النحل (An-Nahl)

Per AyatMushaf
اِنَّمَا
sesungguhnya hanyalah
جُعِلَ
dijadikan
السَّبْتُ
hari Sabtu
عَلَى
atas
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
اخْتَلَفُوْا
(mereka) berselisih
فِيْهِۗ
didalamnya/padanya
وَاِنَّ
dan sesungguhnya
رَبَّكَ
Tuhanmu
لَيَحْكُمُ
sungguh akan memutuskan
بَيْنَهُمْ
diantara mereka
يَوْمَ
pada hari
الْقِيٰمَةِ
kiamat
فِيْمَا
tentang apa
كَانُوْا
adalah mereka
فِيْهِ
didalamnya/padanya
يَخْتَلِفُوْنَ
mereka perselisihkan
﴿١٢٤﴾
Sesungguhnya (menghormati) hari Sabtu hanya diwajibkan atas orang (Yahudi) yang memperselisihkannya. Dan sesungguhnya Tuhanmu pasti akan memberi keputusan di antara mereka pada hari Kiamat terhadap apa yang telah mereka perselisihkan itu.
2025 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Allah hanya mewajibkan menghormati hari sabtu untuk berkonsentrasi dalam ibadah atas orang-orang yahudi yang telah berselisih padanya tentang nabi mereka, dan lebih memilihnya sebagai ganti hari jumat yang mereka sebenarnya diperintah untuk mengagungkannya. Dan sesungguhnya tuhanmu (wahai rasul), benar-benar akan memutuskan ketetapan diantara orang-orang yang berselisih pada hari kiamat, dalam perkara yang mereka berselisih paham padanya terhadap nabi mereka dan akan memberikan balasan bagi masing-masing sesuai dengan balasan yang berhak diterimnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/4472-surat-an-nahl-ayat-124.html

Tafsir as-Sa'di

124. Allah berfirman, “Sesungguhnya di wajibkan (menghormati) hari Sabtu,” sebagai kewajiban “atas orang-orang (Yahudi) yang berselisih padanya,” ketika mereka menyimpang dari pilihan hari Jum’at.Mereka itu adalah bangsa Yahudi. Maka, pertentangan mereka menjelma sebagai faktor penyebab agar hari Sabtu harus mereka hormati dan agungkan. Apabila tidak demikian, maka keutamaan yang hakiki adalah bagi hari Jum’at yang Allah menunjuki ummat ini (untuk mengagungkannya). “Dan sesungguhnya Rabbmu benar-benar akan memberi keputusan di antara mereka pada Hari KIamat terhadap apa yang mereka perselisihkan itu,” lalu menerangkan bagi mereka orang yang benar dan yang keliru, orang yang berhak menerima pahala dan orang yang berhak disiksa.

Sumber: https://tafsirweb.com/4472-surat-an-nahl-ayat-124.html

Tafsir Al-Wajiz

124. Sesungguhnya diwajibkan bagi orang-orang yang berselisih terhadap Ibrahim, yaitu kaum Yahudi dan Nasrani untuk mengagungkan dan memuliakan hari sabtu, meninggalkan pekerjaan di dalamnya dan membaktikan diri untuk beribadah. Mereka adalah kaum Yahudi dan Nasrani, atau mereka berselisih tentang hari sabtu.Mereka itu adalah kaum Yahudi yang menganggap bahwa itu merupakan termasuk syariat yang ditetapkan Ibrahim. Lalu Allah membalas pernyataan mereka bahwa itu bukan termasuk millah Ibrahim. Dan sesungguhnya Tuhanmu wahai Nabi, menentukan hukum antara orang-orang yang berselisih tentang hal itu pada hari kiamat, lalu setiap orang dibalas dengan apa yang layak baginya berupa pahala dan hukuman

Sumber: https://tafsirweb.com/4472-surat-an-nahl-ayat-124.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Tidak diragukan bahwa Allah سبحانه وتعالى mensyariatkan atas setiap umat suatu hari dari satu minggu agar mereka berkumpul padanya untuk melakukan ibadah. Lalu Allah mensyariatkan bagi umat ini hari Jumat, karena itu adalah hari keenam, dimana Allah menyempurnakan penciptaanNya, semua makhluk dikumpulkan serta sempurnalah nikmat Allah atas hamba-hambaNya. Diriwayatkan dari Abu Hurairah dan Hudzaifah, keduanya berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,” Allah menyesatkan orang-orang sebelum kita dari hari Jumat, maka orang-orang Yahudi menjadi hari Sabtu, dan orang-orang Nasrani menjadi hari Ahad.Dan Allah mendatangkan kita, lalu Dia memberi kita petunjuk kepada hari Jumat. Dia menjadikan hari Jumat, lalu hari Sabtu dan hari Ahad; demikian pula mereka mengikut kita pada hari kiamat. Kita adalah umat yang terakhir dari kalangan penduduk dunia, tetapi orang-orang yang pertama pada hari kiamat, dan yang diputuskan di antara mereka sebelum umat-umat lainnya” Pendapat ini diriwayatkan dari Imam Muslim.

Sumber: https://tafsirweb.com/4472-surat-an-nahl-ayat-124.html

Informasi

Surat

النحل (An-Nahl)

Lebah — 128 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

124 dari 128 ayat

Juz

Juz 14

Halaman

Halaman 281

Ruku

Ruku 239

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 56 (112/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2025 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-16