النحل (An-Nahl)
Per AyatMushaf
وَيَعْبُدُوْنَ
dan mereka menyembah
مِنْ
dari
دُوْنِ
selain
اللّٰهِ
Allah
مَا
apa yang
لَا
tidak
يَمْلِكُ
memiliki/memberi
لَهُمْ
kepada mereka
رِزْقًا
rezki
مِّنَ
dari
السَّمٰوٰتِ
langit(jamak)
وَالْاَرْضِ
dan bumi
شَيْـًٔا
sedikitpun
وَّلَا
dan tidak
يَسْتَطِيْعُوْنَ
mereka berkuasa
ۚ
﴿٧٣﴾
Dan mereka menyembah selain Allah, sesuatu yang sama sekali tidak dapat memberikan rezeki kepada mereka, dari langit dan bumi, dan tidak akan sanggup (berbuat apa pun).
1974 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang musyrik menyembah berhala-berhala yang tidak kuasa untuk memberikan kepada mereka sesuatu dari rizki, baik dari langit seperti air hujan maupun dari bumi seperi hasil tanaman. Berhala-berhala itu tidak memiliki apapun dan tidak ada jalan dari mereka untuk memiliknya, sebab mereka sesungguhnya tidak mempunyai kuasa.
Sumber: https://tafsirweb.com/4421-surat-an-nahl-ayat-73.html
Tafsir as-Sa'di
73-74. Allah memberitahukan tentang kebodohan kaum musyrikin dan kezhaliman mereka, bahwa mereka itu menyembah sesembahan selain Allah, yang mereka daulat sebagai sekutu bagi Allah. padahal, realitanya, sesembahan sesembahan tersebut tidak dapat memberikan rizki kepada mereka sedikitpun dari langit dan bumi, tidak sanggup menurunkan hujan dan rizki, tidak menumbuhkan tanaman apapun dari tanah, tidak mempunyai (kekuasaan) seukuran biji dzarah sekalipun di langit dan di bumi mereka itu tidak berdaya, sekiranya mau melakukannya. Sesungguhnya orang yang bukan pemilik (dari) sesuatu, boleh jadi dia bisa mempunyai kekuatan dan kekuasaan untuk menyalurkan manfaat bagi orang yang berhubungan dengan dirinya.Akan tetapi, sesembahan sesembahan itu tidak mempunyai (kekuasaan) dan tidak berkuasa. Inilah karakter sesembahan mereka. Bagaimana bisa mereka menjadikannya (sekutu) bersama Allah dan menyerupakannya dengan pemilik bumi dan langit, yang mana Dia memiliki seluruh kerajaan dan semua sanjungan dan segenap kekuatan?Untuk itu, Allah berfirman ”maka janganlah kamu mengadakan sekutu sekutu bagi Allah” yang memuat unsur makna penyerupaan antara Allah dengan makhlukNya ”sesungguhnya Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”. kewajiban kita adalah mendengarkan perumpaan yang telah ditetapkan oleh Allah yang maha mengetahui.Karena itu, Allah menetapkan dua permisalan bagiNya dan objek yang disembah selainNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/4421-surat-an-nahl-ayat-73.html
Tafsir Al-Wajiz
73. Dan orang-orang musyrik itu menyembah sembahan-sembahan selain Allah, yaitu berhala dan patung, sesuatu yang tidak bisa memberi rejeki mereka dari langit dan bumi, meskipun hanya sedikit. Mereka (berhala) juga tidak mampu mengatur sesuatu di masa yang akan datang.Kata {Syaian} merupakan badal dari {rizqan}. Maknanya adalah memberi rejeki meskipun sedikit
Sumber: https://tafsirweb.com/4421-surat-an-nahl-ayat-73.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 73-74 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang orang-orang musyrik yang menyembah bersama Allah tuhan-tuhan selain Dia, padahal Allah adalah Pemberi nikmat, Pemberi karunia, Pencipta, dan Pemberi rezeki tidak ada sekutu bagiNya. Tetapi bersamaan dengan ini mereka menyembah selain Allah, yaitu berhala-berhala, tandingan-tandaingan, dan patung-patung yang tidak memiliki rezeki sedikit pun bagi mereka dari langit dan bumi. yaitu, sekutu-sekutu itu tidak mampu menurunkan hujan dan tidak dapat menumbuhkan tanam-tanaman dan pepohonan. serta tidak pula memiliki hal itu bagi diri mereka. Yaitu, tidak ada bagi mereka hal itu dan mereka tidak mampu melakukannya walaupun mereka memiliki kehendak.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka janganlah kalian mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah) yaitu, janganlah mengadakan sekutu-sekutu, tandingan-tandingan, dan penyerupaan-penyerupaan (Sesungguhnya Allah mengetahui, sedangkan kalian tidak mengetahui) yaitu sesungguhnya Allah mengetahui dan bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Dia, dan kalian dengan kebodohan kalian, kalian menyekutukanNya dengan yang lain.
Sumber: https://tafsirweb.com/4421-surat-an-nahl-ayat-73.html
Informasi
Surat
النحل (An-Nahl)
Lebah — 128 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
73 dari 128 ayat
Juz
Juz 14
Halaman
Halaman 275
Ruku
Ruku 233
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 55 (109/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1974 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-16