النحل (An-Nahl)
Per AyatMushaf
وَاِذَا
dan apabila
بَدَّلْنَآ
Kami ganti
اٰيَةً
suatu ayat
مَّكَانَ
ditempat
اٰيَةٍ
suatu ayat
ۙوَّاللّٰهُ
dan Allah
اَعْلَمُ
lebih mengetahui
بِمَا
dengan/terhadap apa
يُنَزِّلُ
Dia turunkan
قَالُوْٓا
mereka berkata
اِنَّمَآ
sesungguhnya hanyalah
اَنْتَ
kamu
مُفْتَرٍۗ
mengada-adakan
بَلْ
bahkan/tetapi
اَكْثَرُهُمْ
kebanyakan mereka
لَا
tidak
يَعْلَمُوْنَ
mereka mengetahui
﴿١٠١﴾
Dan apabila Kami mengganti suatu ayat dengan ayat yang lain, dan Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya, mereka berkata, “Sesungguhnya engkau (Muhammad) hanya mengada-ada saja.” Sebenarnya kebanyakan mereka tidak mengetahui.
2002 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan apabila Kami menggantikan satu ayat dengan ayat yang lain, dan Allah maha pencipta lebih mengetahui kemaslahatan makhluk-makhlukNya melalui hukum-hukum yang diturunkanNYa dalam berbagai waktu yang berbeda-beda, orang-orang kafir berkata, ”sesungguhnya kamu (wahai Muhammad), seorang pembohong yang mengada-adakan kedustaan atas nama Allah yang tidak pernah Dia firmankan,” padahal Muhammad bukanlah seperti orang yang mereka duga-duga. akan tetapi, karena kebanyakan mereka tidak mempunyai ilmu tentang tuhan mereka, syariat dan hukum-hukumNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/4449-surat-an-nahl-ayat-101.html
Tafsir as-Sa'di
101. Allah memperingatkan bahwa kaum yang mendustakan al-Quran ini, mencari-cari ayat yang bisa mereka pakai untuk pembelaan diri, yaitu bahwa Allah adalah Dzat Yang Maha Menetapkan lagi Bijaksana, mensyariatkan hukum-hukum dan mengganti hukum di tempat lainnya karena (dorongan) sifat bijaksana dan rahmatNya. Bila mereka menyaksikan pergantian ini, maka mereka mencela kehormatan Rasulullah dan risalah yang beliau bawa. “Mereka berkata, ‘Sesungguhnya kamu adalah orang yang mengada-adakan saja’ ,” maka Allah membantah mereka dengan berfirman, “Bahkan kebanyakan mereka tiada mengetahui,” mereka itu bodoh (tentang masalah ini), tidak mempunyai ilmu tentang Rabb mereka dan syariatNya.Sudah diketahui (bersama), bahwasanya tuduhan yang dilancarkan orang bodoh, tanpa dasar ilmu, adalah tidak perlu diperhitungkan. Sesungguhnya komentar (miring) tentang sesuatu merupakan bagian dari pengetahuannya tentang masalah tersebut dan merupakan isi kandungannya yang menghasilkan keluarnya pujian atau cemoohan.
Sumber: https://tafsirweb.com/4449-surat-an-nahl-ayat-101.html
Tafsir Al-Wajiz
101. Dan jika Kami menjadikan suatu ayat menempati tempat ayat lain yang serupa, sebagaimana mengganti ayat taurat yang ditemui di Baitul Maqdis dengan ayat yang ditemui di Ka’bah, maka itu berdasarkan hikmah Tuhan dan kemashlahataan dalam hal agama dan dunia. Dan Allah itu Maha mengetahui tentang ayat-ayat yang diturunkanNya.Orang-orang musyrik berkata kepada Nabi ﷺ: “Sesungguhnya kamu adalah pendusta. Kamu membuat rekayasa ayat itu, sedangkan Allah tidak memfirmankanya.” Namun kebanyakan mereka tidak mengetahui tentang hikmah dari penggantian itu. Ayat ini turun ketika orang-orang musyrik berkata: “Sesungguhnya Muhammad telah menyihir sahabat-sahabatnya.Hari ini dia memerintah mereka untuk melakukan suatu perkara, lalu dia melarang mereka melakukan hal itu besok. Atau dia mendatangkan sesuatu yang lebih mudah bagi mereka. Hal itu tidak lain kecuali rekayasa.Dia mengeluarkan ucapan itu dari dirinya sendiri” Kemudian Allah سبحانه وتعالى menurunkan ayat ini dan ayat setelahnya
Sumber: https://tafsirweb.com/4449-surat-an-nahl-ayat-101.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 101-102 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan kelemahan akal, kerapuhan pendirian, dan ketipisan keyakinan orang-orang musyrik, sehingga tidak tergambarkan bagi mereka suatu keimanan, dan sungguh mereka dipastikan menjadi orang-orang yang celaka. Demikian itu ketika mereka melihat ada perubahan hukum-hukum yang dinasakh dengan hukum yang yang menasakhnya lalu mereka berkata kepada Rasulullah ﷺ (Sesungguhnya kamu adalah orang yang mengada-ada saja) yaitu Dia berbuat sesuai dengan apa yang Dia kehendaki dan memutuskan sesuatu sesuai yang Dia inginkan. Mujahid berkata tentang firmanNya: (Kami gantikan suatu ayat dengan ayat yang lain) yaitu, Kami menghapus dan mengukuhkan selainnya.Qatadah berkata bahwa ini sebagaimana firman Allah سبحانه وتعالى: (Ayat mana saja yang Kami nasakhkan atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya) (Surah Al-Baqarah: 106).Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya membantah mereka: (Katakanlah, "Ruhul Qudus) yaitu Jibril (menurunkan Al-Qur’an itu dari Tuhanmu dengan benar”) yaitu dengan benar dan adil (untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman) Maka mereka membenarkan ayat yang diturunkan pertama, dan yang diturunkan kedua serta hati mereka tunduk kepadaNya (dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)) yaitu, Allah menjadikannya sebagai petunjuk dan berita gembira bagi orang-orang muslim yang beriman kepada Allah dan RasulNya
Sumber: https://tafsirweb.com/4449-surat-an-nahl-ayat-101.html
Informasi
Surat
النحل (An-Nahl)
Lebah — 128 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
101 dari 128 ayat
Juz
Juz 14
Halaman
Halaman 278
Ruku
Ruku 237
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 56 (111/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2002 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-16