الاسراۤء (Al-Isra')
Per AyatMushaf
ذٰلِكَ
demikian itu
جَزَاۤؤُهُمْ
balasan mereka
بِاَنَّهُمْ
karena sesungguhnya mereka
كَفَرُوْا
kafir/ingkar
بِاٰيٰتِنَا
dengan ayat-ayat kami
وَقَالُوْٓا
dan mereka berkata
ءَاِذَا
apakah bila
كُنَّا
adalah kami
عِظَامًا
tulang-belulang
وَّرُفَاتًا
dan benda-benda yang hancur
ءَاِنَّا
apakah sesungguhnya kami
لَمَبْعُوْثُوْنَ
pasti dibangkitkan
خَلْقًا
makhluk
جَدِيْدًا
baru
﴿٩٨﴾
Itulah balasan bagi mereka, karena sesungguhnya mereka kafir kepada ayat-ayat Kami dan (karena mereka) berkata, “Apabila kami telah menjadi tulang belulang dan benda-benda yang hancur, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk baru?”
2127 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Siksaan yang dideskripsikan ini merupakan hukuman bagi kaum musyrikin disebabkan kekafiran mereka terhadap ayat-ayat Allah dan hujjah-hujjahNya, dan juga pendustaan mereka terhadap rasul-rasulNya yang menyeru mereka untuk beribadah kepadaNya saja, dan juga karena ucapan mereka dengan penuh kesombongan (ketika diperintahkan membenarkan hari kebangkitan) ”apakah kami bila telah mati dan kami berubah menjadi tulang-belulang yang hancur berkeping-keping kami akan dibangkitkan kembali setelah itu dalam bentuk makhluk yang baru?”.
Sumber: https://tafsirweb.com/4702-surat-al-isra-ayat-98.html
Tafsir as-Sa'di
98. Allah tidak berbuat sewenang-wenang terhadap mereka. Akan tetapi Allah membalas kakafiran mereka terhadap ayat-ayatNya dan pengingkaran mereka terhadap Hari Kebangkitan yang telah diberitakan oleh para rasul dan dibicarakan oleh kitab-kitab.Mereka meremehkan Rabb mereka dan mengingkari kesempurnaan kekuasaanNya. “Mereka berkata, ‘Apakah bila kami telah menjadi tulang belulang dan benda-benda yang hancur, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk baru?’ “ maksudnya itu tidak akan terjadi. Karena termasuk hal yang sangat mustahil bagi akal mereka yang rusak.
Sumber: https://tafsirweb.com/4702-surat-al-isra-ayat-98.html
Tafsir Al-Wajiz
98. Itulah balasan bagi mereka yaitu azab di neraka Jahannam, mereka ingkar kepada ayat-ayat Kami baik ayat kauniyah maupun Alquran. Mereka juga tidak mengambil pelajaran dari ayat-ayat itu.Mereka mengingkari kerasulan nabi dan hari kebangkitan dan perhitungan dengan berkata: "Apakah bila kami telah menjadi tulang belulang dan benda-benda yang hancur, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk baru?"
Sumber: https://tafsirweb.com/4702-surat-al-isra-ayat-98.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 98-99 Allah سبحانه وتعالى berfirman bahwa Hal yang Kami balaskan kepada mereka berupa kebangkitkan dalam keadaan buta, tuli, dan bisu ini adalah balasan yang layak mereka dapatkan karena mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) yaitu bukti-bukti dan hujjah Kami, dan mereka tidak percaya dengan adanya hari kebangkitan (dan (karena mereka) berkata, "Apakah bila kami telah menjadi tulang-belulang dan benda-benda yang hancur”) yang telah hancur luluh menjadi debu ("Apakah kami benar-benar akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk baru?”) yaitu setelah kami menjadi tulang-belulang yang telah hancur dan terpisah serta menyatu dengan tanah, lalu kami akan kembali hidup untuk kedua kalinya? Maka Allah membantah ucapan mereka dan mengingatkan mereka atas kekuasaanNya yang mampu melakukan hal itu, bahwa Dia telah menciptakan langit dan bumi. KekuasaanNya untuk mengembalikan mereka menjadi hidup kembali itu lebih mudah daripada penciptaan itu, sebagaimana Allah berfirman: (Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia) (Surah Ghafir: 57) Di sini Allah berfirman: (Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwasanya Allah yang menciptakan langit dan bumi adalah kuasa (pula) menciptakan yang serupa dengan mereka) yaitu pada hari kiamat, Dia mengembalikan tubuh mereka dan menciptakan mereka dengan ciptaan yang baru sebagaimana Dia memulai penciptaan mereka.Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan telah menetapkan waktu yang tertentu bagi mereka yang tidak ada keraguan padanya?) yaitu, Allah telah menetapkan bagi kebangkitan mereka dari kubur mereka pada waktu yang telah ditentukan, dan pasti akan terjadi. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Kami tiadalah mengundurkannya, melainkan sampai waktu yang tertentu (104)) (Surah Hud) Firman Allah: (Maka orang-orang yang zalim itu tidak menghendaki) yaitu sesudah tegaknya hujjah atas mereka (kecuali kekafiran) kecuali bertambah dalam kebathilan dan kesesatan mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/4702-surat-al-isra-ayat-98.html
Informasi
Surat
الاسراۤء (Al-Isra')
Memperjalankan Malam Hari — 111 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
98 dari 111 ayat
Juz
Juz 15
Halaman
Halaman 292
Ruku
Ruku 250
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 58 (116/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2127 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-17