النحل (An-Nahl)
Per AyatMushaf
وَلَقَدْ
dan sesungguhnya
نَعْلَمُ
Kami mengetahui
اَنَّهُمْ
bahwasanya mereka
يَقُوْلُوْنَ
(mereka) mengatakan
اِنَّمَا
sesungguhnya hanyalah
يُعَلِّمُهٗ
mengejar dia (Muhammad)
بَشَرٌۗ
seorang manusia
لِسَانُ
lisan/bahasa
الَّذِيْ
yang
يُلْحِدُوْنَ
mereka tuduhkan
اِلَيْهِ
kepadanya
اَعْجَمِيٌّ
bahasa ajam
وَّهٰذَا
dan/sedang ini (Al Quran)
لِسَانٌ
lisan/bahasa
عَرَبِيٌّ
Arab
مُّبِيْنٌ
yang nyata
﴿١٠٣﴾
Dan sesungguhnya Kami mengetahui bahwa mereka berkata, “Sesungguhnya Al-Qur'an itu hanya diajarkan oleh seorang manusia kepadanya (Muhammad).” Bahasa orang yang mereka tuduhkan (bahwa Muhammad belajar) kepadanya adalah bahasa ‘Ajam, padahal ini (Al-Qur'an) adalah dalam bahasa Arab yang jelas.
2004 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Kami mengetahui bahwa kaum musyrikin mengatakan ”sesungguhnya nabi memperoleh al-qur’an dari seseorang yang berasal dari anak keturunan adam.” mereka dusta (dalam pernyataannya itu). Sebab sesungguhnya bahasa orang yang mereka kaitkan Nabi belajar kepadanya adalah bahasa ‘ajam (selain bahasa arab) yang tidak fasih, sedangkan al-qur’an berbahasa arab yang berada dalam puncak kefasihan dan kejelasan
Sumber: https://tafsirweb.com/4451-surat-an-nahl-ayat-103.html
Tafsir as-Sa'di
103. Allah mengabarkan mengenai komentar kaum musyrikin yang mendustakan RasulNya, “Bahwa mereka berkata, ‘Sesungguhnya al-Quran itu diajarkan kepadanya (Muhammad)’ ,” maksudnya kitab yang ia bawa ini (diajarkan oleh) “seorang manusia,” padahal orang yang mereka maksud adalah berbahasa Ajam. “Sedang ini,” yaitu al-Quran “adalah dalam Bahasa Arab yang terang,” apakah ucapan semacam ini mungkin terjadi atau masih mengandung sisi kebenaran? Akan tetapi, seorang pendusta hanya ingin berbohong, tanpa berpikir tentang muara omongan dustanya.Karena itu, dalam ungkapannya terkandung unsur saling bertolak belakang dan kerusakan yang mengharuskan penolakannya, dengan hanya mengimajinasikan faktanya (yang tidak mungkin terjadi).
Sumber: https://tafsirweb.com/4451-surat-an-nahl-ayat-103.html
Tafsir Al-Wajiz
103. Dan Kami sangat tahu bahwa orang-orang musyrik itu berkata: “Sesungguhnya yang mengajari Muhammad Al-Qur’an adalah manusia dari anak cucu Adam, dia adalah anak laki-laki Al-Faqih Ibnul Mugirah yang bernama Jabar yang merupakan orang Nasrani Roma dari daerah Sisilia. Dia membuat pedang kemudian masuk Islam.Lalu Allah membalas mereka: ”Bahasa orang-orang yang dituduh dan dihubung-hubungkan atau diindikasikan sebagai yang mengajari Nabi itu adalah bahasa asing, sedangkan Al-Qur’an ini menggunakan bahasa Arab yang mengandung penjelasan dan fashahah, lalu bagaimana bisa kalian menglaim bahwa orang Arab diajari oleh orang asing yang bukan orang Arab?!”
Sumber: https://tafsirweb.com/4451-surat-an-nahl-ayat-103.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Allah سبحانه وتعالى menyebutkan tentang kedustaan, hal yang diada-adakan, dan kebohongan orang-orang musyrik serta tuduhan mereka terhadap nabi Muhammad ﷺ bahwa sesungguhnya yang mengajarinya Al-Qur'an yang dia bacakan kepada kami adalah seorang manusia. Mereka mengisyaratkan kepada seorang lelaki non Arab yang ada di belakang mereka, yaitu pelayan milik salah satu orang inti dari kalangan Quraisy. Lelaki itu adalah seorang pedagang yang menjual barang-barangnya di Safa.Terkadang Rasulullah ﷺ duduk dengannya dan berbincang dengannya tentang sesuatu. Lelaki itu tersebut berbahasa non Arab, tidak mengetahui bahasa Arab, atau hanya mengetahui sedikit, sekedar untuk menjawab sesuatu yang harus dia jawab. Oleh karena itu Allah membantah apa yang mereka buat-buat itu (Padahal bahasa orang yang mereka tuduhkan (bahwa) Muhammad belajar kepadanya bahasa 'Ajam, sedangkan Al-Qur’an adalah dalam bahasa Arab yang terang) Maka bagaimana bisa Al-Qur'an yang sangat fasih, sangat tinggi, dan mengandung makna-makna yang sempurna dan mencakup segala sesuatu yang menjadi hal paling sempurna daripada makna-makna dalam semua kitab yang diturunkan kepada Bani Israil itu hasil dari apa yang dia pelajari, dan bagaimana bisa ini dipelajari dari orang non-Arab?Bahkan hal ini tidak akan dikatakan oleh orang yang berakal rendah.
Sumber: https://tafsirweb.com/4451-surat-an-nahl-ayat-103.html
Informasi
Surat
النحل (An-Nahl)
Lebah — 128 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
103 dari 128 ayat
Juz
Juz 14
Halaman
Halaman 279
Ruku
Ruku 237
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 56 (111/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2004 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-16