
Kami memberi minuman kamu
مِّمَّا
dari apa
فِيْ
didalam
بُطُوْنِهٖ
perutnya
مِنْۢ
dari
بَيْنِ
antara
فَرْثٍ
kotoran
وَّدَمٍ
dan darah
لَّبَنًا
susu
خَالِصًا
bersih/suci
سَاۤىِٕغًا
mudah
لِّلشّٰرِبِيْنَ
bagi orang-orang yang meminum
﴿٦٦﴾
Dan sungguh, pada hewan ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari apa yang ada dalam perutnya (berupa) susu murni antara kotoran dan darah, yang mudah ditelan bagi orang yang meminumnya.
1967 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya bagi kalian (wahai sekalian manusia), (dalam hewan-hewan ternak), yaitu unta, sapi dan kambing, benar-benar terdapat nasihat. Sesungguhnya kalian telah menyaksikan bahwa kami memberikan minum kepada kalian dari kelenjar-kelenjar susunya, berupa air susu yang keluar dari antara kotran (yang ada di dalam usus besar) dan darah, yang steril dari semua unsur yang mencemarinya, lezat, tidak menyebabkan orang yang menemuinya merasa tersedak.

Sumber: https://tafsirweb.com/4414-surat-an-nahl-ayat-66.html

Tafsir as-Sa'di

66. Maksudnya, ”dan sesungguhnya bagimu pada binatang ternak itu” yang Allah tundukan bagi kepentingan kepentingan kalian “benar benar terdapat pelajaran” dengan itu, engkau membuktikan kesempurnaan kekuasaan Allah dan luasnya kebaikan Allah, lantaran Allah memberikan minuman bagi kalian dari perut perut binatang binatang tersebut yang berisi kotoran dan darah. Allah mengalirkan dari tempat antara keduanya air susu yang bersih dari kekeruhan sehingga mudah ditelan oleh orang orang yang meminumnya untuk kesenangan.Susu ini memberikan cairan dan nutrisi. Bukankah kejadian ini tiada lain merupakan kekuasaan ilahi, bukan kejadian kejadian alam belaka? kekuatan alamiah apakah yang dapat menjelmakan pakan ternak yang dimakan oleh binatang ternak dan minuman yang ia minum, berasal dari air yang tawar dan zat asin menjadi air susu yang murni, mudah dikonsumsi oleh orang orang yang meminumnya?

Sumber: https://tafsirweb.com/4414-surat-an-nahl-ayat-66.html

Tafsir Al-Wajiz

66. Dan sesungguhnya bagi kalian dalam berbagai jenis hewan ternak (unta, sapi, dan domba) itu ada pelajaran dan nasehat. Kami memberi minum kalian dari perut hewan-hewan ternak ini (Dan penyebutan dhamir yang merujuk kepada hewan ternak ini untuk menunjukkan jenis, sebagaimana penyebutan kata (hadza) pada surah Al-An’am [6/78] yang merujuk kepada (Asy-Syams) dengan maksud menyebut bintang) di antara aliran darah dan aliran sesuatu yang kotor, Kami memberi minum kalian dengan susu yang jernih, enak untuk diminum, mudah untuk ditelan dan di cerna serta tidak membuat peminumnya tersedak

Sumber: https://tafsirweb.com/4414-surat-an-nahl-ayat-66.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 66-67 Allah berfirman: (Dan sesungguhnya bagi kalian) wahai manusia (pada binatang ternak) yaitu unta, sapi, dan kambing (benar-benar terdapat pelajaran) yaitu tanda dan bukti yang menunjukkan kepada kebijaksanaan Penciptanya, kekuasaanNya, rahmat, dan kelembutanNya (Kami memberi kalian minum dari apa yang berada dalam perutnya) Bentuk mufradnya di sini merujuk kepada makna hwan ternak atau dhamir itu kembali kepada hewan, karena sesungguhnya hewan ternak termasuk hewan. yaitu Kami memberi minum kalian dari apa yang terdapat di dalam perut hewan ini.Di ayat lain (dari air susu yang ada dalam perutnya) (Surah Al-Mu’minun: 21) Yang ini dan itu boleh, sebagaimana firmanNya: (Sekali-kali jangan (demikian)!Sesungguhnya ajaran-ajaran Tuhan itu adalah suatu peringatan (54) maka barang siapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya (55)) (Surah Al Mudatstsir) Firman Allah: (antara tahi dan darah berupa susu yang bersih) yaitu warna putihnya, rasa susunya, dan kemanisannya terpisah dari kotoran dan darah dalam perut hewan.Masing-masing dari ketiganya berjalan ke tempatnya masing-masing jika makanan yang ada di dalam perut hewan telah diproses. Darah mengalir ke urat-urat, air susu mengalir ke arah payudara hewan, dan air kencing mengalir ke arah kemaluan, dan kotoran disalurkan ke tempat pembuangannya. Masing-masing dari ketiganya tidak bercampur dengan yang lain setelah teruraikan, dan tidak pula berubah.Firman Allah: (berupa susu yang bersih yang mudah ditelan bagi orang-orang yang hendak meminumnya) yaitu, tidak ada seorang pun yang merasa sulit meminumnya. Setelah Allah menyebutkan tentang air susu, bahwa Dia menjadikannya sebagai minuman yang mudah ditelan manusia, kemudian Allah menyebutkan tentang jenis minuman lain dibuat oleh manusia dari buah kurma dan buah anggur, serta minuman perasan yang memabukkan yang sering mereka buat sebelum diharamkan. Oleh karena itu Allah menyebutkan karunia Nya kepada mereka, Lalu Dia berfirman: (Dan dari buah kurma dan anggur, kalian buat minuman yang memabukkan) Hal ini menunjukkan pembolehan hal itu menurut syara' sebelum ada pengharamannya Sebagaimana yang dikatakan Ibnu Abbas tentang firmanNya: (minuman yang memabukkan dan rezeki yang baik).Minuman yang memabukkan adalah minuman haram dari keduanya, dan rezeki yang baik adalah hal-hal yang dihalalkan dari hasil keduanya (Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang memikirkan) Penyebutan akal di sini sesuai, karena itu merupakan bagian paling manusia. Oleh karena itu Allah mengharam­kan kepada umat ini minuman yang memabukkan untuk menjaga akal mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/4414-surat-an-nahl-ayat-66.html

Informasi

Surat

النحل (An-Nahl)

Lebah — 128 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

66 dari 128 ayat

Juz

Juz 14

Halaman

Halaman 274

Ruku

Ruku 232

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 55 (109/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1967 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-16