الاسراۤء (Al-Isra')
Per AyatMushaf
سُبْحٰنَهٗ
Maha Suci Dia
وَتَعٰلٰى
dan Maha Tinggi
عَمَّا
dari apa
يَقُوْلُوْنَ
mereka katakan
عُلُوًّا
ketinggian
كَبِيْرًا
besar
﴿٤٣﴾
Mahasuci dan Mahatinggi Dia dari apa yang mereka katakan, luhur dan agung (tidak ada bandingannya).
2072 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Allah bersih dan maha suci dari apa yang dikatakan oleh kaum musyrikin, dan Dia mahatinggi dari apa yang mereka katakan dengan ketinggian yang sebesar-besarnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/4647-surat-al-isra-ayat-43.html
Tafsir as-Sa'di
43. “Mahasuci dan Mahatinggi Dia,” maksudnya Allah Mahasuci, murni dan tinggi sifat-sifatNya “dari apa yang mereka katakana,” berupa kesyirikan dan pendaulatan tandingan-tandingan bagi Allah “dengan ketinggian yang sebesar-besarnya.” Sungguh tinggi dan agung kedudukanNYa, besar kesombonganNya, yang tidak bisa diperbandingkan kebersamaan wujud sesembahan denganNya. Sungguh telah tersesat orang yang mengatakan itu dengan kesesatan yang nyata, dan telah berbuat kezhaliman dengan kezhaliman yang besar. Sungguh makhluk-makhluk Allah yang besar itu merunduk di hadapan keagungan Allah.Langit yang tujuh beserta penghuninya dan bumi yang tujuh beserta penghuninya terlampau kecil di hadapan kesombongan Allah. Seluruh bumi ini kelak pada Hari KIamat akan berada dalam genggamanNya dan langit-langit digulung dengan Tangan kananNya. Semua alam (ciptaan selain Allah) yang berada di atas dan dibawah sangat membutuhkanNya di setiap waktu, (dalam rupa kekurangan) pada Dzat mereka yang tidak mungkin terlepas (dari rasa butuh) meski hanya sekejap.Aspek kebutuhan (kepada Allah) ini adalah dari segala sisinya. Kebutuhan dari sudut penciptaan, rizki, dan pengaturan. Kebutuhan (kepada Allah) dari sisi keharusan memposisikan Allah sebagai sesembahan dan Dzat yang dicintai yang mana kepadaNya mereka mendekatkan diri dan tempat untuk mengeluh dalam setiap keadaan.
Sumber: https://tafsirweb.com/4647-surat-al-isra-ayat-43.html
Tafsir Al-Wajiz
43. Maha suci Allah سبحانه وتعالى dari setiap sekutu. Maha Agung dan Maha Jauh Allah dari anggapan-anggapan dan ucapan-ucapan bathil.Maha Tinggi lagi Maha Besar, Dzat yang tidak mungkin mengambil sekutu-sekutu
Sumber: https://tafsirweb.com/4647-surat-al-isra-ayat-43.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 42-43 Allah سبحانه وتعالى berfirman, "Wahai Muhammad, katakanlah kepada orang-orang musyrik yang menduga bahwa Allah mempunyai sekutu dari kalangan makhlukNya, yaitu orang-orang yang menyembah tuhan lain bersama Allah untuk mendekatkan diri mereka kepadaNya sebagai perantara mereka) bahwa seandainya duduk perkaranya seperti apa yang mereka katakan bahwa bersamaNya ada tuhan-tuhan yang disembah untuk mendekatkan diri kepadaNya, dan memintakan syafaat di sisiNya, maka sembahan-sembahan itu akan menyembah, mendekatkan diri, dan mencari jalan untuk sampai kepada Allah. Maka sembahlah Allah saja, sebagaimana sembahan-sembahan yang kalian seru selain Allah. Kalian tidak perlu menyembah sesuatu sebagai perantara antara kalian dan Allah.Sesungguhnya Allah tidak menyukai dan tidak meridhai hal itu, bahkan Dia membenci dan menolaknya" Allah سبحانه وتعالى telah melarang hal itu melalui lisan semua rasul dan nabiNya. Kemudian Allah menyucikan DzatNya Yang Maha Mulia dan membersihkanNya: (Maha Suci dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka katakan) yaitu orang-orang musyrik yang melampaui batas dan zalim dalam dugaan mereka bahwa ada tuhan-tuhan lain bersama Allah (dengan ketinggian yang sebesar-besarnya) yaitu dengan ketinggian yang Maha besar, bahkan Dialah Allah Yang Maha Esa, yang bergantung kepadaNya segala sesuatu, tidak beranak, tidak diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang menyamaiNya.Allah سبحانه وتعالى berfirman, "Wahai Muhammad, katakanlah kepada orang-orang musyrik yang menduga bahwa Allah mempunyai sekutu dari kalangan makhlukNya yaitu orang-orang yang menyembah bersama Allah sembahan lain untuk mendekatkan diri kepadaNya sebagai perantara mereka bahwa seandainya perkaranya seperti yang mereka katakan bahwa bersama Allah ada tuhan-tuhan yang disembah untuk mendekatkan diri kepadaNya, dan untuk memintakan syafaat di sisiNya, maka sembahan-sembahan itu akan menyembah, mendekatkan diri, dan mencari jalan agar sampai kepadaNya. Maka, sembahlah Allah semata, sebagaimana sembahan-sembahan yang kalian seru selain Dia.Kalian tidak memerlukan sembahan sebagai perantara antara kalian dan Allah. Sesungguhnya Allah tidak menyukai dan tidak meridhai hal itu, bahkan Allah membenci dan menolaknya" Allah سبحانه وتعالى melarang hal itu melalui lisan semua rasul dan nabiNya. Kemudian Allah menyucikan DzatNya Yang Maha Mulia dan membersihkanNya dari apa yang mereka duga itu: (Maha Suci dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka katakan) yaitu Maha Suci dan Maha Tinggi dari apa yang dikatakan orang-orang musyrik yang melampaui batas dan zalim dalam dugaan yang mereka katakan bahwa ada tuhan-tuhan lain bersama Allah (dengan ketinggian yang sebesar-besarnya) yaitu Maha TInggi dan Maha Besar, bahkan Dialah Allah Yang Maha Esa, Dzat yang bergantung kepadaNya segala sesuatu, tidak beranak, tidak diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang menyamaiNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/4647-surat-al-isra-ayat-43.html
Informasi
Surat
الاسراۤء (Al-Isra')
Memperjalankan Malam Hari — 111 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
43 dari 111 ayat
Juz
Juz 15
Halaman
Halaman 286
Ruku
Ruku 244
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 57 (114/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2072 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-17