الاسراۤء (Al-Isra')
Per AyatMushaf
وَجَعَلْنَا
dan Kami jadikan
الَّيْلَ
malam
وَالنَّهَارَ
dan siang
اٰيَتَيْنِ
dua tanda
فَمَحَوْنَآ
maka/lalu Kami hapuskan
اٰيَةَ
tanda
الَّيْلِ
malam
وَجَعَلْنَآ
dan Kami jadikan
اٰيَةَ
tanda
النَّهَارِ
siang
مُبْصِرَةً
terang
لِّتَبْتَغُوْا
agar kamu mencari
فَضْلًا
karunia
مِّنْ
dari
رَّبِّكُمْ
Tuhan kalian
وَلِتَعْلَمُوْا
dan supaya kamu mengetahui
عَدَدَ
bilangan
السِّنِيْنَ
tahun-tahun
وَالْحِسَابَۗ
dan perhitungan
وَكُلَّ
dan tiap-tiap/segala
شَيْءٍ
sesuatu
فَصَّلْنٰهُ
Kami jelaskannya
تَفْصِيْلًا
cukup jelas
﴿١٢﴾
Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran Kami), kemudian Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang benderang, agar kamu (dapat) mencari karunia dari Tuhanmu, dan agar kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas.
2041 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan kami menjadikan malam dan siang sebagai dua tanda yang menunjukan keesaan kemaha kuasaaan Kami. Kemudian Kami menghapuskan tanda malam ( yaitu bulan) dan menjadikan tanda siang (yaitu matahari) bersinar terang, agar dalam sinar siang hari manusia dapat melihat bagaimana dia harus mengerjakan urusan-urusan kehidupanya, dan ia dapat berdiam diri pada malamnya untuk mengambil kesempatan berteduh dan istirahat. Dan agar manusia mengetahui (melalui pergantian malam dan siang) bilangan tahun dan perhitungan bulan dan hari–hari agar mereka menyusun berdasarkan itu apa-apa yang mereka mau dari kemaslahatan-kemaslahatan mereka.Dan segala sesuatu taleh kami jelaskan dengan penjalasan yang cukup.
Sumber: https://tafsirweb.com/4616-surat-al-isra-ayat-12.html
Tafsir as-Sa'di
12. Allah berfirman, “Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda,” maksudnya keduanya merupakan bukti yang menunjukkan kesempurnaan kekuasaan Allah dan keluasan rahmatNya.Dia-lah Dzat yang tidak selayaknya peribadahan ditujukan kecuali untukNYa. “Lalu Kami hapuskan tanda malam,” maksudnya bercahaya, “agar kamu mencari karunia dari Rabbmu,” melalui mata pencaharian, proses pruduksi, perdagangan dan perjalanan kalian, “dan supaya kamu mmengetahui,” dengan beriringannya siang malam dan pergantian bulan “bilangan tahun-tahun dan perhitungan,” maka kalian (bisa merencanakan) segala kemaslahatan yang kalian kehendaki berdasarkan itu, “dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas,” maksudnya Kami sudah menerangkan ayat-ayat (tanda-tanda kebesaran Kami) dan menguraikannya sehingga jelaslah perbedaan segala sesuatu, dan kebenaran pun menjadi terang di antara kebatilan. Sebagaimana Firman Allah, "Tiadalah Kami alpakan sesuatupun dalam Al-Kitab" (Al-An’Am:38).
Sumber: https://tafsirweb.com/4616-surat-al-isra-ayat-12.html
Tafsir Al-Wajiz
12. Dan Kami telah menjadikan malam dan siang sebagai dua tanda yang menunjukkan kepada kesempurnaan kekuasaan, hikmah dan keesaan (Kami). Lalu Kami menjadikan tanda-tanda langit itu tertutup kegelapan, tidak ada cahaya di dalamnya supaya dapat digunakan untuk istirahat dan berdiam diri.Dan Kami jadikan tanda-tanda siang itu terang benderang agar bisa melihat segala sesuatu di dalamnya, supaya kalian bisa bias mencari rejeki dan penghidupan dari keutamaan Allah di siang hari, dan dengan mengetahui perputaran keduanya kalian dapat mengtahui jumlah tahun, menghitung bulan, hari dan setiap sesuatu dari urusan dunia dan agama yang telah Kami jelaskan dengan sangat jelas
Sumber: https://tafsirweb.com/4616-surat-al-isra-ayat-12.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Allah menganugerahkan kepada makhlukNya tanda-tanda kekuasaanNya yang Maha Agung antara malam dan siang, sehingga mereka bisa beristirahat dengan tenang di malam hari, dan mereka bertebaran di siang hari untuk mencari penghidupan, bekerja, berkarya dan melakukan perjalanan, yaitu agar mereka mengetahui jumlah hari, minggu, bulan, dan tahun. Dan agar mereka mengetahui berlalunya masa yang telah ditetapkan untuk pembayaran utang, waktu ibadah, muamalah, sewa dan lainnya. Oleh karena itu Allah berfirman: (agar kalian mencari karunia dari Tuhan kalian) yaitu dalam pekerjaan dan perjalanan kalian serta hal lainnya yang serupa (dan supaya kalian mengetahui bilangan tahun-tahun dan perhitungan) Sesungguhnya jika semua waktu sama saja, maka tidak ada perbedaannya, maka tentu hal itu tidak dapat diketahui.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Katakanlah, "Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untuk kalian malam itu terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan sinar terang kepada kalian?" Maka apakah kalian tidak mendengar?” (71) Katakanlah, "Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untuk kalian siang itu terus-menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan malam kepada kalian yang kalian beristirahat padanya? Maka apakah kalian tidak memperhatikan?” (72) Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untuk kalian malam dan siang, supaya kalian beristirahat pada malam itu dan supaya kalian mencari sebagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kalian bersyukur kepada-Nya (73) (Surah Al-Qashash), (Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya (61) Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur (62) (Surah Al-Furqan), (dan Dialah yang (mengatur) pertukaran malam dan siang) (Surah Al-Mu’minun: 80) dan (Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah, Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun) (Surah Az-Zumar: 5) dan (Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan.Itulah ketentuan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui (96)) (Surah Al-An'am) serta (Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam; Kami tanggalkan siang dari malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan (37) dan matahari berjalan di tempat peredarannya.Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui (38)) (Surah Yasin) Sesungguhnya Allah menjadikan tanda pada malam hari, yaitu kegelapan dan munculnya bulan di dalamnya. dan tanda pada siang hari, yaitu munculnya cahaya dengan terbitnya matahari yang meneranginya.Allah membedakan antara sinar matahari dan cahaya bulan agar yang ini dapat dibedakan dengan yang itu, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kalian mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu), Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak) sampai firmanNya: (benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi orang-orang yang bertakwa) (Surah Yunus: 5-6) Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Mereka bertanya kepadamu tentang bulan sabit. Katakanlah, "Bulan sabit itu adalah tanda-tanda waktu bagi manusia dan (bagi ibadah) haji”) (Surah Al-Baqarah: 189).Abu Ja'far bin Jarir meriwayatkan melalui berbagai jalur yang baik, bahwa Ibnu Al-Kawa bertanya kepada Amirul Mu’minin Ali bin Abi Thalib, dia berkata,"Wahai Amirul Mu’minin, apakah bercak hitam yang ada pada rembulan itu?" Ali menjawab, "Celakalah kamu, tidakkah kamu pernah membaca Al-Qur’an, dimana Allah berfirman (lalu Kami hapuskan tanda malam) Maka ini adalah yang dihapus.Qatadah berkata tentang firmanNya: (lalu Kami hapuskan tanda malam hari) Kami sebelumnya berbicara bahwa penghapusan tanda malam hari adalah bercak hitam pada bulan. (dan Kami jadikan tanda siang itu terang) yaitu terang benderang. Lalu Allah menciptakan matahari yang lebih terang dan lebih besar daripada bulan.
Sumber: https://tafsirweb.com/4616-surat-al-isra-ayat-12.html
Informasi
Surat
الاسراۤء (Al-Isra')
Memperjalankan Malam Hari — 111 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
12 dari 111 ayat
Juz
Juz 15
Halaman
Halaman 283
Ruku
Ruku 241
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 57 (113/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2041 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-17