النحل (An-Nahl)
Per AyatMushaf
مَنْ
barang siapa
عَمِلَ
mengerjakan
صَالِحًا
kebajikan/saleh
مِّنْ
barang siapa
ذَكَرٍ
laki-laki
اَوْ
atau
اُنْثٰى
perempuan
وَهُوَ
dan dia
مُؤْمِنٌ
orang yang beriman
فَلَنُحْيِيَنَّهٗ
maka sungguh Kami akan menghidupkan dia
حَيٰوةً
penghidupan
طَيِّبَةًۚ
yang baik
وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ
dan sungguh Kami akan memberi balasan mereka
اَجْرَهُمْ
pahala mereka
بِاَحْسَنِ
dengan yang lebih baik
مَا
apa
كَانُوْا
adalah mereka
يَعْمَلُوْنَ
mereka kerjakan
﴿٩٧﴾
Barangsiapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.
1998 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Barangsiapa mengerjakan amal shalih, baik lelaki maupun perempuan, sedang ia beriman kepada Allah dan rasulNya, maka Kami akan beri dia kehidupan bahagia dan tentram di dunia, walaupun dia tidak banyak memiliki harta, dan kami benar-benar akan memberikan balasan pahala bagi mereka di akhirat dengan balasan yang lebih baik dari apa yang mereka perbuat di dunia.
Sumber: https://tafsirweb.com/4445-surat-an-nahl-ayat-97.html
Tafsir as-Sa'di
97. Oleh karena itu, Allah menyebutkan balasan bagi orang-orang yang berbuat baik di dunia dan akhirat, “Barangsiapa yang mengerjakan amal shalih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman.” Sesungguhnya keberadaan iman menjadi syarat sah dan diterimanya amalan shalih. Bahkan tidak bisa disebut amal shalih kecuali disertai dengan keimanan. (Karena) iman menuntut (munculnya) amal shalih.Sesungguhnya iman adalah pembenaran yang teguh lagi membuahkan amalan-amalan anggota badan, baik perbuatan yang wajib maupun sunnah. Barangsiapa telah mengkombinasikan antara iman dan amal shalih, “maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.” Hal tersebut dengan pemberian ketentraman hati dan ketenangan jiwa serta tiada menoleh kepada obyek yang mengganggu hatinya, dan Allah memberinya rizki yang halal lagi baik dari arah yang tidak disangka-sangkanya “dan sungguh akan Kami berikan balasan kepada mereka,” di akhirat “dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan,” berupa aneka kenikmatan (surgawi) yang tidak pernah dilihat oleh pandangan mata, tidak pernah didengar oleh telinga dan tidak pernah terbetik di dalam hati manusia. Maka Allah memberinya kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat.
Sumber: https://tafsirweb.com/4445-surat-an-nahl-ayat-97.html
Tafsir Al-Wajiz
97. Barangsiapa beramal shalih di dunia, baik laki-laki maupun perempuan dan dia beriman dengan benar, maka sungguh Kami akan membuatnya bisa hidup dengan baik di dunia dengan memberinya rejeki yang halal, keridhaan dan ketenangan. Dan sungguh Kami akan memberinya imbalan di akhirat dengan imbalan yang lebih baik dari ketaatan yang mereka kerjakan di dunia
Sumber: https://tafsirweb.com/4445-surat-an-nahl-ayat-97.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ini adalah janji Allah kepada orang yang beramal shalih, yaitu amal yang mengikuti kitab Allah سبحانه وتعالى dan sunnah NabiNya ﷺ baik laki-laki maupun perempuan dari kalangan anak cucu Adam, dan hatinya dalam keadaan beriman kepada Allah dan RasulNya, dan amal ini merupakan amal yang diperintahkan dan disyariatkan dari sisi Allah, bahwa Allah memberinya kehidupan yang baik di dunia, dan membalasnya sesuatu yang lebih baik daripada amalnya di akhirat. Kehidupan yang baik adalah kehidupan yang mengandung semua segi kebahagiaan dari berbagai segi. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas dan mayoritas ulama bahwa mereka menafsirkannya dengan rezeki yang halal dan baik.Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari ibnu Abbas, bahwa maknanya adalah kebahagiaan. Al-Hasan, Mujahid, dan Qatadah berkata.”Tidak ada kehidupan pun yang baik seseorang kecuali di surga" Pendapat yang benar bahwa kehidupan yang baik itu mencakup semua itu. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits dari Abdullah bin Amr bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,”Sesungguhnya beruntunglah orang yang telah masuk Islam dan diberi rezeki secukupnya serta Allah menganugerahkan kepadanya sifat qana'ah terhadap apa yang diberikan kepadanya”
Sumber: https://tafsirweb.com/4445-surat-an-nahl-ayat-97.html
Informasi
Surat
النحل (An-Nahl)
Lebah — 128 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
97 dari 128 ayat
Juz
Juz 14
Halaman
Halaman 278
Ruku
Ruku 236
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 56 (111/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1998 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-16