الكهف (Al-Kahf)
Per AyatMushaf
وَّرَبَطْنَا
dan Kami meneguhkan
عَلٰى
atas
قُلُوْبِهِمْ
hati mereka
اِذْ
tatkala
قَامُوْا
mereka berdiri
فَقَالُوْا
maka/lalu mereka berkata
رَبُّنَا
Tuhan kami
رَبُّ
Tuhan
السَّمٰوٰتِ
langit(jamak)
وَالْاَرْضِ
dan bumi
لَنْ
tidak
نَّدْعُوَا۟
kami menyeru
مِنْ
dari
دُوْنِهٖٓ
selain Dia
اِلٰهًا
Tuhan
لَّقَدْ
sesungguhnya
قُلْنَآ
kami telah mengatakan
اِذًا
jika demikian
شَطَطًا
jauh dari kebenaran
﴿١٤﴾
Dan Kami teguhkan hati mereka ketika mereka berdiri lalu mereka berkata, “Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi; kami tidak menyeru tuhan selain Dia. Sungguh, kalau kami berbuat demikian, tentu kami telah mengucapkan perkataan yang sangat jauh dari kebenaran.”
2154 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan Kami kokohkan hati mereka dengan iman dan Kami kuatkan tekad mereka dengannya ketika mereka berdiri di hadapan raja kafir yang mencela mereka karena enggan menyembah berhala-berhala. Mereka berkata kepadanya. ”Rab kami yang kami sembah adalah tuhan yang menguasai langit dan bumi. Kami tidak akan sekali-kali menyembah sembahan selainNya. jika kami mengatakan ucapan yang lain, maka kami sungguh telah mengucapkan kata-kata yang melenceng lagi jauh dari kebenaran. ”
Sumber: https://tafsirweb.com/4840-surat-al-kahfi-ayat-14.html
Tafsir as-Sa'di
14. “Dan Kami telah meneguhkan hati mereka,” maksudnya Kami mencurahkan kesabaran pada mereka dan meneguhkan mereka, serta menjadikan hati mereka tentram dalam kondisi yang mencemaskan itu. Ini merupakan (cermin) sifat kelembutan dan kebaikan Allah kepada mereka, dalam bentuk memberikan taufik kepada mereka menuju keimanan, petunjuk, kesabaran, keteguhan, dan ketenangan. “Di waktu mereka berdiri lalu mereka berkata, ‘Rabb kami adalah Rabb langit dan bumi,” maksudnya yang telah menciptakan kami, memberii kami rizki, yang mengatur dan mendidik kami, DIa-lah Sang Pencipta langit dan bumi, Yang Mahatunggal dengan ppenciptaan makhluk-makhluk yang sangat besar ini. Bukan berhala-berhala dan patung-patung itu, yang tidak bisa menciptakan, memberi rizki, memiliki manfaat dan mudarat, mematikan dan menghidupkan, dan tidak pula dapat membangkitkan.Mereka (para pemuda itu) menggunakan dalil tentang tauhid rububiyah untuk menunjukkan kepada tauhid uluhiyah. Oleh karena itu, mereka mengatakan, “Kami sekali-kali tidak menyeru tuhan selain DIa,” yaitu dari seluruh makhluk. “Sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan,” maksudnya jika kami menyeru sesembahan bersamaNya setelah kami mengetahui bahwa DIa adalah Rabb, sesembahan, yang ibadah tidak boleh dan tidak layak kecuali (hanya) bagiNya, “perkataan yang amat jauh dari kebenaran,” yaitu penyimpangan yang sangat besar dari al-Haq dan jalan yang sangat jauh dari kebenaran. Mereka telah memadukan antara pengakuan terhadap tauhid rububiyah dengan tauhid uluhiyah dan konsisten dengannya disertai dengan penjelasan bahwa Allah-lah Dzat Yang Haq, sedangkan selainNya merupakan kebatilan.Pernyataan ini menunjukkan bahwa mereka benar-benar mengenal Rabb mereka dan adanya tambahan hidayah pada mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/4840-surat-al-kahfi-ayat-14.html
Tafsir Al-Wajiz
14. Kami teguhkan hati mereka di waktu mereka dengan kesabaran saat dalam kesulitan, ketika mereka berdiri di depan raja mereka Daglidianus, yang telah memerintahkan mereka untuk sujud kepada berhala, lalu mereka pun menolak dengan berkata, "Tuhan kami adalah Tuhan seluruh langit dan bumi; kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang amat jauh dari kebenaran"
Sumber: https://tafsirweb.com/4840-surat-al-kahfi-ayat-14.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 13-16 Dari sini mulai penjelasan kisah itu secara rinci. Allah menyebutkan bahwa mereka adalah segolongan kaum muda yang menerima kebenaran dan mendapat petunjuk ke jalan yang lurus dari guru-guru mereka yang telah durhaka dan tenggelam ke dalam agama kebathilan. Oleh karena itu kebanyakan orang yang menyambut baik seruan Allah dan RasulNya ﷺ adalah kalangan muda.Adapun orang-orang tuanya dari kalangan Quraisy, sebagian besar mereka berpegang pada agamanya dan tidak ada yang masuk Islam kecuali sedikit. Demikianlah Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang ashabul kahfi, bahwa mereka terdiri dari kalangan kaum muda. (dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk) Sebagian imam seperti Imam Bukhari dan lainnya menjadikan ayat ini dan ayat-ayat yang semakna sebagai dalil tentang kelebihan dan keutamaan iman, dan iman itu dapat bertambah dan berkurang. Oleh karena itu Allah berfirman: (dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk) Sebagaimana Allah berfirman: (Dan orang-orang yang mendapat petunjuk Allah menambah petunjuk kepada mereka dan memberikan kepada mereka (balasan) ketakwaannya (17)) (Surah Muhammad) Firman Allah: (dan Kami telah meneguhkan hati mereka di waktu mereka berdiri, lalu mereka berkata, "Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi”) Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang mereka,"Kami membuat mereka bersabar dalam menghadapi kaumnya dan seluruh penduduk kota mereka, Lalu mereka membangun sebuah tempat peribadatan untuk menyembah Allah.Lalu kaum mereka mengetahuinya dan melaporkan keadaan mereka kepada raja mereka. Raja menghadirkan mereka, lalu bertanya kepada mereka tentang perkara mereka dan apa yang mereka lakukan. Mereka menjawab dengan jawaban yang benar dan menyeru raja untuk menyembah Allah سبحانه وتعالى, Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang mereka: (dan Kami telah meneguhkan hati mereka di waktu mereka berdiri, lalu mereka berkata, "Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi; kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia") Huruf “lan” menunjukkan makna negatif untuk selamanya, yaitu sekali tidak akan melakukan hal ini untuk selamanya.Karena sesungguhnya jika kami berbuat demikian, maka kami adalah orang yang berbuat bathil. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman tentang mereja: ("Sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang amat jauh dari kebenaran”) yaitu kebathilan, dan kebohongan (Kaum kami ini telah menjadikan selain Dia sebagai tuhan-tuhan (untuk disembah). Mengapa mereka tidak mengemukakan alasan yang terang (tentang kepercayaan mereka)”) yaitu, tidaklah mereka mengemukakan kebenaran pendapat mereka yang demikian itu adalah bukti yang jelas dan benar (Siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah?) Mereka berkata bahkan mereka adalah orang-orang yang zalim dan berdusta dalam ucapan mereka yang demikian itu.Ketika mereka bertekad untuk lari meninggalkan kaumnya, maka Allah سبحانه وتعالى memudahkan mereka untuk melakukan hal itu, DIa memberitahukan tentang mereka dengan hal tersebut dalam firmanNya: (Dan apabila kalian meninggalkan mereka dan apa yang mereka sembah selain Allah) yaitu jika kalian memisahkan diri dan menentang mereka dalam agama kalian dengan penyembahan mereka kepada selain Allah. Maka pisahkanlah diri juga dari mereka dengan tubuh kalian (maka carilah tempat berlindung ke dalam gua itu. niscaya Tuhan kalian akan melimpahkan sebagian rahmat-Nya) yaitu, Tuhan kalian pasti akan melimpahkan rahmat kepada kalian dan menyembunyikan kalian dari kaum kalian (dan menyediakan bagi kalian dalam urusan kalian) yang sedang kalian kerjakan (sesuatu yang berguna) yaitu perkara yang kalian manfaatkan. Maka pada saat itu mereka melarikan diri dan berlindung dari kaumnya ke dalam sebuah gua.
Sumber: https://tafsirweb.com/4840-surat-al-kahfi-ayat-14.html
Informasi
Surat
الكهف (Al-Kahf)
Goa — 110 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
14 dari 110 ayat
Juz
Juz 15
Halaman
Halaman 294
Ruku
Ruku 253
Manzil
Manzil 4
Hizb
Hizb 59 (117/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-2154 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-18