البقرة (Al-Baqarah)
Per AyatMushaf
زُيِّنَ
dijadikan indah pandangan
لِلَّذِيْنَ
bagi orang-orang yang
كَفَرُوا
kafir/ingkar
الْحَيٰوةُ
kehidupan
الدُّنْيَا
dunia
وَيَسْخَرُوْنَ
dan mereka memandang hina
مِنَ
dari/kepada
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
اٰمَنُوْا
beriman
ۘ
وَالَّذِيْنَ
dan orang-orang yang
اتَّقَوْا
bertakwa
فَوْقَهُمْ
diatas mereka (lebih mulia)
يَوْمَ
hari
الْقِيٰمَةِ
kiamat
ۗ
وَاللّٰهُ
dan Allah
يَرْزُقُ
memberi rezki
مَنْ
dari/kepada
يَّشَاۤءُ
Dia kehendaki
بِغَيْرِ
dengan tidak
حِسَابٍ
perhitungan/batas
﴿٢١٢﴾
Kehidupan dunia dijadikan terasa indah dalam pandangan orang-orang yang kafir, dan mereka menghina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu berada di atas mereka pada hari Kiamat. Dan Allah memberi rezeki kepada orang yang Dia kehendaki tanpa perhitungan.
219 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dijadikan indah dalam pandangan orang-orang yang mengingkari keesaan Allah akan kehidupan dunia dan semua jenis kesenangan dan kenikmatannya, dan mereka itu mengolok-olok kaum Mukminin. Dan adapun mereka yang takut kepada Tuhan mereka akan berada di tempat yang lebih tinggi di atas semua orang kafir pada hari kiamat. dimana Allah memasukkan mereka ke tingkatan surga paling tinggi, dan menempatkan orang-orang kafir di neraka paling bawah. dan Allah memberikan rezeki kepada siapa saja diantara makhluk Nya yang Dia kehendaki tanpa batas.
Sumber: https://tafsirweb.com/837-surat-al-baqarah-ayat-212.html
Tafsir as-Sa'di
212. Allah mengabarkan bahwa orang-orang yang kafir kepada Allah, ayat-ayatNya dan rasul-rasulNya, dan mereka tidak tunduk kepada syariatNya, mereka telah dihiasi dengan dunia, hingga nampak indah pada mata dan hati mereka dan mereka rela terhadapnya dan tenang di sisinya, sehingga seluruh keinginan, kehendak, dan perbuatan mereka adalah untuk mendapatkannya, mereka mencarinya, dan berjuang dalam merengkuhnya. Mereka mengagungkannya dan mengagungkan orang yang bersekutu dengan mereka dalam perbuatan-perbuatan mereka, dan mereka menghina kaum mukminin dan mengejek mereka seraya berkata, “Apakah mereka itu yang Allah berikan karunia atas mereka diantara kami?” Hal ini disebabkan lemahnya akal dan pemikiran mereka yang kerdil, karena sesungguhnya dunia itu adalah negeri ujian dan cobaan, di mana orang-orang yang beriman dan orang-orang yang kafir akan memperoleh kesengsaraan, akan tetapi orang mukmin di dunia itu apabila tertimpa musibah, niscaya dia akan bersabar dan mengharap pahala, hingga Allah meringankan hal itu baginya karena keimanan dan kesabarannya yang tidak terdapat pada selainnya.Namun kondisi yang sebenar-benarnya dan pengutamaan yang hakiki adalah pada negeri yang kekal. Oleh karena itu Allah berfirman, “padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat,” orang yang bertakwa berada pada derajat yang tertinggi seraya menikmati berbagai macam kenikmatan, kebahagiaan, kesenangan, kegirangan, dan kegembiraan; sedangkan kaum kafir berada di bawah mereka pada serendah-rendahnya tingkatan, seraya mendapatkan siksaan dengan segala macam siksaan, penghinaan, kesengsaraan yang abadi yang tidak ada ujungnya.Ayat ini adalah hiburan bagi kaum mukminin dan kemalangan bagi kaum kafir. Ketika rizki di dunia dan akhirat tidaklah diperoleh kecuali dengan ketentuan Allah dan tidak akan pernah didapatkan kecuali dengan kehendak Allah, maka Allah berfirman, “Dan Allah memberi rezeki kepada orang-orang yang dikehendaki-nya tanpa batas.” Rizki duniawi diperoleh oleh orang mukmin maupun orang kafir, adapun rizki hati seperti ilmu, Iman, kecintaan kepada Allah, takut kepadaNya, mengharapkanNya, dan semacamnya, maka tidaklah diberikan kecuali kepada orang-orang yang cinta Allah.
Sumber: https://tafsirweb.com/837-surat-al-baqarah-ayat-212.html
Tafsir Al-Wajiz
212. Dunia dipercantik untuk orang-orang kafir dan orang-orang musyrik sehingga mereka tergoda dengan hiasan ini lalu berpaling dari akhirat, berbanding terbalik dengan orang muslim. Mereka (Orang kafir dan musyrik) mengejek orang-orang mukmin karena kefakiran mereka dan perhatian mereka terhadap akhirat.Orang-orang mukmin yang bertakwa kepada Tuhannya, diantaranya yaitu yang fakir memiliki derajat dan maqam lebih tinggi di sisi Tuhannya pada hari kiamat, karena mereka itu di surga, dan orang-orang kafir di neraka. Allah melimpahkan rejeki yang luas kepada orang-orang yang berhak tanpa hisab, yaitu tanpa ada takaran atau batasannya
Sumber: https://tafsirweb.com/837-surat-al-baqarah-ayat-212.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 211-212 Allah berfirman dengan memberitahuna tentang Bani Israil: “Berapa banyak mukjizat yang jelas yang mereka saksikan bersama nabi Musa, yaitu mukjizat yang jelas tentang kebenaran risalah yang dia bawa kepada mereka, seperti tangannya, tongkatnya, membelah lautannya, memukul batu (sehingga mengeluarkan air), perlindungan dengan naungan awan ketika dalam keadan panas yang terik, serta rezeki berupa manna dan salwa, dan tanda-tanda lain yang menunjukkan adanya Dzat yang Melakukan semua itu.Meskipun kebenaran dari kejadian-kejadian luar biasa ini melalui tangan nabi Musa ada, banyak dari mereka yang tetap berpaling dan mengganti nikmat Allah dengan kekufuran, yaitu menukarkan iman dengan kekafiran, serta berpaling dari hal itu. (Dan barangsiapa yang menukar nikmat Allah setelah datang nikmat itu kepadanya, maka sesungguhnya Allah sangat keras siksaNya) Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman tentang orang-orang kafir Quraisy (Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan kekafiran dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan? (28) yaitu neraka jahannam; mereka masuk kedalamnya; dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman (29)) (Surah Ibrahim) Kemudian Allah سبحانه وتعالى menerangkan tentang bagaimana Dia memperindah kehidupan duniawi bagi orang-orang kafir yang merasa puas dan tenang dengan dunia, serta mereka mengumpulkan harta dan enggan mengeluarkannya untuk sesuatu yang diperintahkan untuk mereka berupa sesuatu yang diridhai oleh Allah سبحانه وتعالى dan mereka menghina orang-orang yang beriman yang telah berpaling dari nikmat-nikmat duniawi dan menginfakkan apa yang mereka dapatkan dari dunia untuk melaksanakan ketaatan kepada Tuhannya.Mereka mengeluarkannya untuk mencari keridhaan Allah, karena itu mereka memperoleh kemenangan dengan tempat dan nasib yang lebih baik di hari pengadilan. Mereka berada di atas kaum kafir dalam tempat berkumpul, tempat berjalan, dan tempat berlindung mereka. Mereka berada di derajat tertinggi, sementara orang-orang kafir berada di derajat terbawah.Karena itu Allah berfirman: (Dan Allah memberi rezeki kepada orang-orang yang dikehendakiNya tanpa batas) yaitu Allah memberikan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki di antara makhlukNya dan memberi anugerah yang sangat melimpah yang tak terbatas dan terhitung jumlahnya baik di dunia maupun akhirat.Sebagaimana yang terdapat dalam hadits “Wahai anak Adam, infaklah, maka Aku akan berinfak kepadamu" Nabi ﷺ bersabda, “Infaklah, wahai Bilal, dan janganlah merasa takut kekurangan kepada Dzat yang memiliki 'Arsy" Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya) (Surah Saba’: 39) Dalam hadits shahih disebutkan “Dua malaikat turun dari langit setiap pagi hari, salah satunya berkata, “Ya Allah, berikanlah gantinya kepada orang yang berinfak,” sedangkan yang lain berkata, “Ya Allah, berikanlah kebinasaan (harta) kepada orang yang menahan (hartanya)”
Sumber: https://tafsirweb.com/837-surat-al-baqarah-ayat-212.html
Informasi
Surat
البقرة (Al-Baqarah)
Sapi — 286 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
212 dari 286 ayat
Juz
Juz 2
Halaman
Halaman 33
Ruku
Ruku 27
Manzil
Manzil 1
Hizb
Hizb 7 (13/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-219 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-2